Wajarkah Ibu Hamil Mual Muntah di Malam Hari? Ketahui Faktanya!

Morning sickness kok terjadinya di malam hari, normal nggak ya?

15 Agustus 2020

Wajarkah Ibu Hamil Mual Muntah Malam Hari Ketahui Faktanya
Freepik/Comzeal

Morning sickness adalah tanda umum kehamilan dan hampir semua Mama yang sedang hamil mengalami morning sickness pada trimester pertama.

Sebagian Mama mungkin terus mengalaminya selama kehamilan. Sesuai namanya, morning sickness akan terjadi di pagi hari, tetapi ada juga yang mengalaminya di malam hari. Mual muntah bahkan baru terasa setelah Mama tertidur lelap. Apakah ini normal atau jangan-jangan pertanda adanya masalah pada kehamilan?

Berikut ini Popmama.com telah menemukan penyebab dan cara mengatasi mual muntah yang terjadi pada malam hari. Simak yuk, Ma.

Apakah morning sickness wajar bila terjadi di malam hari?

Apakah morning sickness wajar bila terjadi malam hari
Freepik/Dasit

Wanita hamil biasanya mengalami mual di pagi hari. Oleh karena itu muncul istilah "morning sickness". Namun, begitu Mama hamil, Mama akan menyadari bahwa mual bukanlah sesuatu yang dialami di pagi hari saja. Mama mungkin akan merasa sakit atau mual setiap saat, baik itu pagi, siang, atau pun malam hari.

Hingga saat ini banyak Mama yang mengalami mual muntah di malam hari. Maka, wajar bila Mama turut mengalaminya juga.

Apa penyebabnya? Yuk, simak ulasan selanjutnya.

Editors' Picks

Penyebab mual muntah di malam hari

Penyebab mual muntah malam hari
Freepik/Petzshadow

Mual dan muntah tidak hanya terbatas pada jam-jam pagi hari selama kehamilan. Mama dapat mengalaminya bahkan di malam hari.

Faktanya, mual dan muntah yang terjadi di malam hari bahkan lebih menyusahkan karena waktu istirahat Mama menjadi terganggu.

Night sickness dapat disebabkan karena berbagai alasan. Salah satu alasan utama mual di malam hari adalah perubahan yang dialami tubuh di awal kehamilan. Ini juga terjadi akibat perubahan hormon, yang terus meningkat dengan cepat selama trimester pertama.

Beberapa wanita juga mungkin menderita karena sensitivitas mereka terhadap bau tertentu. Mengonsumsi terlalu banyak rempah dan minyak juga menyebabkan keasaman dan gangguan pencernaan pada sebagian wanita hamil dan dapat menyebabkan mual tanpa kenal waktu.

Kehamilan juga dapat menyebabkan stres pada Mama, yang mungkin menjadi salah satu penyebab mual di malam hari.

Tips untuk mengatasi mual yang terjadi di malam hari

Tips mengatasi mual terjadi malam hari
Freepik

Mungkin terasa aneh bila mengalami morning sickness di malam hari, tetapi itu adalah hal yang biasa terjadi selama kehamilan. Bila Mama mengalami ini, jangan khawatir, berikut beberapa tips untuk mengatasinya:

1. Perbaiki posisi tidur Mama

Asam lambung adalah penyebab utama mual di malam hari. Karena itu, untuk menghindarinya, Mama dapat menggunakan 2 bantal agar posisi kepala sedikit terangkat. Mama juga dapat tidur dengan posisi menyamping ke kiri dengan lutut ditekuk.

2. Makan dalam porsi kecil

Sering makan tetapi dalam porsi yang kecil. Karena ini adalah cara terbaik untuk menjaga diri dari kelaparan atau perut yang terlalu kenyang. Dianjurkan untuk mengonsumsi makanan setiap dua atau tiga jam. Pastikan Mama mengonsumsi makanan yang kaya protein, karbohidrat, dan nutrisi penting lainnya yang diperlukan untuk kehamilan yang sehat.

Selalu simpan beberapa biskuit atau buah-buahan kering di dekat tempat tidur, sehingga bahkan pada malam hari, Mama memiliki sesuatu untuk dimakan.

Mengonsumsi makanan seperti roti bakar, susu, kaldu, sup bening, nasi putih, atau pisang dapat membantu mencegah mual di malam hari.

Dianjurkan untuk makan malam setidaknya dua jam sebelum tidur. Ini membantu proses pencernaan makanan dan mencegah asam lambung.

3. Hindari makanan berlemak dan gula

Wanita hamil harus menjauh dari makanan yang mengandung banyak lemak dan gula karena sulit dicerna sehingga dapat menyebabkan keasaman dan gangguan pencernaan.

Konsumsilah makanan yang kaya akan sumber vitamin B6 dan B12. Mama bisa mengonsumsi berbagai jenis kacang-kacangan, pisang, wortel, ikan, ayam, bayam, bawang, tahu, telur, dan yoghurt. Makanan tersebut cukup ampuh untuk mengurangi mual selama kehamilan.

4. Perbanyak asupan cairan

Meningkatkan asupan cairan dapat membantu menyembuhkan gangguan pencernaan, yang biasanya menjadi salah satu penyebab utama mual dan penyakit selama kehamilan.

Menyimpan sebotol air di dekat tempat tidur dan meminumnya secara teratur juga dapat menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mencegah mual. Jus apel juga dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

5. Hindari bau yang tajam

Jika aroma parfum atau makanan tertentu dapat membuat Mama mual, menjauhlah dari semua itu. Jika ada aroma tidak enak, buka semua jendela dan biarkan udara segar masuk atau nyalakan kipas angin.

6. Makan permen atau cemilan asam

Rasa asam bekerja seperti zat dan membantu meringankan mual selama kehamilan. Karena itu, pilihlah sesuatu seperti acar lemon, yang hanya dicelupkan ke dalam garam. Ini juga merupakan obat yang bagus untuk sakit perut.

7. Mengonsumsi jahe dan minuman hangat

Jahe memiliki khasiat menyembuhkan mual dan penyakit lain seperti batuk, pilek, dan migrain. Mama dapat memasukkan jahe ke dalam pilihan rempat untuk membuat makanan dan minuman dalam bentuk teh jahe atau salad. Makan permen jahe juga bisa membantu.

Minum sedikit teh jahe di malam hari. Namun, jangan berlebihan, karena terlalu banyak jahe dan teh dapat menyebabkan gas dan keasaman. Sekitar 1 hingga 3 gram jahe dapat dikonsumsi per hari, tanpa efek negatif pada kesehatan Mama.

Minumlah sesuatu yang hangat sebelum tidur. Minuman hangat akan menyiapkan pikiran dan tubuh Mama untuk tidur.

8. Aromaterapi

Minyak esensial seperti lavender dan peppermint akan membuat Mama rileks dan mengurangi rasa mual. Mama dapat mengoleskan beberapa tetes pada pergelangan tangan dan menciumnya ketika Mama mual atau sakit. Menyalakan lilin aromaterapi juga dapat membantu, Ma.

9. Jangan terlalu lelah

Jangan terlalu memaksakan diri. Membuat tubuh lelah akan menyebabkan stres, yang dapat memicu mual. Sebaliknya, lakukan aktivitas yang dapat menghilangkan stres dan membuat Mama lebih rileks.

Jika mual di malam hari membuat Mama tidak bisa tidur nyenyak, cobalah latihan pernapasan dalam, yang akan melemaskan indra dan saraf. Ingatlah untuk mematikan telepon, komputer, dan televisi sebelum tidur.

Kapan harus menemui dokter?

Kapan harus menemui dokter
Freepik/pressfoto

Meskipun morning sickness dapat dengan mudah ditangani di rumah dengan beberapa pengobatan alami, pastikan untuk berhati-hati terhadap gejala tertentu yang mungkin mengindikasikan terjadinya masalah yang lebih serius.

Konsultasikan dengan dokter sesegera mungkin jika Mama mengalami salah satu dari gejala berikut:

  • Mual parah.
  • Tidak mampu mencerna makanan atau cairan.
  • Muntah darah.
  • Produksi urin sedikit.
  • Pusing yang cukup parah dan terus-terusan.

Mual muntah di malam hari saat hamil dapat mengganggu kenyamanan mama. Bahkan dapat membuat Mama terjaga sepanjang malam hingga merasa stres. Karena itu, Mama harus mencoba dan mencegahnya pada tahap awal.

Jika Mama menderita mual kehamilan yang ekstrem pada malam hari, berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan perawatan sedini mungkin.

Semoga tetap sehat ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.