Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Mual setelah Melahirkan? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Mual setelah Melahirkan? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Popmama.com/Bernika Nathania/AI
  • Mual dan muntah setelah melahirkan dapat dipicu efek obat atau anestesi, perubahan hormon, kelelahan, kurang tidur, nyeri, dehidrasi, serta kurang makan selama pemulihan.
  • Keluhan ringan dapat diredakan dengan minum sedikit tetapi sering, makan porsi kecil, memilih makanan mudah dicerna, menghindari pemicu mual, dan cukup beristirahat.
  • Mama perlu berkonsultasi dengan dokter jika mual muntah menetap atau memburuk, mengganggu makan-minum, serta sebelum memakai obat antimual, terutama saat menyusui.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Mual hingga muntah setelah melahirkan bisa saja dialami oleh Mama meski si Kecil sudah lahir dan proses persalinan telah selesai. Kondisi ini bisa membuat masa pemulihan terasa kurang nyaman.

Penyebabnya pun beragam, mulai dari efek obat dan proses persalinan hingga kondisi tertentu yang perlu diperhatikan. Lalu, apa saja penyebab mual dan muntah setelah melahirkan serta bagaimana cara mengatasinya? Berikut sudah Popmama.com rangkum penjelasannya.

  1. Efek Obat atau Anestesi setelah Persalinan

    Efek Obat atau Anestesi setelah Persalinan
    Popmama.com/Bernika Nathania/AI

    Mual dan muntah setelah melahirkan bisa terjadi sebagai efek dari obat yang diberikan selama proses persalinan. Obat pereda nyeri maupun anestesi, termasuk yang digunakan saat operasi caesar, dapat membuat sebagian Mama merasa mual setelah efeknya mulai terasa.

    Umumnya, keluhan ini akan berangsur membaik setelah efek obat berkurang. Namun, jika mual dan muntah terus terjadi atau terasa semakin berat, sebaiknya Mama menyampaikannya kepada dokter atau tenaga medis.

  2. Perubahan Hormon setelah Melahirkan

    Perubahan Hormon setelah Melahirkan
    Popmama.com/Bernika Nathania/AI

    Setelah persalinan tubuh mama mengalami perubahan hormon yang cukup besar untuk kembali ke kondisi sebelum hamil. Hal ini dapat membuat sebagian Mama merasa mual, terutama pada beberapa minggu pertama setelah melahirkan saat tubuh masih beradaptasi.

    Selain perubahan hormon, kelelahan, kurang tidur, rasa sakit, dan perubahan pola makan selama masa pemulihan juga dapat memicu rasa mual. Kondisi ini umumnya dapat membaik seiring tubuh Mama beradaptasi dengan perubahan setelah persalinan.

  3. Dehidrasi atau Belum Cukup Makan

    Dehidrasi atau Belum Cukup Makan
    Popmama.com/Bernika Nathania/AI

    Setelah persalinan, tubuh mama membutuhkan cukup cairan dan energi untuk mendukung proses pemulihan. Kehilangan banyak cairan selama persalinan, kurang minum, atau terlalu lama tidak makan bisa membuat tubuh terasa lemas dan mual.

    Untuk membantu meredakan keluhan, Mama bisa mencoba minum air sedikit demi sedikit tetapi lebih sering. Makan dalam porsi kecil namun lebih sering juga dapat membantu memenuhi kebutuhan energi tanpa membuat perut terasa terlalu penuh.

  4. Cara Mengatasi Mual dan Muntah setelah Melahirkan

    Cara Mengatasi Mual dan Muntah setelah Melahirkan
    Popmama.com/Bernika Nathania/AI

    Mual dan muntah setelah melahirkan bisa membuat Mama merasa kurang nyaman, terutama saat tubuh masih dalam masa pemulihan. Untuk membantu meredakan keluhan, ada beberapa hal sederhana yang bisa Mama lakukan sambil tetap memperhatikan kondisi tubuh. 

    • Minum air putih secara perlahan tetapi cukup untuk mencegah dehidrasi.
    • Makan dalam porsi kecil, tetapi lebih sering.
    • Pilih makanan yang ringan dan mudah dicerna.
    • Hindari makanan berlemak, terlalu pedas, atau beraroma kuat jika memicu mual.
    • Beristirahat dan usahakan mendapatkan tidur yang cukup.
    • Hindari bangun atau mengubah posisi tubuh secara terlalu cepat.
    • Jangan mengonsumsi obat antimual tanpa berkonsultasi dengan dokter, terutama jika Mama sedang menyusui.

    Mual dan muntah setelah melahirkan bisa saja menjadi bagian dari proses tubuh beradaptasi setelah persalinan. Dengan cukup minum, makan secara teratur, dan beristirahat, keluhan ringan biasanya dapat berangsur membaik.

    Namun, jika mual dan muntah tidak kunjung reda, semakin parah, atau membuat Mama sulit makan dan minum, jangan diabaikan, ya. Segera konsultasikan dengan dokter agar penyebabnya bisa diketahui dan Mama mendapatkan penanganan yang sesuai. 

    Semoga Mama tetap sehat dan nyaman selama menjalani masa pemulihan bersama si Kecil, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More