5 Manfaat Kayu Manis untuk Ibu Menyusui, Jangan Konsumsi Berlebihan!

Meski kayu manis banyak manfaatnya jangan mengonsumsinya sembarangan ya, Ma

25 Januari 2021

5 Manfaat Kayu Manis Ibu Menyusui, Jangan Konsumsi Berlebihan
Pexels/mareefe

Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya rempah. Oleh karenanya, sejak zaman dulu rempah kerap digunakan untuk membantu berbagai masalah. Mulai dari kehamilan hingga persalinan, peran rempah tidak bisa dipungkiri sebagai salah satu resep turun-temurun di Indonesia.

Salah satunya adalah kayu manis. Bubuk kayu manis sendiri dipercaya bisa membawa manfaat bagi ibu menyusui. Dikutip dari Live Strong, ternyata kayu manis sudah digunakan sebagai rempah obat sejak 2000 tahun sebelum masehi lho.

Kayu manis banyak dikenal untuk pengobatan tradisional bagi orang yang mengalami diabetes.

Lalu apa manfaat kayu manis untuk ibu menyusui? Berikut Popmama.com rangkum informasi lengkapnya.

1. Kayu manis dikenal sebagai ASI booster

1. Kayu manis dikenal sebagai ASI booster
Freepik

Kayu manis dipercaya di Indonesia sebagai salah satu resep ASI booster. Namun, Mama tidak boleh mengonsumsi langsung kayu manis ini ya. Sebagai ASI booster, Mama bisa menambahkan kayu manis kepada makanan atau minuman yang akan mama konsumsi.

Salah satu resep minuman kayu manis yakni campurkan kayu manis dengan setengah sampai satu sendok teh madu dalam susu hangat untuk dikonsumsi.

Editors' Picks

2. Meredakan perut kembung

2. Meredakan perut kembung
Freepik

Manfaat kayu manis selanjutnya adalah bisa membantu mengendalikan perut kembung. Kayu manis juga bisa digunakan untuk mengobati usus yang sensitif. Namun, jika mengalami hal tersebut Mama harus tetap berkonsultasi ke dokter ya. Jangan sampai berlebihan mengonsumsi kayu manis karena juga bisa memengaruhi ASI yang akan diberikan pada bayi.

3. Membantu melancarkan pernapasan

3. Membantu melancarkan pernapasan
Freepik

Manfaat kayu manis untuk ibu menyusui selanjutnya adalah bisa melegakan pernapasan. Pasalnya, kayu manis ini bersifat sebagai ekspektoran yang dianjurkan untuk penderita batuk, flu, dan bronkitis.

Namun, mengacu kepada FDA (Food and Drug Administration) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat, belum ada bukti secara tertulis mengenai hal itu. Dalam penelitian lain, bubuk kayu manis umumnya diberikan pada dosis 1-1,5 gram/ hari untuk mengobati diabetes. Menurut laporan tersebut tidak ada efek samping yang muncul.

4. Berguna untuk mengobati nyeri kepala

4. Berguna mengobati nyeri kepala
Freepik/cookie_studio

Biasanya ibu menyusui mengalami sejumlah kendala. Terutama jika pertama kali melahirkan dan menyusui. Mama bisa saja sering mengalami sakit kepala. Nah, kayu manis ini ternyata bisa membantu meredakan sakit kepala dan nyeri lho.

Mengutip dari Step to Health, kayu manis memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat menghilangkan sakit kepala dan nyeri otot. Alaminya, kayu manis memiliki sifat yang panas dan pedas. Sehingga bisa untuk merangsang sirkulasi darah menjadi lebih lancar ke seluruh tubuh, terutama ke bagian kepala.

5. Mempercepat penyembuhan luka

5. Mempercepat penyembuhan luka
Dok. Popmama.com
ilustrasi korban terluka

Mengutip dari Medical News Today, kayu manis ternyata bermnafaat juga untuk mengobati dan menyembuhkan luka kronis. Hal ini tentu bisa sangat bermafaat bagi Mama yang menjalani operasi caesar. 

Penelitian dari tahun 2015 mengungkapkan, para ilmuwan menemukan cara untuk mengemas senyawa antimikroba dari peppermint dan kayu manis ke dalam kapsul kecil yang dapat membunuh biofilm bakteri dan secara aktif mempercepat penyembuhan.

Dengan cara ini dapat disimpulkan jika peppermint dan kayu manis bisa menjadi bagian dari obat untuk mengobati luka terutama yang sudah terinfeksi.

Itulah tadi sederet manfaat kayu manis untuk ibu menyusui yang bisa Mama dapatkan. Namun, meski dipercaya bisa menyembuhkan dan mengobati berbagai keluhan, tetap saja harus ada konsultasi dengan dokter dulu ya, Ma.

Segala sesuatu yang baik bisa saja berbahaya bila dikonsumsi secara berlebihan.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.