Alami Demam saat Hamil, Apakah Berbahaya terhadap Janin?

Tampaknya hanya suhu badan yang panas, tapi jangan disepelekan ya, Ma

14 April 2021

Alami Demam saat Hamil, Apakah Berbahaya terhadap Janin
Freepik

Selama hamil, Mama pasti lebih fokus dalam menjaga kesehatan diri. Tetapi, yang namanya penyakit terkadang tak bisa dihindari, sebaik apapun kita menjaga kesehatan tubuh. Entah itu karena faktor perubahan cuaca, sistem imunitas tubuh yang menurun, hingga keracunan. 

Demam seringkali menyerang ibu hamil, tanpa ada gejala pasti sebelumnya. Mungkin Mama akan panik jika mengalami demam saat hamil karena mengkhawatirkan kondisi sang Janin. 

Berikut Popmama.com merangkum serba-serbi demam saat hamil, dan hal-hal yang harus Mama perhatikan, dilansir dari healthline.com:

Penyebab Umum Demam saat Hamil

Penyebab Umum Demam saat Hamil
Freepik/valeria_aksakova

Demam saat hamil seringkali disebabkan karena infeksi saluran kemih atau virus pada saluran pernapasan. Tetapi, bisa juga dikarenakan infeksi lain, seperti:

  • Influenza,
  • radang paru-paru,
  • tonsilitis,
  • viral gastroenteritis (virus pada pencernaan),
  • pielonefritis (infeksi ginjal).

Editors' Picks

Gejala Umum Demam pada Ibu Hamil

Gejala Umum Demam Ibu Hamil
Freepik/freepik

Gejala yang biasanya menyertai demam, antara lain:

  • Sesak napas,
  • sakit punggung,
  • panas-dingin,
  • sakit perut,
  • leher kaku.

Ibu hamil harus memerhatikan dengan baik dan memberi tahu dokter tentang gejala penyerta demam yang dialaminya. Ini dapat memudahkan dokter mendiagnosis apabila ada kondisi kesehatan lain yang lebih besar yang kemungkinan Mama alami.

Apakah Demam yang Diderita Dapat Memengaruhi Bayi?

Apakah Demam Diderita Dapat Memengaruhi Bayi
Freepik/onlyyouqj

Sebuah studi yang dilakukan pada embrio hewan menunjukkan adanya korelasi antara demam di awal kehamilan dengan peningkatkan risiko cacat jantung dan rahang saat lahir. Meskipun begitu, para peneliti masih mencari tahu lebih lanjut, apakah demam itu sendiri yang menyebabkan risiko cacat lahir atau kah karena infeksinya.

Apabila suhu tubuh ibu hamil mencapai angka 36,7 derajat celcius atau lebih, itu tandanya tubuh sedang melawan infeksi. 

Jika Mama sedang berada di trimester pertama dan mengalami demam tinggi lebih dari 38 derajat celcius, segeralah memeriksakan diri ke dokter. Penanganan segera dari dokter dapat mencegah komplikasi jangka pendek dan jangka panjang pada bayi mama yang sedang berkembang di dalam kandungan.

Apakah Mungkin Keracunan Makanan Menyebabkan Demam?

Apakah Mungkin Keracunan Makanan Menyebabkan Demam
Freepik/Comzeal

Keracunan makanan dapat menjadi 'tersangka' jika Mama mengalami demam. Keracunan makanan bisa diakibatkan karena virus atau bakteri.

Jika keracunan makanan penyebabnya, Mama mungkin akan mengalami sakit pada perut bagian atas, mual, dan muntah. Diare dan muntah adalah masalah yang tidak dapat disepelekan begitu saja saat hamil karena dapat menyebabkan dehidrasi, kontraksi, bahkan kelahiran prematur.

Elektrolit tubuh yang hilang melalui muntah dan diare harus segera dikembalikan. Bila tidak, tubuh akan mengalami dehidrasi yang menyebabkan tekanan darah menjadi tidak stabil. Apabila hal ini terjadi, Mama mungkin perlu rawat inap untuk mengembalikan kondisi.

Selain itu, saat mengalami demam ketika hamil, sebaiknya Mama tidak sembarangan mengonsumsi obat-obatan. Ibu hamil tidak boleh mengonsumsi aspirin atau ibuprofen, apalagi antibiotik secara sembarangan. 

Itulah serba-serbi demam saat hamil. Apabila Mama mengalami demam, kami menyarankan agar Mama tetap memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan dianjurkan untuk melihat apakah ada infeksi yang terjadi tanpa disadari. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.