pexels/Antoni Shkraba Studio
Penanganan sindrom asherman dilakukan melalui tindakan operasi dengan tujuan menghilangkan jaringan parut yang terbentuk di dalam rahim. Prosedur operasi ini dilakukan dengan bantuan histeroskopi.
Umumnya, tindakan ini diprioritaskan pada pasien sindrom asherman yang mengalami keluhan nyeri serta memiliki keinginan untuk hamil.Saat operasi berlangsung, dokter akan memberikan anestesi umum (bius total) agar pasien tidak merasakan sakit.
Selanjutnya, dokter akan mengangkat jaringan parut dan melepaskan perlengketan di dalam rahim menggunakan alat bedah berukuran kecil yang dipasang pada ujung histeroskop.
Setelah jaringan parut berhasil dibersihkan, dokter akan memasang balon kecil di dalam rahim selama beberapa hari. Tindakan ini bertujuan untuk menjaga rongga rahim tetap terbuka selama proses penyembuhan, sehingga risiko terbentuknya perlengketan kembali dapat diminimalkan.
Untuk mencegah terjadinya infeksi pasca operasi, dokter dapat meresepkan antibiotik. Selain itu, dokter juga dapat memberikan terapi hormon estrogen guna membantu pemulihan lapisan dinding rahim.
Dengan pemulihan yang optimal, pasien sindrom asherman diharapkan dapat kembali mengalami siklus menstruasi yang normal. Beberapa hari setelah tindakan, dokter dapat melakukan pemeriksaan histeroskopi ulang untuk memastikan bahwa operasi sebelumnya berhasil dan tidak ditemukan perlengketan baru di dalam rahim.
Hal ini penting karena setelah tindakan masih terdapat kemungkinan perlengketan muncul kembali. Oleh sebab itu, dokter biasanya menyarankan pasien untuk menunda program kehamilan dan menunggu sekitar satu tahun sebelum mulai merencanakan kehamilan.
Nah, itu dia informasi mengenai sindrom asherman. Semoga bisa menjadi ilmu baru ya, Ma.
Apa itu asherman syndrome? | Asherman syndrome adalah kondisi ketika terbentuk jaringan parut (perlengketan) di dalam rahim atau leher rahim. |
Siapa yang lebih berisiko mengalami asherman syndrome? | Perempuan yang sering menjalani prosedur medis pada rahim. |
Apakah asherman syndrome bisa diobati? | Bisa, melalui tindakan operasi untuk mengangkat jaringan parut. |
Apakah operasi terasa sakit? | Tidak, karena pasien akan diberikan bius total saat prosedur berlangsung. |