4 Penyebab Bokong Sakit Saat Hamil Muda Beserta 6 Cara Mengatasinya

Berbahayakah bagi ibu hamil dan janin?

10 Juni 2019

4 Penyebab Bokong Sakit Saat Hamil Muda Beserta 6 Cara Mengatasinya
todaysparent.com

Perempuan yang sedang hamil akan mengalami banyak perubahan pada tubuhnya karena janin yang berada di dalam rahim terus membesar.

Pembesaran ini memicu rasa nyeri di punggung, perut, hingga nyeri bokong saat hamil.

Kondisi ini bisa membuat ibu hamil muda menjadi susah duduk dan tidak nyaman saat berkemih dan mengejan.

Nyeri bokong saat hamil termasuk dalam jenis nyeri punggung bawah, yang mana ditemukan pada 50 hingga 80 persen ibu hamil.

Nyeri punggung bawah terbagi menjadi dua jenis, yaitu nyeri daerah lumbal dan nyeri panggul belakang.

Untuk nyeri daerah lumbal biasanya dirasakan pada bagian punggung belakang di sekitar daerah pinggang.

Sedangkan nyeri panggul belakang dirasakan di daerah panggul ke bawah, seperti tulang ekor atau bokong hingga menjalar ke paha belakang.

Nyeri bokong saat hamil tentu saja tidak boleh dibiarkan. Selain memberikan efek rasa tidak nyaman, kondisi ini juga bisa jadi mengidentifikasikan pada suatu gangguan kesehatan.

Untuk mengetahui lebih dalam mengenai penyebab bokong sakit saat hamil muda, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa fakta beserta cara mengatasinya.

Penyebab Bokong Sakit Saat Hamil Muda

Penyebab Bokong Sakit Saat Hamil Muda
Freepik

Hormon yang berubah secara drastis saat hamil menjadi penyebab tubuh akan merasakan perubahan signifikan, salah satunya nyeri pada bokong.

Berikut beberapa penyebab nyeri pada pantat saat hamil muda yang sebaiknya Mama ketahui:

  • Wasir

Wasir adalah kondisi di mana pembuluh darah vena di sekitar anus meradang dan membengkak.

Ibu hamil lebih mungkin mengalami wasir karena rahim menciptakan tekanan ekstra pada anus dan dubur.

  • Nyeri panggul

Kondisi tersebut biasa memengaruhi 1 dari 5 ibu hamil. Nyeri panggul terjadi ketika berat badan bayi bertambah dan munculnya gerakan janin di area panggul.

Dari nyeri panggul tersebut, akhirnya bisa meluas ke bagian bokong atau pantat.

Gejala yang dapat dirasakan itu adanya rasa sakit yang terpusat pada satu titik, hingga rasa sakit yang semakin parah jika muncul gerakan.

Meskipun nyeri panggul sangat tidak nyaman, tapi itu tidak berbahaya bagi bayi. Serta Mama tetap bisa melahirkan secara normal.

  • Linu panggul

Linu panggul adalah suatu kondisi yang terjadi ketika ada tekanan pada saraf linu panggul yang membentang dari bokong ke kaki.

Kehamilan dapat menyebabkan saraf menjadi teriritasi atau meradang.

Ketika memasuki usia kehamilan trimester tiga, perubahan posisi bayi dapat bersandar pada saraf langsung di area bokong.

Ini bisa menyebabkan sakit pantat. Mama juga mungkin merasakan sensasi terbakar di punggung, bokong, dan kaki.

Beberapa ibu hamil juga mengatakan rasa sakit yang meluas hingga ke kaki.

  • Sciatica

Gangguan ini sebenarnya umum terjadi pada perempuan khususnya yang sebelum hamil sudah mengalami obesitas.

Akibat gangguan pada saraf sciatic ini, area di bokong menjadi sangat sakit dan kadang sampai tidak tertahankan.

Beberapa ibu hamil sampai tidak bisa duduk dan hanya bisa berbaring miring. Munculnya nyeri pada saraf sciatic ini dipicu oleh tekanan yang kuat dari janin yang terus membesar.

Kondisi ini menyebabkan saraf jadi tertekan dan agak terjepit. Rasa sakit akan menjalar dari area bokong hingga ke kaki dan menyebabkan keseimbangan kian menurun.

Ibu hamil juga akan susah berjalan dan rawan sekali mengalami jatuh.

Selain rasa nyeri yang cukup kuat, beberapa perempuan juga merasakan sensasi panas di punggung dan kaki.

Rasa panas akan disertai nyeri yang cukup kuat sehingga beberapa ibu hamil kerap mengalami gangguan mobilitas hingga tidur.

Editors' Picks

Cara Mengatasi Bokong Sakit Saat Hamil Muda

Cara Mengatasi Bokong Sakit Saat Hamil Muda
Freepik/Yanalya

Faktanya, sekitar 14% ibu hamil akan mengonsumsi obat nyeri opioid saat mereka hamil.

Contoh obat resep ini termasuk oxycodone dan hydrocodone dan meminumnya selama seminggu atau kurang.

Dokter memberikan obat ini untuk meredakan nyeri punggung yang lumrah dirasakan saat hamil.

Namun, ada baiknya jika Mama mengonsumsi obat seminim mungkin selama kehamilan. Hal ini untuk memastikan kehamilan tetap sehat dan tumbuh kembang janin optimal.

Ada beragam cara alami yang bisa dilakukan untuk menghilangkan nyeri pantat saat hamil muda di rumah, berikut diantaranya:

  • Berendam dalam air hangat menjadi solusi terbaik agar nyeri pada bokong dapat mereda.
  • Cobalah menaruh beberapa tetes minyak witch hazel di atas pembalut lalu kenakan untuk mengurangi peradangan. Mama juga bisa mendinginkannya di kulkas untuk hasil lebih efektif.
  • Jangan duduk atau berdiri terlalu lama. Berdiri atau duduk dalam durasi panjang selama hamil akan memberikan tekanan ekstra pada anus sehingga nyeri akan semakin parah.
  • Minum banyak air putih juga membantu. Tak hanya meredakan nyeri, cara sederhana dan murah ini akan mencegah dehidrasi dan menghindari sembelit saat hamil.
  • Usahakan untuk makan banyak sayuran dan buah berserat.
  • Penuhi kebutuhan air harian hingga 6-8 gelas.

Nah, itulah beberapa fakta penyebab pantat sakit saat hamil muda beserta cara mengatasinya.

Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;