8 Proses Penting Tumbuh Kembang Janin di Trimester Pertama Kehamilan

Meski baru dibuahi, sudah banyak bagian bakal tubuh yang terbentuk di rahim mama

27 Juni 2021

8 Proses Penting Tumbuh Kembang Janin Trimester Pertama Kehamilan
Pexels/RODNAE Productions

Mama yang baru pertama kali hamil, kebanyakan semangat mencari tahu informasi perkembangan janin. Ada beragam informasi di internet, atau juga dalam aplikasi kehamilan yang diunduh. Mama bisa mengira-ngira, seberapa besar ukuran janin yang sedang ada di dalam kandungan.

Di sini Popmama.com akan memberi informasi yang lebih detail tentang perkembangan janin sepanjang trimester pertama. Calon bayi mama memulai semuanya dengan perubahan menjadi sel yang dibuahi, atau biasa disebut zigot.

Setelah itu ia menjadi embrio yang menanamkan diri pada dinding rahim, organ mulai terbentuk, dan bayi pun mulai bergerak meski baru seukuran buah persik. Berikut ini beberapa bagian penting yang harus mama tahu tentang tumbuh kembang janin di trimester pertama:

1. Tulang bayi

1. Tulang bayi
Pexels/Dominika Roseclay

Di sekitar minggu ke-6, mulai tumbuh lengan, tangan, dan kaki. Setelahnya, pada minggu ke-10 jari tangan dan kaki juga mulai muncul. Memang belum terlihat seperti bentuk sempurnanya, tapi di momen ini tulang mulai terbentuk juga.

Tulang bayi mulai berkembang segera setelah proses pembuahan dan ini tak akan berhenti hingga dia jadi dewasa. Mama perlu untuk mempelajari bagaimana kerangka bayi terbentuk, dan mencari tahu tips untuk memastikannya tetap kuat.

2. Rambut dan kuku

2. Rambut kuku
Pexels/Lisa

Kulit bayi mulai terbentuk antara minggu ke-5 hingga ke-8, dengan folikel rambut dan dasar kuku yang menyusul pada sekitaran minggu ke-11. Sedangkan kukunya sendiri mulai tumbuh pada minggu ke-12.

Pada sekitar minggu ke-14 hingga ke-15 kehamilan, bulu-bulu tipis dan halus si Bayi mulai muncul keluar dari kulit dengan posisi sedikit miring. Rambut ini mengatur diri agar garis rambut segera muncul. Setelah itu, baru muncul bulu mata dan alis yang sudah cukup bagus di minggu ke-22.

3. Sistem pencernaan

3. Sistem pencernaan
Flickr/lunar caustic

Dalam beberapa minggu pertama kehamilan, embrio mengembangkan tiga lapisan sel. Yang pertama ada endoderm di lapisan paling dalam, yang akhirnya menjadi sistem pencernaan serta struktur lain seperti hati, paru, pankreas, dan kantong empedu.

Bayi mulai menyerap nutrisi dari Mama sekitar 3 sampai 5 hari setelah pembuahan. Saat itulah sel telur yang sudah dibuahi tersebut memenuhi kebutuhan energinya dengan nutrisi yang dikeluarkan dari endometrium, yaitu jaringan yang melapisi rahim mama.

Tak perlu menunggu lama, sekitar minggu ke-8, usus sudah mulai terbentuk. Di momen tersebut si Bayi juga sudah melewati pembentukan dua set ginjal, sementara set ketiga yang terakhir sedang dalam proses.

Editors' Picks

4. Indra peraba

4. Indra peraba
Flickr/Biles

Sentuhan adalah indra pertama yang berkembang sebelum indra penciuman, perasa, penglihatan, dan pendengaran si Bayi. Bagian dari sistem somatosensori mulai terbentuk hanya beberapa minggu setelah pembuahan.

Pada minggu ke-8 kehamilan, bayi mama bakal memiliki reseptor sentuhan di wajahnya, yang kebanyakan ada di bibir dan hidung, yang terhubung ke otaknya yang sedang tumbuh. Kemudian pada minggu ke-12, dia mulai memiliki reseptor di alat kelamin serta telapak tangan dan kakinya.

5. Penglihatan

5. Penglihatan
Pexels/Rene Asmussen

Selama minggu ke-4 kehamilan, sel-sel dari jaringan otak yang sedang berkembang mulai membentuk dua saraf optik, masing-masing satu di setiap sisi kepala. Kumpulan tebal jutaan serabut saraf individu ini yang bakal meneruskan informasi dari mata ke otak dan sebaliknya.

Pada sekitar waktu yang sama, sel-sel lain juga mulai berkembang menjadi bagian yang akhirnya menjadi lensa mata. Ini yang akan membantu si Bayi fokus pada objek baik itu dekat maupun jauh.

6. Jantung

6. Jantung
Pexels/Martproduction

Pada minggu kelima, bagian tubuh berupa tabung yang akan jadi jantung dari si Bayi akan mulai berdetak secara spontan. Detak ini akan jadi lebih kuat dan teratur, dan Mama mulai bisa mendengarnya di sekitar minggu ke-9 atau ke-10, meskipun terkadang lebih lambat, tergantung posisi si Bayi di dalam rahim.

Ketika Mama melakukan USG di trimester pertama, yang biasanya dilakukan di minggu ke-6 hingga ke-9 kehamilan, dokter akan memeriksa apakah jantung si Bayi berdetak. Nah di momen itulah Mama bisa mendengarkan detaknya.

7. Otak

7. Otak
Unsplash/Robina Weemeijer

Perkembangan otak janin mungkin dimulai bahkan sebelum Mama tahu kalau sedang hamil. Saat Mama baru hamil 5 minggu, sel saraf pertama mulai membelah dan berdiferensiasi menjadi neuron dan glia, yaitu dua jenis sel yang membentuk sistem saraf.

Di waktu yang sama, lempeng saraf terlipat sendiri untuk membentuk tabung saraf, yang menutup di sekitar minggu ke-6 kehamilan. Bentuk inilah yang akhirnya menjadi otak dan sumsum tulang belakang si Bayi nantinya.

Sekitar minggu ke-10, otak sudah berupa struktur kecil dan halus yang terlihat mirip dengan otak manusia dewasa. Bentuk ini masih akan berkembang sepanjang masa kehamilan mama.

8. Indra perasa

8. Indra perasa
Unsplash/Hollie Santos

Selama dua bulan pertama kehamilan, selera mulai terbentuk di tempat lidah si Kecil akan berada. Kelompok reseptor ini yang pada akhirnya mengenali sensasi rasa, seperti manis, asin, pahit, asa, dan umami. Di saat yang sama, neuron juga mulai menghubungkan otak bayi yang sedang tumbuh, ke berbagai area tubuh, termasuk mulut.

Pada minggu kedelapan kehamilan, neuron dari otak akan terhubung dengan indera pengecap yang sedang berkembang. Dalam momen ini, si Bayi masih belum bisa merasakan cairan ketuban di sekitarnya. Dia masih butuh pori-pori rasa, yaitu lubang kecil di permukaan lidah yang memungkinkan senyawa rasa dari makanan bersentuhan dengan reseptor rasa yang melapisi indera pengecap.

Nah, itu tadi delapan bagian penting dalam tumbuh kembang janin di trimester pertama kehamilan. Nikmati saja prosesnya, sambil terus memberikan asupan gizi yang dibutuhkan oleh janin ya, Ma.

Baca juga:

Topic:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.