Dampak Kekurangan Zat Besi saat Hamil terhadap Kesehatan Janin

Pastikan Mama mencegahnya ya

19 Agustus 2021

Dampak Kekurangan Zat Besi saat Hamil terhadap Kesehatan Janin
Freepik/wayhomestudio

Zat besi adalah salah satu unsur penting yang dibutuhkan tubuh agar tetap sehat. Pada ibu hamil, kebutuhan zat besi tubuh meningkat hingga dua kali lipat untuk mengakomodir janin dalam kandungan dan menjaga tubuh mama tetap sehat sepanjang kehamilan.

Ibu hamil rentan mengalami anemia karena tidak menyadari peningkatan kebutuhan tersebut. Padahal, zat besi dibutuhkan untuk melancarkan distribusi oksigen ke seluruh tubuh, mencegah komplikasi kehamilan, membantu pertumbuhan janin, dan memperkuat tulang serta imun sepanjang hamil.

Lantas apa dampak kekurangan zat besi saat hamil untuk kesehatan janin? Simak informasi lengkapnya dalam penjelasan Popmama.com berikut ini ya!

1. Berat badan lahir rendah

1. Berat badan lahir rendah
Freepik

Salah satu pemicu berat badan lahir rendah pada bayi adalah kondisi gizi dan kesehatan mama selama mengandungnya. Kekurangan zat besi dalam darah selama hamil dapat meningkatkan risiko buruknya kesehatan bayi hingga menyebabkan bayi lahir degan berat badan sangat rendah.

Editors' Picks

2. Kapasitas penyimpanan zat besi bayi rendah

2. Kapasitas penyimpanan zat besi bayi rendah
Freepik/A3pfamily

Banyak yang belum mengetahui bahwa kondisi kapasitas penyimpanan zat besi bayi sangat dipengaruhi oleh asupan zat besi yang diterimanya semasa di kandungan. Jika Mama kekurangan zat besi selama hamil, kapasitas penyimpanan zat besi dalam tubuh bayi juga semakin rendah.

Kapasitas penyimpanan yang rendah membuat kadar zat besi dalam tubuh bayi tidak mengimbangi kebutuhannya untuk berkembang.

3. Gangguan tumbuh kembang bayi

3. Gangguan tumbuh kembang bayi
Freepik/freepic.diller

Mama yang hamil dalam keadaan anemia juga meningkatkan risiko bayi lahir dalam kondisi anemia. Padahal zat besi sangat esensial untuk perkembangan metabolisme dan fungsi saraf bayi.

Bayi yang kekurangan zat besi berisiko mengalami gangguan tumbuh kembang fungsi kognitif, adaptif, dan sosial-emosional. Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa kondisi anemia pada bayi juga dapat menyebabkan gangguan perkembangan motorik dan kemampuan berbahasa.

4. Kelahiran prematur

4. Kelahiran prematur
Unsplash/SharonMcCutcheon

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kurangnya zat besi dalam tubuh selama kehamilan berisiko besar menyebabkan bayi lahir prematur, khususnya jika Mama kekurangan zat besi pada trimester pertama kehamilan.

5. Keguguran

5. Keguguran
Freepik/cookie_studio

Menurut publikasi resmi World Health Organization (WHO) tahun 2001 mengenai kondisi anemia atau kurangnya zat besi saat hamil meningkatkan risiko kelahiran prematur serta kematian ibu dan bayi baik sebelum maupun sesudah proses persalinan.

Itu dia lima dampak negatif kekurangan zat besi saat hamil terhadap kesehatan janin. Yuk, cegah kondisi ini sedini mungkin dengan banyak mengonsumsi makanan dan suplemen tinggi zat besi sejak awal kehamilan!

Baca juga:  

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.