Sering Bikin Khawatir, Apakah Puasa Memengaruhi Kualitas ASI?

Meski sedang berpuasa, tubuh mama akan menyesuaikan diri secara alami

14 April 2021

Sering Bikin Khawatir, Apakah Puasa Memengaruhi Kualitas ASI
Freepik/Blanscape

Ibu menyusui memang diperbolehkan untuk berpuasa. Namun, Mama mungkin masih ragu untuk menjalankan ibadah puasa karena khawatir akan memengaruhi kualitas ASI. Padahal, ASI adalah satu-satunya asupan bayi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya. 

Sebenarnya, Mama tidak perlu khawatir tentang tumbuh kembang bayi ketika memutuskan untuk berpuasa. Pasalnya, meski sedang berpuasa, tubuh mama akan menyesuaikan diri secara alami sehingga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap ASI. 

Lantas, apakah puasa memengaruhi kualitas ASI? Berikut jawabannya yang dirangkum Popmama.com.

1. Puasa tidak berpengaruh pada produksi ASI

1. Puasa tidak berpengaruh produksi ASI
Pexels/Polina Tankilevitch

Meski asupan makanan dan minuman terhenti sementara saat Mama berpuasa, namun jumlah ASI yang diproduksi tidak akan berkurang. Pasalnya, tubuh mama memiliki cadangan lemak yang bisa digunakan untuk memproduksi ASI. 

Perlu diketahui juga bahwa berpuasa hanya mengubah jam makan dan minum. Tubuh mama pun akan beradaptasi dengan perubahan tersebut sehingga tidak berpengaruh pada produksi ASI. Walaupun berat badan mama cenderung turun saat berpuasa, produksi ASI akan tetap lancar seperti hari-hari sebelumnya. 

Editors' Picks

2. Puasa pengaruhi kandungan nutrisi ASI

2. Puasa pengaruhi kandungan nutrisi ASI
Freepik

Puasa memang tidak memengaruhi jumlah ASI, namun berpengaruh pada kandungan nutrisi dalam ASI. Berkurangnya asupan makanan dan minuman selama beberapa jam tentu akan memengaruhi jumlah nutrisi dalam ASI. Jumlah nutrisi yang akan berkurang adalah vitamin dan mineral seperti magnesium, kalium, dan seng. 

Namun, Mama tak perlu khawatir. Bayi tetap bisa memenuhi kebutuhan nutrisi makro dari ASI seperti protein, karbohidrat, dan lemak. Berkurangnya vitamin dan mineral tidak akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan si Kecil. 

Untuk memenuhi asupan vitamin dan mineral, Mama dapat mengonsumsi lebih banyak makanan mengandung dua nutrisi tersebut atau suplemen yang telah disetujui oleh dokter. 

3. Jumlah makanan pengaruhi ASI

3. Jumlah makanan pengaruhi ASI
Unsplash/The Honest Company

Perubahan jumlah nutrisi dalam ASI tidak hanya dipengaruhi oleh puasa, namun juga dipengaruhi oleh makanan dan minuman yang dikonsumsi saat sahur maupun buka puasa. Apabila Mama mengonsumsi sedikit makanan saat sahur atau buka puasa, maka nutrisi dalam ASI secara otomatis akan ikut berkurang. 

Sebaliknya, jika asupan makanan masih sama seperti hari-hari sebelum puasa, maka kebutuhan nutrisi harian mama dan si Kecil bisa tetap terpenuhi. Selain memerhatikan asupan nutrisi dari makanan, Mama juga harus memperhatikan kebutuhan cairan agar tidak mengalami dehidrasi. 

4. Ibu menyusui harus berhenti puasa jika . . .

4. Ibu menyusui harus berhenti puasa jika . . .
Pexels/jack-sparrow

Berpuasa memang tidak membahayakan kesehatan bayi, namun ada beberapa kondisi yang mengharuskan Mama untuk membatalkan puasa. 

Apabila tubuh mama mengalami kekurangan cairan, maka pasokan ASI akan berkurang. Tanda-tanda dehidrasi di antaranya mata, mulut, dan bibir terasa kering, urine berwarna gelap, mudah lelah, dan sering sakit kepala. 

Kondisi serupa juga bisa terjadi pada bayi. Apabila si kecil terlihat lesu, sering mengantuk, sering menangis, dan frekuensi buang air kecil mulai berkurang, maka Mama harus segera membatalkan puasa. Tanda-tanda yang ditunjukkan oleh bayi itu menunjukkan si Kecil mengalami dehidrasi. 

5. Tips puasa bagi ibu menyusui

5. Tips puasa bagi ibu menyusui
Pexels/Gabby K

Bagi Mama yang tetap ingin berpuasa walaupun sedang menyusui, sebaiknya menyimak beberapa tips berpuasa seperti berikut:

  • Batasi aktivitas berat atau yang mengeluarkan energi cukup besar
  • Perhatikan asupan saat sahur. Makanan yang baik untuk sahur bagi ibu menyusui adalah brokoli, bayam, telur, salmon, kacang merah
  • Minum air yang cukup saat sahur dan buka puasa
  • Mengonsumsi suplemen vitamin sesuai rekomendasi dokter

Itulah informasi mengenai pengaruh puasa terhadap kualitas ASI. Perlu diingat bahwa tidak semua ibu menyusui bisa berpuasa. Jadi, jangan memaksakan diri untuk berpuasa apabila tubuh mama tidak mampu. 

Baca juga:


 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.