Meski kehamilan kedua bisa terasa lebih menantang, Mama tetap bisa mengelola stres dengan beberapa cara sederhana. Berikut beberapa cara yang bisa membantu Mama:
1. Jangan ragu meminta bantuan
Jika Mama merasakan keluhan seperti mual yang lebih sering, nyeri panggul, atau ketidaknyamanan lain selama kehamilan kedua, sebaiknya jangan langsung menganggapnya sebagai hal yang normal. Setiap pengalaman kehamilan bisa berbeda. Karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional.
2. Usahakan mendapatkan istirahat yang cukup
Berbeda dengan kehamilan pertama, Mama mungkin harus tetap aktif mengurus anak yang sudah ada di rumah. Hal ini bisa membuat waktu istirahat menjadi lebih terbatas. Karena itu, cobalah meminta bantuan pasangan, keluarga, atau pengasuh untuk membantu mengurus anak sementara waktu.
3. Menerima perubahan tubuh dengan lebih positif
Pada kehamilan kedua, perubahan tubuh biasanya terlihat lebih cepat. Hal ini juga sering disertai kenaikan berat badan atau munculnya stretch marks. Meski terkadang membuat tidak percaya diri, penting untuk mengingat bahwa tubuh Mama sedang melakukan hal luar biasa, yaitu menciptakan dan merawat kehidupan baru.
4. Konsumsi vitamin prenatal secara rutin
Asam folat merupakan salah satu nutrisi penting selama kehamilan. Nutrisi ini diketahui dapat membantu melindungi tubuh dari perubahan suasana hati yang sering terjadi selama masa kehamilan serta berpotensi menurunkan risiko depresi setelah melahirkan.
Nah, itu dia penjelasan terkait alasan mengapa kehamilan kedua lebih rentan memicu stres, menurut berbagai penelitian.