Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Freepik/azerbaijan_stockers
Freepik/azerbaijan_stockers

Intinya sih...

  • Kurma mengandung serat, kalium, folat, zat besi, dan memiliki indeks glikemik rendah.

  • Kurma dapat menjadi alternatif pemanis alami lebih aman dibandingkan dengan pemanis buatan.

  • Ibu hamil memiliki batasan konsumsi kurma tertentu.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kurma memang jadi salah satu buah yang akrab di meja makan keluarga, apalagi saat bulan Ramadan. Rasanya manis alami, segar ketika dikonsumsi, dan sering jadi pilihan camilan sehat.

Menariknya, rasa manis kurma berbeda dengan gula buatan karena memiliki indeks glikemik lebih rendah, sehingga lebih aman untuk tubuh. Tidak hanya itu, kurma juga kaya akan nutrisi penting seperti serat, vitamin, dan mineral yang bisa membantu menjaga energi tetap stabil sepanjang hari.

Nah, bagi Mama yang sedang hamil, mungkin muncul pertanyaan: bolehkah ibu hamil makan kurma selama masa kehamilan? Apakah ada manfaat khusus yang bisa mendukung kesehatan mama dan janin?

Yuk, simak penjelasan lengkapnya di Popmama.com, agar Mama bisa lebih tenang dan percaya diri dalam memilih camilan sehat.

Bolehkah Ibu Hamil Makan Kurma?

Freepik/wirestock

Jawabannya, tentu boleh. Selama masa kehamilan, Mama dapat mengonsumsi buah kurma sebagai alternatif pemanis alami dibandingkan dengan pemanis buatan, seperti pemanis pada kue atau permen. Kandungan gula pada kurma memiliki kalori sekitar 30% yang lebih sedikit dibandingkan dengan gula biasa.

Selain memiliki rasa manis alami, kurma juga kaya akan nutrisi dan aman untuk dikonsumsi sejak awal kehamilan. Tidak hanya itu, konsumsi kurma juga dapat mendukung proses kelancaran persalinan yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat usia kehamilan memasuki 37 minggu.

Kandungan Nutrisi pada Kurma

Unsplash/Mona Mok

Kurma merupakan salah satu buah yang mengandung banyak nutrisi serta bermanfaat bagi tubuh. Sebelum membahas manfaatnya lebih jauh, mari mengenal terlebih dahulu beberapa kandungan nutrisi yang terdapat pada kurma.

  • Serat

Kurma mengandung banyak serat yang bermanfaat untuk mendukung sistem pencernaan. Dalam empat buah kurma, telah terkandung sekitar 6,7 gram serat yang setara dengan 25% asupan harian. Oleh karena itu, kurma sangat membantu dalam meminimalisir rasa sembelit bagi Mama selama kehamilan.

  • Kalium

Kalium bermanfaat dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh serta mendukung fungsi sel agar tetap bekerja dengan baik. Dalam empat buah kurma, telah terkandung sekitar 696 miligram kalium yang bermanfaat dalam mengganti kadar kalium yang hilang saat Mama sering mengalami muntah pada trimester pertama.

  • Folat

Kurma mengandung 15 mcg folat pada setiap 100 gram penyajian. Kandungan folat pada kurma bagi ibu hamil berperan dalam mencegah risiko kecacatan pada calon bayi.

  • Zat besi

Kebutuhan zat besi Mama saat masa kehamilan akan meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan saat tidak hamil. Dengan mengonsumsi kurma, kebutuhan zat besi Mama selama kehamilan akan terpenuhi sekaligus mencegah kelahiran prematur bagi bayi serta mencegah depresi setelah melahirkan.

  • Indeks glikemik rendah

Kurma merupakan buah dengan rasa manis yang memiliki indeks glikemik rendah. Artinya, tubuh mencerna kurma lebih lambat sehingga tidak memicu kenaikan kadar gula darah secara cepat.

Cara Mengonsumsi Kurma bagi Ibu Hamil

Freepik

Studi menunjukkan bahwa batas konsumsi kurma bagi ibu hamil adalah sekitar 6 hingga 7 kurma setiap hari. Namun, Mama dapat mengonsumsi kurma sebanyak 3-4 kurma setiap hari jika merasa hitungan tersebut terlalu banyak.

Mama juga dapat melakukan berbagai kreasi dalam mengonsumsi kurma agar tidak bosan, seperti menjadikannya sebagai bahan sereal, oatmeal, ataupun smoothie.

Hal yang Perlu Diperhatikan Ibu Hamil saat Mengonsumsi Kurma

Pixabay/pictavio

Ibu hamil perlu memerhatikan bahwa kurma memiliki kandungan karbohidrat dan kalori yang tinggi sehingga konsumsi kurma yang berlebihan juga dapat berdampak tidak baik bagi tubuh.

Dengan empat buah kurma tanpa biji, telah terkandung 277 kalori yang hampir setara terhadap kebutuhan kalori harian pada trimester kedua.

Mama juga perlu memastikan bahwa tidak memiliki alergi tertentu terhadap kurma. Sebaiknya, Mama perlu melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk menghindari rasa kurang nyaman akibat ketidakcocokan terhadap konsumsi kurma tersebut.

Manfaat Buah Kurma untuk Ibu Hamil

Freepik/azerbaijan_stockers

Banyak studi menunjukkan bahwa konsumsi buah kurma secara rutin selama kehamilan memberikan banyak nutrisi penting bagi tubuh. Berikut ini beberapa manfaat dari konsumsi kurma bagi ibu hamil selama masa kehamilan.

  • Persalinan lebih cepat

Konsumsi kurma secara rutin dapat membantu mempersingkat durasi kehamilan sekitar 0,30 hari serta mempercepat durasi persalinan hingga kurang lebih 50 menit.

  • Pembukaan serviks lebih baik

Ibu hamil yang mengonsumsi kurma secara rutin juga mengalami peningkatan pembukaan serviks hingga 0,94 cm lebih besar. Hal ini tentu sangat mendukung kelancaran proses persalinan saat proses kelahiran.

  • Mengontrol tekanan darah

Studi terhadap beberapa jenis kurma menunjukkan bahwa konsumsi kurma dapat menurunkan tekanan darah pada ibu hamil sehingga mengurangi risiko terjadinya preeklampsia.

  • Meningkatkan energi secara alami

Kandungan gula alami pada kurma memberikan sumber energi yang konsisten bagi tubuh sehingga tidak menyebabkan penurunan energi secara mendadak layaknya konsumsi terhadap gula olahan.

  • Mendukung kesehatan pencernaan

Serat yang terkandung dalam kurma membantu mencegah rasa sembelit sehingga sistem pencernaan menjadi lebih nyaman dan lancar selama kehamilan.

Jadi, ibu hamil boleh makan kurma selama kehamilan dengan jumlah yang disarankan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dalam menentukan batasan konsumsi kurma selama kehamilan, ya, Ma!

Editorial Team