Comscore Tracker
TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ciri-Ciri Keputihan Normal dan Abnormal saat Hamil

Ini dia perbedaan keputihan normal dan tidak normal saat hamil yang harus Mama ketahui

25 November 2022

Ciri-Ciri Keputihan Normal Abnormal saat Hamil
Freepik

Keputihan merupakan kondisi yang wajar terjadi pada setiap perempuan di saat sebelum bahkan sesudah menstruasi. 

Terkadang, keputihan tidak hanya menandakan akan terjadinya menstruasi atau tanda menstruasi akan selesai, melainkan keputihan juga bisa menjadi salah satu ciri-ciri kehamilan.

Pada trimester pertama kehamilan, ibu hamil akan sering mengalami kondisi ini karena adanya peningkatan aliran darah ke vagina dan meningkatnya kadar hormon estrogen. Sehingga hal ini membuat tubuh ibu hamil memproduksi banyak cairan yang disebut keputihan. 

Meskipun kondisi ini dapat dikatakan normal saat hamil, tetapi Mama perlu mengetahui mana keputihan yang normal dan juga tidak normal. Karena kedua kondisi tersebut memberikan dampak yang berbeda pada kehamilan. 

Maka dari itu, di bawah ini Popmama.com mengulas ciri-ciri keputihan normal dan tidak normal saat hamil. Disimak, yuk, Ma! 

1. Apa itu keputihan?

1. Apa itu keputihan
Freepik

Hampir semua perempuan mengalami keputihan. Dilansir dari Healthline, keputihan merupakan cairan atau lendir yang dikeluarkan oleh tubuh akibat adanya perubahan kadar hormon estrogen yang dapat membantu menjaga kebersihan vagina agar terbebas dari infeksi. 

Biasanya, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan jumlah keputihan meningkat, seperti gairah seksual, ovulasi, efek dari pil KB, dan kehamilan. 

Warna, bau, tekstur, dan jumlah keputihan dapat berbeda-beda pada setiap perempuan dan bahkan setiap bulannya. Hal ini dapat disebabkan oleh faktor usia, siklus menstruasi yang dialami, dan perubahan keseimbangan bakteri vagina. 

Namun, tidak jarang juga keputihan juga dapat menjadi pertanda kondisi kesehatan yang harus diwaspadai apabila disertai dengan ciri-ciri, seperti jumlah yang lebih banyak, warna yang tidak normal, berbau tidak sedap, hingga disertai dengan gatal pada vagina. 

2. Apakah keputihan selama hamil itu normal?

2. Apakah keputihan selama hamil itu normal
Freepik/wayhomestudio

Tidak hanya pada perempuan biasa, melainkan ibu hamil juga dapat mengalaminya sejak awal kehamilan hingga minggu-minggu terakhir kehamilan.

Dilansir dari Healthline, keputihan pada ibu hamil biasanya terlihat saat satu sampai dua minggu setelah pembuahan yang nantinya menjadi salah satu tanda-tanda kehamilan. Lalu, keputihan akan berlanjut saat awal kehamilan hingga menjelang persalinan. 

Biasanya, di minggu-minggu terakhir kehamilan, keputihan akan terlihat seperti garis-garis lendir kental yang disertai dengan sedikit darah yang di mana kondisi ini disebut sebagai pertanda awal persalinan. 

Editors' Picks

3. Jenis-jenis keputihan

3. Jenis-jenis keputihan
deonblack

Keputihan memiliki beberapa jenis yang di mana terdapat perbedaan seperti warna dan tekstur. Beberapa di antaranya dapat dikategorikan normal dan sisanya dapat dikategorikan sebagai keputihan tidak normal. 

Dilansir dari Healthine, terdapat beberapa jenis keputihan, di antaranya:

  • Putih 
    Warna keputihan ini dapat dikategorikan sebagai keputihan yang normal. Jenis keputihan ini sering terjadi di awal dan di akhir siklus menstruasi yang memiliki tekstur kental dan lengket berwarna putih, serta tidak berbau. Keputihan jenis ini juga sangat normal terjadi untuk menandakan kehamilan dan saat masa hamil. 
     
  • Bening dan berair
    Pada masa ovulasi, jenis keputihan ini biasanya lebih jernih dan lebih basah. Keputihan jenis ini menandakan bahwa Mama sedang terangsang secara seksual atau sedang hamil.
     
  • Jelas dan elastis
    Jenis keputihan ini biasanya berwarna bening tetapi melar dan berlendir, serta tidak berair. Jenis ini menandakan bahwa kemungkinan seorang perempuan sedang berovulasi.
     
  • Cokelat atau berdarah
    Keputihan jenis ini biasanya sering terjadi selama atau sesudah siklus menstruasi. Jika setelah berhubungan intim, biasanya keputihan ini dapat dikatakan sebagai flek implantasi (pertanda kehamilan) atau flek ini juga dapat menjadi pertanda keguguran apabila terlihat di awal kehamilan.
     
  • Kuning atau hijau
    Keputihan berwarna kuning atau hijau gelap yang disertai dengan tekstur kental, tebal, dan memiliki bau yang tidak sedap merupakan ciri-ciri keputihan tidak normal yang di mana merupakan pertanda adanya infeksi atau masalah pada kehamilan.

4. Ciri-ciri keputihan normal dan tidak normal

4. Ciri-ciri keputihan normal tidak normal
Freepik/rawpixel.com

Pada umumnya, keputihan normal memiliki ciri-ciri yang sama, baik perempuan yang tidak sedang hamil maupun ibu hamil. 

Melalui Instagram @dokterkeven, dr. Keven Tali, SpOG menyebutkan ada beberapa ciri-ciri keputihan yang normal saat, di antaranya:

  • Keputihan yang tidak berbau
  • Memiliki tekstur yang encer atau sedikit kental
  • Berwarna bening atau sedikit keruh 
  • Jumlah keputihan yang keluar sedikit

Sedangkan keputihan yang tidak normal biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri, cirus, jamur, dan parasit yang dapat menyebabkan beberapa ciri-ciri sebagai berikut:

  • Keputihan yang berbau amis dan menyengat
  • Berwarna kekuningan, cokelat, hijau, atau keabu-abuan
  • Jumlah keputihan yang keluar lebih banyak 
  • Keputihan yang disertai dengan gejala lain, seperti gatal dan iritasi pada vagina

Perlu diketahui, keputihan yang lebih banyak biasanya dikarenakan beberapa faktor, seperti kehamilan, menyusui, menggunakan pil KB, terangsang secara seksual, dan kondisi psikis seperti stres. 

5. Kapan harus menemui dokter?

5. Kapan harus menemui dokter
Freepik

Ketika merasakan beberapa ciri-ciri keputihan tidak normal, seperti keputihan yang berbau, jumahnya yang banyak, merasakan iritasi dan gatal pada vagina, serta keputihan yang berwarna aneh, ada baiknya Mama harus segera menemui dokter kandungan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Nantinya, dokter akan mencari tahu penyebab keputihan yang tidak normal dan memberikan penanganan yang tepat untuk mengatasi keputihan yang abnormal. 

Kondisi ini harus segera ditangani, mengingat dapat menjadi suatu pertanda infeksi atau adanya masalah kehamilan yang tidak diketahui penyebabnya. 

6. Tips mencegah keputihan tidak normal

6. Tips mencegah keputihan tidak normal
Freepik/Volody10

Selain menjadi pertanda buruk pada kesehatan reproduksi, keputihan tidak normal seringkali menyebabkan perempuan yang tidak hamil maupun sedang hamil merasa tidak nyaman dalam beraktivitas. 

Terdapat beberapa langkah yang dapat Mama lakukan untuk mengurangi risiko keputihan yang tidak normal, di antaranya:

  • Membersihkan area vagina menggunakan air hangat dan sabun yang berbahan lembut. Kemudian, keringkan vagina dari arah vagina menuju anus dengan tujuan menghindari bakeri yang berpindah dari anuh ke vagina. 
  • Hindari penggunaan sabun atau produk pembersih vagina lainnya yang mengandung pewangi. Hal ini dikarenakan produk tersebut akan menghilangkan bakteri baik yang melindungi vagina dari infeksi.
  • Jangan menggunakan celana yang telalu ketat.
  • Mencuci pakaian dalam menggunakan deterjen tanpa pewangi dan membilasnya hingga bersih.
  • Hindari mandi dan berendam menggunakan air panas terlalu sering dan lama. 
  • Mengonsumsi makanan yang sehat.

Meskipun keputihan adalah kondisi yang normal terjadi pada semua perempuan, termasuk ibu hamil, tetapi keputihan bisa menjadi kondisi yang serius apabila memiliki ciri-ciri yang tidak normal. 

Jika Mama mengalami kondisi keputihan yang tidak normal, maka Mama harus segera menemui dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai. 

Itu tadi ciri-ciri keputihan normal dan tidak normal saat hamil. Semoga bermanfaat, ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk