Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Mengapa Kontraksi Tidak Terasa Kuat Menjelang Persalinan?
Popmama.com/Yesica Kirana/AI
  • Menjelang persalinan, kontraksi yang terasa ringan atau tidak teratur bisa jadi bagian dari fase persiapan tubuh dan bukan tanda adanya masalah.
  • Kondisi seperti prodromal labor dan braxton hicks menyebabkan kontraksi tidak konsisten, belum membuka serviks, serta dapat mereda dengan istirahat atau perubahan posisi.
  • Tiap Mama memiliki persepsi nyeri berbeda; kontraksi aktif ditandai pola teratur, makin kuat, dan tidak hilang meski berganti posisi sehingga perlu diwaspadai sebagai tanda persalinan dimulai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menjelang hari perkiraan lahir, banyak Mama membayangkan kontraksi akan terasa kuat dan semakin intens. Namun pada kenyataannya, tidak sedikit Mama justru merasa kontraksi yang muncul masih ringan, tidak teratur, atau bahkan nyaris tidak terasa. 

Kondisi ini sering menimbulkan pertanyaan, apakah ini normal atau tanda persalinan belum benar-benar dimulai?

Karena itu, perlu Mama ketahui, bahwa setiap tubuh memiliki cara berbeda dalam mempersiapkan kelahiran, seperti terjadinya kontraksi yang belum terasa kuat tidak selalu menyimpulkan terjadinya masalah. Bisa jadi tubuh sedang memasuki fase persiapan sebelum persalinan aktif terjadi. 

Berikut Popmama.com merangkum penjelasan kontraksi tersebut untuk Mama yang dilansir dari Healthline. Yuk simak berikut ini. 

Tubuh Bisa Mengalami Prodromal Labor

Freepik/Dragana_Gordic

Mengutip dari Healthline, ada kondisi yang disebut prodromal labor, yaitu kontraksi yang sudah muncul tetapi belum berkembang menjadi persalinan aktif. 

Kontraksi ini dapat terasa seperti kram ringan, muncul tidak teratur, dan tidak menyebabkan pembukaan serviks yang signifikan.

Selain itu, prodromal labor bisa berlangsung selama beberapa jam bahkan beberapa hari karena intensitasnya tidak meningkat dan polanya tidak konsisten.

Hal ini dapat membuat Mama merasa kontraksi tersebut tidak kuat, padahal tubuh sebenarnya sedang melakukan proses persiapan.

Merujuk pada Kondisi Braxton Hicks atau Kontraksi Latihan

Freepik.com

Selain prodromal labor, kontraksi ringan juga bisa disebabkan oleh braxton hicks. Melansir dari Mayo Clinic, braxton hicks adalah kontraksi tidak teratur yang sering muncul di trimester akhir sebagai bentuk latihan rahim sebelum persalinan.

Ciri-cirinya antara lain:

  • Tidak memiliki pola yang konsisten.

  • Tidak semakin kuat dari waktu ke waktu.

  • Kondisi ini dapat mereda saat Mama beristirahat atau mengganti posisi.

Namun, berbeda dengan kontraksi persalinan aktif yang semakin kuat dan semakin sering, braxton hicks cenderung stabil atau bahkan menghilang.

Respons Tubuh terhadap Nyeri Bisa Berbeda

Freepik.com

Setiap Mama memiliki rasa nyeri yang berbeda, seperti merasakan kontraksi dengan intensitas tinggi, tetapi ada juga yang hanya merasakan tekanan ringan di perut atau punggung.

Menurut dari Cleveland Clinic, persepsi nyeri dipengaruhi oleh hormon, kondisi psikologis, posisi bayi, hingga sensitivitas saraf masing-masing individu. 

Dalam beberapa kasus, kontraksi bisa terjadi tanpa rasa sakit yang signifikan, kondisi yang sering disebut sebagai silent labor. Karena itu, tidak merasakan kontraksi yang kuat bukan berarti persalinan tidak akan segera terjadi.

Kapan Kontraksi Menjadi Tanda Persalinan Aktif?

Popmama.com/Yesica Kirana/AI

Mengutip kembali dari Healthline, kontraksi persalinan aktif memiliki karakteristik, seperti jika datang secara teratur, jaraknya semakin dekat, intensitasnya makin kuat, dan tidak hilang meskipun Mama berganti posisi. 

Jika Mama mengalami kontraksi terjadi setiap 5–10 menit, berlangsung sekitar 30–60 detik, dan semakin intens, itu bisa menjadi tanda bahwa Mama memasuki fase persalinan aktif.

Tips Menghadapi Kontraksi saat Belum Terasa Kuat

Popmama.com/Yesica Kirana/AI

  • Perhatikan pola kontraksi: catat jarak dan durasinya karena kontraksi aktif akan makin teratur dan semakin kuat.

  • Ubah posisi atau beristirahat: kontraksi palsu biasanya mereda saat Mama beristirahat atau mengganti posisi.

  • Cukupi cairan tubuh: jika Mama mengalami dehidrasi, kondisi tersebut dapat memicu kontraksi ringan yang tidak teratur.

Karena itu, tetap waspada akan segala kondisi yang Mama rasakan, jika mengalami kontraksi. Mengutip dari Cleveland Clinic, segera periksa ke fasilitas kesehatan jika kontraksi menjadi teratur dan semakin kuat yang terjadi sebelum usia 37 minggu, disertai perdarahan banyak, atau gerakan bayi berkur

Inilah penjelasan mengenai kontraksi yang belum terasa kuat menjelang persalinan, dimana kondisi ini merupakan bagian normal dari proses tubuh mempersiapkan kelahiran. 

Mulai dari prodromal labor maupun braxton hicks, keduanya tidak selalu langsung berkembang menjadi persalinan aktif.

Namun, jika Mama merasa ragu atau khawatir, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan dokter atau bidan agar proses persalinan tetap aman dan nyaman bagi Mama dan si Kecil.

Editorial Team