5 Penyebab Sikat Gigi Mudah Berdarah Saat Hamil Muda

Kira-kira apa saja penyebabnya ya, Ma?

11 Maret 2019

5 Penyebab Sikat Gigi Mudah Berdarah Saat Hamil Muda
Paxels/Pietro Jeng

Ma, saat hamil apakah pernah mengalami kondisi tiba-tiba sikat gigi berdarah saat sedang menggunakannya?

Kondisi seperti ini umum terjadi karena kerap dialami oleh para ibu hamil lainnya. 

Seolah dianggap masalah biasa, namun faktor penyebabnya perlu diketahui karena dapat menyangkut kesehatan pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam kandungan.

Apalagi tetap perlu menjaga kesehatan mulut, gigi serta gusi selama masa kehamilan.  

Untuk Mama yang ingin mengetahui beberapa penyebab dari sikat gigi mudah berdarah ketika digunakan, kali ini Popmama.com akan merangkumnya. 

1. Peradangan pada gusi

1. Peradangan gusi
Unsplash/Matthew Poetker

Ma, radang gusi selama masa kehamilan dapat menjadi salah satu penyebab berdarah saat sedang menyikat gigi. 

Ketika kurang bersih menyikat gigi, maka akumulasi bakteri bisa terjadi. Jika dibiarkan terus menerus, akumulasi bakteri ini dapat menyebabkan reaksi peradangan pada gusi. 

Peradangan pada gusi perlu ditangani seger mungkin, bila ditunda ibu hamil akan mengalami periodontitis. Perlu diketahui kalau periodontitis terjadi karena infeksi atau peradangan gusi yang menyebabkan penyangga gigi menjadi goyah hingga rusak. Periodontitis juga ditandai oleh beberapa hal yaitu: 

  • Adanya karang gigi. 
  • Kematangan pada plak gigi.
  • Menyebabkan gigi terasa nyeri.
  • Kondisi gusi yang mulai terangkat.

Beberapa penelitian yang terdapat dalam The Journal of American Dental Association mengatakan bahwa ibu hamil dengan penyakit gusi kronis memiliki empat hingga tujuh kali lebih mungkin melahirkan secara prematur yaitu kurang dari 37 minggu. Bahkan bayi dapat terlahir dengan berat badan lebih rendah yaitu kurang dari 2,5 kilo gram dibandingkan dengan ibu yang memiliki gusi sehat.

2. Mengalami perubahan hormonal selama kehamilan

2. Mengalami perubahan hormonal selama kehamilan
Freepik/yanalya

Ma, perubahan hormonal selama masa-masa kehamilan dapat memengaruhi sirkulasi darah pada gusi. Perlu disadari kalau perubahan hormonal ini dapat meningkatkan risiko kesehatan ibu hamil. 

Perubahan hormonal yang terjadi dikarenakan hormon progesteron meningkat pada tubuh, sehingga memicu gusi dan gigi ibu hamil mudah terkena bakteri akibat plak gigi. 

Ketika mengalami peradangan gusi tanpa disadari juga mempermudah darah keluar. Tak jarang tiba-tiba darah bisa keluar dengan sendirinya dari gusi atau saat sedang menyikat gigi.

Darah yang mudah keluar bisa terjadi akibat peningkatan aliran darah pada tubuh, sehingga jaringan di sekitarnya menjadi lebih melunak. Umumnya situasi ini memudahkan ibu hamil lebih mudah terluka dan berdarah terlebih saat menyikat gigi. 

Editors' Picks

3. Menyikat gigi terlalu keras

3. Menyikat gigi terlalu keras
Freepik/nensuria

Menyikat gigi dengan cukup keras dan bertenaga dilakukan sebagian orang agar giginya lebih bersih. Padahal usaha menyikat gigi seperti ini hanya akan berefek buruk pada kesehatan gigi serta gusi. 

Peningkatan sensivitas pada gigi bisa terjadi jika terlalu keras ketika menyikatnya. Pilihlah sikat gigi yang memiliki bulu lembut, lalu saat pemakaian cobalah untuk perlahan menyikat gigi. 

Untuk mengatasi keluarnya darah saat menyikat gigi, ada baiknya untuk selalu mencari sikat gigi dengan bulu lembut. Gantilah sikat gigi yang sudah rusak agar dapat meminimalisir terjadinya luka dan iritasi pada gusi saat menyikat gigi. 

Jika menggunakan behel saat hamil juga perlu hati-hati saat sedang menyikat gigi. Biasakan untuk selalu rutin mengganti sikat gigi, setidaknya setiap 3 bulan sekali. Tujuannya menjaga kualitas sikat gigi yang dipakai setiap hari. 

4. Kekurangan asupan vitamin

4. Kekurangan asupan vitamin
Pixabay/pixel2013

Ibu hamil sangat membutuhkan kalsium dan vitamin C untuk memenuhi kebutuhan tubuhnya dan bayi di dalam kandungan. Dengan mencukupi kebutuhan vitamin C, maka kondisi imun tubuh ibu hamil akan terjaga sehingga bisa meminimalkan risiko terjadinya iritasi.

Selain itu, ada juga manfaat kalsium bagi ibu hamil. Kalsium bisa membantu mengatasi gangguan gusi berdarah dengan mengurangi risiko terjadinya sakit gigi pada ibu hamil. Kalsium bisa membantu menjaga kesehatan gigi sehingga akan mengurangi penyebab terjadinya gusi bengkak dan berdarah.

Untuk memenuhi kebutuhan vitamin C dan kalsium ini, sebaiknya ibu hamil memperbanyak konsumsi buah dan susu. Namun, jika ingin mengkonsumsi kalsium atau vitamin C dalam bentuk suplemen, sebaiknya konsultasi dahulu dengan dokter kandungan untuk memastikan keamanannya terhadap janin.

Baca juga: Jangan Sampai Terlewat, Ini Beragam Manfaat Vitamin C untuk Ibu Hamil

5. Memiliki kebiasaan merokokĀ 

5. Memiliki kebiasaan merokokĀ 
Unsplash/Yoann Boyer

Kebiasaan merokok yang masih belum bisa dikurangi walau sedang hamil dapat memicu gusi bengkak. Apalagi merokok memang sangat tidak dianjurkan selama kehamilan, ini semua demi kesehatan pada janin. 

Demi memprioritaskan kesehatan janin dalam kandungan pastikan untuk menghindari merokok atau menghirup asap rokok. Tanpa disadari kebiasaan buruk ini dapat mengganggu kesehatan mulut pada ibu hamil. 

Kegiatan merokok atau mengonsumsi produk tembakau dapat berpotensi mengganggu kesehatan gigi dan gusi. Orang yang merokok akan lebih mudah terkena pembengkakan gusi, sehingga mempermudah terjadinya iritasi serta pendarahan pada bagian gusi. 

Untuk mengurangi darah yang keluar saat sedang menyikat gigi, ada baiknya menggunakan air garam saat berkumur-kumur. Biasakan berkumur secara berkala dengan mencampurkan satu sendok teh garam dalam satu gelas air minum. 

Itulah beberapa penyebab sikat gigi mudah berdarah saat dipakai. Meskipun sedang hamil, menyikat gigi perlu dilakukan sekurang-kurangnya dua kali dalam sehari.  

Baca juga: 

Topic:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!