Keguguran merupakan kondisi ketika kehamilan berakhir sebelum usia 20 minggu. Biasanya, kondisi ini diketahui melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG). Namun, pada kehamilan yang masih sangat dini, hasil USG tidak selalu memberikan gambaran yang benar-benar pasti bagi Mama.
Dalam situasi tertentu, seorang Mama bisa saja dinyatakan mengalami keguguran, padahal kehamilan sebenarnya masih berlangsung. Kondisi ini dikenal dengan istilah keguguran palsu.
Mengutip laman Health, keguguran palsu terjadi saat diagnosis awal menyebutkan kehamilan tidak berkembang, tetapi pada pemeriksaan lanjutan ternyata janin masih ada dan terus tumbuh.
Kondisi tersebuti bisa dipicu oleh ketidaktepatan waktu pemeriksaan atau keterbatasan USG dalam mendeteksi kehamilan usia sangat muda.
Untuk memahami lebih jelas, simak rangkuman Popmama.com berikut tentang penyebab keguguran palsu yang sering terjadi di awal kehamilan.
