Amankah Mengonsumsi Kayu Manis selama Kehamilan?

Kayu manis sering digunakan dalam beragam hidangan, apakah aman untuk bumil?

11 November 2020

Amankah Mengonsumsi Kayu Manis selama Kehamilan
Freepik

Kayu manis banyak digunakan dalam beragam jenis masakan atau minuman. Menambahkan kayu manis akan meningkatkan rasa dan aroma. Selain itu, rempah-rempah yang kaya manfaat dan harum ini terkenal dengan sifat antioksidan, antidiabetik, anti-inflamasi, dan antimikroba.

Selain enak, konsumsi kayu manis juga memberi banyak manfaat. Bagaimana jika kayu manis dikonsumsi selama masa kehamilan? Apakah akan menimbulkan efek samping atau memengaruhi janin?

Sebelum memutuskan untuk mengonsumsinya, cari tahu dulu tentang keamanan, manfaat serta efek samping konsumsi kayu manis selama hamil. Untuk mengetahui jawabannya, simak ulasan Popmama.com berikut ini mengenai keamanan mengonsumsi kayu manis saat hamil ya, Ma.

Apakah Kayu Manis Aman untuk Ibu Hamil?

Apakah Kayu Manis Aman Ibu Hamil
Pexels/Pixabay

Kayu manis aman untuk ibu hamil jika dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan. Misalnya, Mama dapat menggunakan kayu manis sebagai penyedap untuk minuman atau makanan penutup.

Tetapi jika Mama menambahkannya terlalu banyak ke masakan atau mengonsumsi minyak kulit kayu manis atau kayu manis dalam jumlah banyak, ini dapat menyebabkan beberapa efek samping.

Satu hingga enam gram kayu manis sehari dianggap aman untuk orang dewasa. Namun, tidak ada jumlah yang direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsinya kurang dari batas normal yang disarankan.

Editors' Picks

Apa Manfaat Kesehatan Kayu Manis untuk Ibu Hamil?

Apa Manfaat Kesehatan Kayu Manis Ibu Hamil
Freepik/xb100

Konsumsi kayu manis selama kehamilan dapat memberikan beberapa manfaat, antara lain:

  • Menekan risiko diabetes gestasional. Penelitian tertentu menunjukkan bahwa kayu manis berpotensi mengurangi kebutuhan insulin untuk ibu hamil dengan diabetes gestasional. Namun, subjek ini masih dalam uji klinis dan perlu penelitian lebih lanjut untuk memvalidasi klaim tersebut.
  • Menurunkan tekanan darah. Tekanan darah tinggi atau hipertensi selama kehamilan sering dialami oleh ibu hamil meski tidak memiliki riwayat darah tinggi. Kecuali jika ada kondisi medis yang menyebabkan fluktuasi tekanan darah, tekanan darah dapat dikontrol. Kayu manis memiliki beberapa efek menguntungkan dalam menurunkan tekanan darah, asalkan dikonsumsi dalam jumlah terbatas.
  • Meredakan mual. Mual dan muntah adalah gejala kehamilan yang paling umum. Kayu manis yang digunakan dalam jumlah tertentu mungkin memiliki beberapa efek pereda pada masalah ini. Beberapa ahli menyarankan dua hingga empat gram bubuk kayu manis dalam sehari untuk mengatasi mual dan muntah. Beberapa penelitian telah menggunakan antara satu hingga enam gram kayu manis. Dosis yang sangat tinggi mungkin dapat menimbulkan efek samping.

Siapa yang Harus Menghindari Penggunaan Kayu Manis saat Hamil?

Siapa Harus Menghindari Penggunaan Kayu Manis saat Hamil
Freepik/senivpetro

Tidak semua ibu hamil boleh mengonsumsi kayu manis. Hindari konsumsi kayu manis jika Mama mengalami beberapa kondisi berikut ini:

  • Karena dosis yang aman tidak diketahui secara pasti, sebaiknya hindari konsumsi kayu manis. Dosis tinggi dapat menyebabkan sensasi terbakar. Juga ada kekhawatiran menularkan toksisitas pada janin.
  • Jika Mama berisiko tinggi mengalami keguguran, maka hindari kayu manis.
  • Jangan konsumsi jika memiliki alergi kayu manis.
  • Perempuan yang memiliki kehamilan berisiko.

Namun, setiap kehamilan berbeda dan begitu pula rekomendasi penggunaannya. Konsultasikan dengan dokter jika Mama ragu.

Apa Efek Samping Kayu Manis selama Kehamilan?

Apa Efek Samping Kayu Manis selama Kehamilan
freepik/valuavitaly

Ketika kayu manis dikonsumsi melebihi batas, efek samping berikut dapat dialami:

  • Kayu manis bila dikonsumsi dalam dosis tinggi bekerja sebagai bahan yang menstimulasi menstruasi dan berpotensi meningkatkan risiko kontraksi uterus dan persalinan prematur.
  • Jika Mama mengonsumsi antibiotik atau obat apa pun untuk kondisi medis seperti diabetes atau penyakit jantung, hindari kayu manis karena diketahui memiliki efek pengencer darah. Ini dapat menyebabkan perdarahan yang berlebihan.
  • Hindari mengonsumsi kayu manis dalam bentuk suplemen. Ini mungkin bisa menyebabkan risiko tertentu seperti keringat berlebihan, gangguan perut, peningkatan detak jantung, dan penurunan kadar gula darah.

Batasi penggunaan kayu manis untuk penyedap rasa atau bumbu saja.

Itulah informasi mengenai keamanan mengonsumsi kayu manis saat hamil. Selama masih dalam jumlah yang tidak berlebihan, konsumsi kayu manis aman untuk ibu hamil. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter yang mengetahui kondisi mama.

Semoga informasi ini bermanfaat, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.