5 Cara Aman Mengatasi Batuk dan Pilek Saat Hamil

Jangan asal minum obat dulu ya, Ma

20 Desember 2019

5 Cara Aman Mengatasi Batuk Pilek Saat Hamil
Pixabay/4330009

Meski terkesan sebagai penyakit sepele, batuk dan pilek jika tak diatasi dengan tepat juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Terlebih jika Mama sedang hamil. Mama tidak dianjurkan untuk sembarangan mengonsumsi obat tanpa anjuran dokter.

Dalam 12 minggu pertama kehamilan, Mama memang dianjurkan untuk tidak dulu mengonsumsi obat-obatan. Setelah itu, ada beberapa jenis obat yang masih dikategorikan aman untuk dikonsumsi. Salah satunya adalah obat jenis parasetamol dengan dosis rendah.

Jika dibutuhkan, parasetamol boleh dikonsumsi ibu hamil dengan periode sesingkat mungkin dan berdosis rendah. Untuk jenis obat yang sebaiknya dihindari yakni ibuprofen, antihistamin dan aspirin.

Apabila Mama ragu untuk minum obat, maka sebaiknya Mama coba lakukan beberapa cara rumahan yang alami untuk mengatasi batuk dan pilek saat hamil. Apa saja pilihannya? Berikut informasinya:

1. Lemon dan madu

1. Lemon madu
Pixabay/Silviarita

Saat tenggorokan terasa gatal dan batuk terus datang mengganggu, cobalah untuk minum air lemon dan madu yang dicampur dengan sedikit air hangat. Ini merupakan salah satu cara alami yang ampuh untuk meredakan batuk serta tenggorokan gatal.

Selain itu, Mama juga bisa mengonsumsi permen untuk tenggorokan gatal. Usahakan untuk selalu meminum air dalam kondisi hangat saat sedang batuk ya Ma. Air bersuhu hangat dapat membantu mengencerkan dahak yang menempel di tenggorokan.

Sebaliknya, hindari mengonsumsi air dingin karena justru dapat memperparah keadaan.

Editors' Picks

2. Oles balsam

2. Oles balsam
Pexels/Mareefe

Untuk membantu menghangatkan area leher dan dada, Mama bisa mengoleskan balsam jenis vapour rubs. Saat sedang pilek, batuk dan hidung tersumbat, balsam berbahan dasar menthol ini dapat membantu menghangatkan dan membuat saluran pernapasan Mama menjadi lebih lega.

Saat ini ada cukup banyak balsam dengan berbagai aroma menyenangkan. Mama bisa memilih aroma favorit Mama sebagai metode pengobatan.

3. Teknik uap

3. Teknik uap
Pexels/Tookapic

Salah satu teknik alami yang aman untuk mengatasi batuk dan pilek adalah dengan penguapan. Siapkan sebaskom air panas, kemudian duduklah dengan wajah menghadap uap air panas tersebut.

Tutup kepala Mama dengan handuk, tutup mata dan tarik napas dalam di atas uap. Teknik ini dapat mengencerkan dahak dan melegakan pernapasan, sehingga hidung tersumbat pun bisa segera teratasi.

4. Banyak minum air putih

4. Banyak minum air putih
Pexels/John-Mark Smith

Jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan cairan Mama saat sedang batuk dan pilek. Mengapa? Tubuh membutuhkan banyak cairan saat Mama tengah mengalami kondisi tersebut, apalagi jika Mama juga mengalami demam.

Gill Adgie dari Royal College of Midwives menjelaskan bahwa minum air putih dapat membantu mengganti cairan tubuh yang hilang akibat pengeluaran keringat dan pilek.

Mama dianjurkan untuk minum air putih sekitar 8 hingga 10 gelas dalam sehari. Saat sedang pilek, tingkatkan jumlahnya menjadi 12 gelas sehari. Jumlah ini diyakini cukup untuk mengganti cairan tubuh yang dibutuhkan Mama.

Baca Juga: Selain Menghaluskan Kulit, Ini Manfaat Minum Air Putih

5. Jaga kebersihan rumah

5. Jaga kebersihan rumah
Pexels/Burst

Bersihkan rumah dan lingkungan tempat Mama berada saat sedang pilek. Jika tidak, virus dan kuman akan lebih cepat menyebar. Gunakan juga masker dan rutin cuci tangan saat sedang banyak beraktivitas. Mencuci tangan sesering mungkin, terutama sebelum makan, selama jam kerja dan sebelum menyentuh wajah juga dapat membantu mencegah pilek semakin parah.

Usahakan untuk tidak terlalu banyak beraktivitas saat sedang batuk dan pilek ya, Ma. Istirahat merupakan salah satu cara terbaik untuk mengatasi pilek karena dapat membantu memulihkan sistem kekebalan tubuh.

Saat hamil, sistem kekebalan tubuh akan menjadi lebih lemah dari biasanya. Oleh sebab itu, Mama akan menjadi lebih mudah terserang penyakit seperti batuk dan pilek.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.