5 Makanan Ini Harus Dihindari Ibu Hamil dengan Diabetes

Menghindari minuman manis bisa mencegah lonjakan gula darah

5 April 2020

5 Makanan Ini Harus Dihindari Ibu Hamil Diabetes
healthgrades.com

Diabetes adalah penyakit serius ketika tubuh tak dapat mengontrol jumlah gula dalam darah secara optimal. Ini karena tidak memiliki cukup insulin.

Ya, di mana diabetes salah satu komplikasi medis paling umum selama kehamilan.

Dilansir dari Americanpregnancy, mengobati diabetes di masa kehamilan merupakan kunci untuk kesehatan sang ibu dan bayi.

Jadi cobalah meluangkan waktu untuk melakukan perawatan demi kesehatan untuk mengelola kadar glukosa darah di saat hamil.

Selain itu, 5 makanan ini harus dihindari ibu hamil dengan diabetes. Berikut informasi selengkapnya dari Popmama.com : 

1. Buah kering termasuk makanan tinggi gula

1. Buah kering termasuk makanan tinggi gula
Freepik/azerbaijan_stockers

Buah adalah sumber vitamin dan mineral penting, termasuk vitamin C dan potasium.

Namun tidak dianjurkan memakan buah kering saat mengalami diabetes selama kehamilan.

Medicalnewstoday mengatakan, bahwa buah kering tinggi gula dan tidak mengandung kadar air seperti buah segar. Ibu hamil seharusnya hanya makan buah-buahan kering dalam jumlah sedang.

Di mana ketika buah dikeringkan, prosesnya menghasilkan hilangnya air yang mengarah ke konsentrasi nutrisi lebih tinggi.

Editors' Picks

2. Minuman manis meningkatkan risiko diabetes

2. Minuman manis meningkatkan risiko diabetes
Freepik/mrsiraphol

Minuman manis seperti teh, soda, kopi, dan limun yang mengandung gula berlebih adalah jenis minuman yang harus dihindari ibu hamil dengan diabetes.

Healthline menginformasikan, minuman manis termasuk pilihan minuman terburuk bagi penderita diabetes.

Di mana jika mengonsumsi minuman manis di masa kehamilan dapat meningkatkan risiko kondisi terkait diabetes.

Terlebih lagi, kadar fruktosa tinggi dalam minuman manis bisa menyebabkan peningkatan resistensi insulin dan lemak perut.

3. Madu memiliki kadar gula sebanyak 82%

3. Madu memiliki kadar gula sebanyak 82%
Freepik/Racool_studio

Secara umum, tidak ada untungnya mengganti madu dengan gula. Terutama ibu hamil dengan diabetes.

Pasalnya, baik madu dan gula akan memengaruhi kadar gula darah di masa kehamilan.

Dikutip dari Dietvsdisease, madu mengandung air dan banyak vitamin dan mineral yang tidak dimiliki gula. Namun sayangnya, madu memiliki kadar gula sebanyak 82%.

Ya, ibu hamil yang punya penyakit diabetes sebaiknya meminimalkan asupan madu. Ini guna tidak terjadi lonjakan gula darah selama kehamilan.

4. Roti putih dan nasi dapat menurunkan fungsi otak

4. Roti putih nasi dapat menurunkan fungsi otak
Freepik/Racool_studio

Roti putih dan nasi adalah makanan olahan tinggi karbohidrat yang harus dihindari ibu hamil saat alami diabetes.

Makan roti putih maupun nasi, secara signifikan bisa meningkatkan kadar gula darah pada ibu hamil dengan diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Youngparents menjelaskan, sudah seharusnya ibu hamil memiliki pola makan yang sehat. Ini karena mereka membutuhkan nutrisi untuk perkembangan janin.

Jadi sebaiknya tidak dulu mengonsumsi roti putih dan nasi. Sebab kedua jenis makanan tersebut juga dapat menurunkan fungsi otak untuk penderita diabetes.

5. Makanan digoreng adalah pilihan yang buruk

5. Makanan digoreng adalah pilihan buruk
Freepik

Ibu hamil dengan diabetes memiliki tekanan darah lebih tinggi jika dibandingkan perempuan tanpa diabetes.

Sedangkan makanan digoreng menghasilkan senyawa beracun dalam jumlah tinggi yang dapat meningkatkan risiko penyakit diabetes.

Menurut Joybauer, terlalu banyak makan makanan berminyak dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan mendatangkan malapetaka pada gula darah di masa kehamilan.

Ya, makanan seperti kentang goreng adalah pilihan yang sangat buruk bagi ibu hamil dengan diabetes.

Jadi sebaiknya hindarilah kelima makanan di atas. 

Mematuhinya dapat membantu Mama tetap sehat dan mengurangi risiko komplikasi diabetes di masa kehamilan.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.