Momen 24 jam pertama setelah melahirkan biasanya dipenuhi oleh perpaduan rasa bahagia, haru, sekaligus sisa-sisa kelelahan berjuang di ruang bersalin ya, Ma. Menariknya, di hari pertama tersebut, si Kecil biasanya akan terlihat sangat tenang dan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur nyenyak. Rasanya seperti mendapat bonus hadiah yang luar biasa karena Mama bisa ikut mencuri waktu untuk memulihkan energi.
Namun, jangan kaget jika suasana damai ini mendadak berubah total saat memasuki malam kedua. Tepat ketika Mama mengira pola tidur si Kecil akan berjalan mulus, bayi baru lahir bisa tiba-tiba menjadi sangat rewel, gelisah, dan menolak untuk diletakkan di tempat tidurnya. Fenomena transisi yang menguras energi dan emosi ini dikenal di dunia parenting dengan istilah Second Night Syndrome.
Melansir dari situs parenting The Bump, Second Night Syndrome sebenarnya merupakan fase transisi biologis yang sangat nyata bagi bayi baru lahir. Setelah melewati fase mengantuk berat akibat efek persalinan di hari pertama, si Kecil mulai benar-benar "terbangun" dan menyadari bahwa mereka sudah tidak lagi berada di dalam rahim Mama yang hangat, gelap, dan nyaman. Berikut Popmama.com bagikan beberapa cara cerdas dan penuh kasih untuk menghadapi malam kedua si Kecil dengan tenang.
