Memiliki peralatan penyimpanan ASI yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas dan keamanan nutrisi ASI yang akan diberikan kepada si Kecil. Botol kaca atau kantong khusus penyimpanan ASI menjadi pilihan terbaik karena dirancang untuk menampung ASI tanpa merusak kandungan gizinya. Selain itu, peralatan ini biasanya telah melalui proses sterilisasi dan bebas dari bahan kimia berbahaya seperti BPA, sehingga aman untuk bayi. Pastikan juga untuk memilih wadah yang dapat ditutup rapat agar ASI tidak terkontaminasi saat disimpan di dalam lemari pendingin atau freezer.
Tak hanya jenis wadah, Mama juga perlu memperhatikan kapasitas, label tanggal, dan suhu penyimpanan. Pilih peralatan yang memudahkan Mama mencatat waktu pemerahan, karena ASI memiliki masa simpan yang berbeda tergantung pada suhu. Misalnya, ASI bisa bertahan 4 jam di suhu ruangan, 4 hari di kulkas, dan hingga 6 bulan di dalam freezer. Dengan menyimpan ASI secara tepat, Mama bisa memberikan ASI eksklusif meskipun sedang bekerja atau beraktivitas di luar rumah, tanpa khawatir kualitasnya menurun.
Demikian informasi mengenai tips pumping ASI untuk ibu bekerja. Semoga bermanfaat!