Bolehkah Ibu Hamil Makan Pete? Ketahui Dulu Manfaat dan Bahayanya!

Pertimbangkan dulu manfaat dan dampak buruk pete bagi ibu hamil dan janin sebelum mengonsumsinya

14 November 2018

Bolehkah Ibu Hamil Makan Pete Ketahui Dulu Manfaat Bahayanya
flickr.com/yun huang yong

Tak hanya jengkol, kebanyakan masyarakat Indonesia juga sangat menyukai pete untuk dikonsumsi bersama sambal dan nasi hangat.

Mendengar kata pete saja pasti sudah sangat membuat air liur Mama berjatuhan, bukan?

Tahan dulu Ma, beberapa orang mengatakan bahwa pete tidak baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil muda.

Namun, beberapa lagi mengatakan bahwa mengonsumsi pete bukanlah masalah bagi ibu hamil.

Jadi, teori mana sih yang harus Mama ikuti?

Begini Ma, pada dasarnya hingga saat ini belum ada penelitian atau tulisan yang menyatakan bahwa pete tidak aman pada kehamilan. 

Sehingga, Mama dapat mengonsumsi pete sesekali dan tidak berlebihan. Sebaiknya Mama tidak mengonsumsi pete yang mentah dan pastikan Mama mengonsumsi pete yang sudah matang agar kuman dan kotoran mati.

Pada umumnya, ibu hamil juga tidak boleh mengonsumsi makanan yang mentah karena dapat meningkatkan resiko infeksi. 

Selain itu, mitos mengenai air ketuban yang bau juga tidaklah benar Ma!

Hingga saat ini tidak ada penelitian yang mengaitkan pete dengan perubahan bau pada air ketuban. 

Untuk lebih lengkapnya, berikut beberapa pertimbangan dari Popmama.com mengenai dampak dan manfaat mengonsumsi pete bagi ibu hamil.

1. Manfaat pete bagi ibu hamil dan janin

1. Manfaat pete bagi ibu hamil janin
flickr.com/wendy

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, pete sebenarnya boleh dikonsumsi oleh ibu hamil asalkan tidak dikonsumsi telalu banyak.

Berikut beberapa manfaat yang ibu hamil dapatkan dari mengonsumsi pete:

  • Sumber energi yang baik

Beberapa kandungan nutrisi ibu hamil yang dapat kita temukan dalam pete adalah glukosa, fruktosa, dan juga sukrosa. 

Ketiga jenis nutrisi tersebut berguna sebagai sumber energi bagi tubuh. Ibu hamil seringkali membutuhkan banyak energi untuk menunjang berbagai aktivitas hariannya. 

Dengan mengonsumsi pete dalam porsi yang tepat dan dapat memperoleh energi yang berguna untuk menunjang berbagai aktivitas harian Mama.

  • Mengandung kalsium

Pete juga mengandung kalsium yang berguna untuk proses pembentukan tulang dan gigi.

Dengan mengonsumsi pete, Mama dapat memperoleh keuntungan berupa manfaat kalsium bagi ibu hamil untuk mendukung pembentukan tulang dan gigi pada janin. 

Selain bagi perkembangan janin, Mama juga dapat memperoleh manfaat kalsium dari pete untuk mencegah resiko terkena osteoporosis.

  • Mengandung prebiotik alami

Pete memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Masalah yang sering dialami oleh ibu hamil pada masa awal kehamilan adalah sembelit. 

Konsumsi pete ternyata dapat menyelesaikan masalah tersebut. Kandungan serat dalam pete akan melancarkan sistem pencernaan sehingga sembelit dapat dicegah.

  • Menambah selera makan

Bagi sebagian orang, pete merupakan makanan beraroma tajam yang dapat meningkatkan nafsu makan. 

Kehamilan merupakan salah satu kondisi yang mengharuskan ibu hamil untuk mengonsumsi lebih banyak makanan untuk mencukupi nutrisi baginya dan juga bagi si Janin. 

Sayangnya, penurunan nafsu makan pada awal kehamilan sangat umum dialami oleh ibu hamil. Pete bisa jadi akan mengatasi permasalahan tersebut.

Bagi Mama yang gemar mengonsumsi pete, pete dapat dijadikan sebagai salah satu asupan untuk meningkatkan nafsu makan sehingga kebutuhan nutrisi bagi ibu hamil dan janin tetap terjaga.

  • Mengatasi anemia

Jika Mama memiliki riwayat kekurangan darah atau anemia, maka pete bisa menjadi solusinya. Pete memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi. 

Kandungan manfaat zat besi untuk ibu hamil tersebut efektif untuk meningkatkan volume darah sehingga mencegah anemia pada ibu hamil.

  • Mengatur tekanan darah

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi yang sangat sering dialami oleh ibu hamil.

Padahal hipertensi dalam kehamilan akan sangat membahayakan, baik bagi ibu hamil mamaupun bagi janin yang dikandung.

Pete mengandung nutrisi berupa kalium yang dapat mencegah risiko hipertensi sehingga tekanan darah tinggi pada ibu hamil akan lebih terkontrol.

Editors' Picks

2. Dampak buruk pete bagi ibu hamil dan janin

2. Dampak buruk pete bagi ibu hamil janin
flickr.com/charles roffey

Selain manfaat yang akan didapatkan, jika Mama mengonsumsinya terlalu berlebihan maka akan tidak baik pula bagi ibu hamil dan janin.

Berikut beberapa dampak buruknya:

  • Sakit punggung

Kandungan jengkolat yang terdapat dalam pete dan jengkol akan menimbulkan masalah terhadap kesehatan ibu hamil. 

Kandungan jengkolat dapat memengaruhi kinerja ginjal didalam tubuh yang apabila dikonsumsi berlebihan akan memicu timbulnya nyeri hebat dibagian sekitaran punggung ibu hamil.

Untuk itu, sebaiknya perhatikan porsi yang cukup pada saat Mama menikmati jengkol dan pete. Jangan mentang-mentang terasa nikmat Mama lantas melahapnya secara berlebihan.

  • Gangguan pencernaan

Bila diatas dijelaskan bahwa pete dipercaya dapat membantu pencernaan, namun tidak jika porsinya terlalu berlebihan!

Mengonsumsi pete dalam jumlah yang banyak justru akan menimbulkan masalah pada pencernaan. Kosumsi pete yang terlalu banyak akan dapat menimbulkan sembelit untuk ibu hamil. 

Pete diketahui dapat menyebabkan serat masuk secara berlebihan pada tubuh ibu hamil dan menimbulkan masalah. Dampak yang lebih serius dari kondisi ini adalah diare atau mencret.

  • Meningkatkan kinerja ginjal

Kandungan amoniak yang relatif tinggi di dalam pete akan berdampak pada sulitnya proses penyaringan di dalam tubuh sehingga kerja ginjal juga akan meningkat. 

Dengan kata lain, asupan pete yang terlalu banyak akan meningkatkan risiko terkena gagal ginjal.

  • Menyebabkan pegal-pegal

Pete mengandung asam amoniak yang relatif tinggi yang dapat memicu sintesis nitrogen pada jaringan ikat. 

Kondisi tersebut akan memicu pegal-pegal di wilayah persendian dan juga pada jaringan ikat antara tulang dengan daging.

  • Meningkatkan resiko terkena asam urat

Pete yang mengandung asam amoniak yang cukup tinggi akan menyebabkan tingkat keasaman pada jaringan ikat antara tulang dan juga daging meningkat sehingga memicu asam urat.

Nah, itulah beberapa pertimbangan dampak dan manfaat mengonsumsi pete bagi ibu hamil.

Mengetahui hal tersebut, ada baiknya Mama mengurangi konsumsi pete saat hamil untuk mencegah hal-hal buruk yang dapat terjadi ya, Ma!

Baca juga: Banyak Dipertanyakan, Apakah Ibu Hamil Boleh Mengonsumsi Jengkol?

Topic: