TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Tidak Mual saat Hamil, Normal atau Tidak?

Apakah tidak merasakan mual selama kehamilan bisa berbahaya? Simak informasinya di sini, Ma

27 April 2022

Tidak Mual saat Hamil, Normal atau Tidak
Freepik/yanalya

Ibu hamil biasanya akan merasakan tanda-tanda awal kehamilan yang umum berupa morning sickness atau mual dan muntah-muntah. 

Namun, beberapa ibu hamil justru tidak mengalami gejala mual dan muntah selama kehamilan. Hal ini terkadang menimbulkan rasa cemas karena khawatir jika bayi di dalam kandungan tidak berkembang dengan baik. 

Lantas, apakah tidak mengalami mual dan muntah selama kehamilan merupakan kondisi yang normal?

Untuk menjawabnya, berikut Popmama.com telah merangkum informasi mengenai ibu hamil yang tidak mual saat hamil. Langsung saja disimak ya, Ma!

1. Penyebab ibu hamil tidak merasakan mual dan muntah

1. Penyebab ibu hamil tidak merasakan mual muntah
Freepik/tirachardz
ilustrasi

Sebagian perempuan yang sedang mengandung merasa khawatir karena tidak mengalami gejala mual dan muntah seperti yang dialami ibu hamil pada umumnya.

Namun, tidak merasakan mual dan muntah selama kehamilan sebenarnya bukanlah hal yang mengkhawatirkan.

Mual dan muntah pada ibu hamil biasanya disebabkan oleh meningkatnya hormon hCG dan estrogen pada trimester pertama.

Namun, beberapa ibu hamil memiliki tubuh yang lebih siap untuk menghadapi kenaikan hormon tersebut. 

Oleh karena itu, jika tidak mengalami mual dan muntah selama kehamilan, Mama tidak perlu khawatir karena itu berarti tubuh Mama dapat beradaptasi dengan kehamilan dengan baik. 

Editors' Picks

2. Apakah tidak merasakan mual selama kehamilan memiliki keterkaitan dengan jenis kelamin bayi?

2. Apakah tidak merasakan mual selama kehamilan memiliki keterkaitan jenis kelamin bayi
Pexels/Martproduction

Pernahkah Mama mendengar bahwa tidak merasakan mual selama kehamilan berarti anak yang dikandung berjenis kelamin laki-laki?

Banyak orang yang beranggapan seperti itu karena menganggap bahwa kadar hormon kehamilan cenderung lebih rendah saat mengandung bayi laki-laki.

Dengan begitu, ibu hamil yang mengandung bayi laki-laki dianggap tidak mengalami mual dan muntah, sedangkan ibu hamil yang mengandung bayi perempuan akan merasakan mual yang intens selama kehamilan.

Namun, belum ada penelitian yang benar-benar membuktikan teori tersebut. Oleh karena itu, Mama tidak dapat menentukan jenis kelamin bayi hanya dengan gejala mual dan muntah selama kehamilan.

Cara yang paling tepat untuk mengetahui jenis kelamin bayi di dalam kandungan adalah melalui tes kromosom atau ultrasound.

3. Apakah tidak merasakan mual dan muntah bisa meningkatkan risiko keguguran?

3. Apakah tidak merasakan mual muntah bisa meningkatkan risiko keguguran
Freepik/rawpixel.com

Karena mual dan muntah merupakan gejala kehamilan yang umum terjadi pada trimester pertama, Mama mungkin berpikir bahwa tidak merasakan mual merupakan masalah yang harus diwaspadai.

Memang ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa mual dan muntah dapat menurunkan risiko keguguran.

Sebuah penelitian dari jurnal American Medical Association menemukan bahwa ibu hamil yang mengalami mual dan muntah saat hamil dikaitkan dengan penurunan risiko keguguran sebesar 50 hingga 75 persen.

Meskipun begitu, perlu diingat bahwa diperkirakan sebanyak 30 persen ibu hamil tidak merasakan mual dan muntah dan tetap menjalani kehamilan yang sehat.

4. Hal yang perlu diwaspadai jika tidak merasakan mual selama kehamilan

4. Hal perlu diwaspadai jika tidak merasakan mual selama kehamilan
Freepik/Pressfoto

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, mual dan muntah selama kehamilan biasa disebabkan oleh peningkatan kadar hormon hCG dan estrogen. Untuk mengetahui kadar hormon kehamilan di dalam tubuh, tentu Mama harus memeriksanya ke dokter. Jika kadar hormon kehamilan masih normal, maka tidak ada yang perlu Mama khawatirkan.

Namun, ada beberapa kondisi yang perlu Mama waspadai karena bisa diidentifikasi menjadi gejala keguguran, di antaranya adalah:

  • Terdapat bercak darah dari vagina atau timbulnya flek

  • Timbulnya rasa nyeri dan kram di bagian perut atau punggung belakang

  • Terdapat cairan atau jaringan yang keluar dari vagina

  • Tidak lagi merasakan gejala kehamilan, seperti sensitif terhadap bau dan nyeri payudara.

Jika Mama mengalami gejala tersebut, sebaiknya segera periksakan ke dokter kandungan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

5. Cara menjaga kesehatan selama kehamilan

5. Cara menjaga kesehatan selama kehamilan
Freepik/Vgstockstudio

Meskipun tidak merasakan gejala kehamilan seperti mual dan muntah, Mama tetap harus menjaga kesehatan selama kehamilan dengan mengonsumsi makanan yang bernutrisi, istirahat yang cukup, rajin berolahraga dan rutin berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Selain itu, sebaiknya Mama juga tidak cemas berlebihan saat memikirkan kesehatan bayi dalam kandungan atau memikirkan proses persalinan.

Cemas secara berlebihan juga bisa memengaruhi perkembangan janin dalam kandungan lho, Ma. 

Oleh karena itu, jika ada hal yang membuat Mama cemas, cobalah ceritakan kepada pasangan atau orang terdekat.

Mama juga bisa berkonsultasi dengan dokter dan jelaskan rasa cemas yang Mama rasakan. Dengan begitu, dokter dapat memberikan solusi untuk membantu menenangkan pikiran Mama.

Nah, itulah informasi seputar tidak mual saat hamil. Perlu Mama ingat bahwa setiap kehamilan memiliki gejala dan risiko yang berbeda-beda.

Jadi, hanya karena Mama tidak merasakan apa yang ibu hamil lain rasakan, bukan berarti ada yang tidak beres dalam tubuh Mama, ya. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk