Kaya Vitamin A dan C, Inilah 5 Manfaat Tomat untuk Program Kehamilan

Antioksidan dalam tomat menawarkan perlindungan terhadap berbagai penyakit, lho!

4 Agustus 2021

Kaya Vitamin A C, Inilah 5 Manfaat Tomat Program Kehamilan
Unsplash/Clay Banks

Pasti Mama sudah tahu bahwa tomat sarat dengan likopen, potasium dan vitamin. 

Artinya, memakan tomat saat program hamil dapat membantu melindungi sel-sel dari kerusakan dan menawarkan kesehatan bagi berbagai sistem tubuh. 

Kandungan nutrisinya mendukung penurunan berat badan dan mempertahankan tingkat tekanan darah.

Lebih penting lagi, tomat memiliki 5 manfaat baik untuk program kehamilan. Berikut Popmama.com berikan ulasan selengkapnya:

1. Menyingkirkan radikal bebas berbahaya dalam darah

1. Menyingkirkan radikal bebas berbahaya dalam darah
Unsplash/Alex Ghizila

Ternyata, tomata kaya antioksidan yang menawarkan perlindungan terhadap berbagai penyakit mematikan. Ini termasuk kanker, diabetes dan penyakit jantung.

Dikutip dari food.ndtv, antioksidan tomat adalah sumber dari vitamin A dan C yang membantu tubuh untuk menyingkirkan radikal bebas berbahaya dalam darah.

Sedangkan manfaat vitamin C dan likopen pada tomat merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan setiap wanita selama program kehamilan.

Fungsinya yakni melindungi tubuh dari kerusakan sel, preeklampsia dan cacat lahir pada bayi.

Editors' Picks

2. Memainkan peran penting dalam produksi sel darah merah

2. Memainkan peran penting dalam produksi sel darah merah
Unsplash/Usman Yousaf

Mama harus mengonsumsi tomat yang kaya asam folat, yakni mulai dari 12 minggu sebelum hamil hingga 12 minggu pertama kehamilan. 

Dilansir dari CDC, Mengapa asam folat penting sebelum dan selama kehamilan? Ketika bayi berkembang lebih awal selama kehamilan, asam folat membantu membentuk tabung saraf. 

Di mana asam folat sangat penting untuk membantu mencegah beberapa cacat lahir utama pada otak bayi (anencephaly) dan tulang belakang (spina bifida).

Selain itu, asam folat memainkan peran penting dalam produksi sel darah merah dan terkait dengan sistem saraf.

3. Membantu tubuh tetap berenergi dan sehat

3. Membantu tubuh tetap berenergi sehat
Unsplash/Sayo Garcia

Ternyata, tomat menjadi makanan penambah energi yang baik selama program kehamilan.

Bahkan tomat yang cenderung lebih tinggi antioksidan alami, ini dapat mengurangi peradangan dan kelelahan dalam tubuh.

Tomat yang termasuk sarat dengan vitamin C bekerja pada kekebalan tubuh, yakni membantu tubuh tetap berenergi dan sehat.

Jadi makan lebih banyak tomat dengan menambahkannya ke makanan, maka menyediakan energi vital selama program kehamilan dan agar tidak mudah lesu.

4. Dapat memperbaiki sistem pencernaan

4. Dapat memperbaiki sistem pencernaan
Unsplash/Anastasiia Chepinska

Selain penambah energi, tomat juga membantu memperbaiki sistem pencernaan dan mencegah sembelit.

Ini karena tomat adalah sumber klorida yang baik, yaitu komponen penting dari cairan pencernaan.

Diinformasikan dari MedicalNewsToday, makan makanan yang tinggi kandungan air dan serat seperti tomat dapat mendukung pergerakan usus yang normal. 

Dengan memastikan mendapatkan nutrisi maksimal dari tomat, maka bisa memiliki sistem pencernaan yang berjalan lebih baik.

Jadi, Mama tidak perlu khawatir mengalami sembelit jika rutin mengonsumsi tomat.

5. Meringankan gejala diabetes selama program hamil

5. Meringankan gejala diabetes selama program hamil
Unsplash/Diabetesmagazijn.nl

Tomat diketahui memiliki mineral yang disebut kromium. Fungsi sendiri menjaga kadar gula darah tetap terkendali.

Diwartakan dari Stylecraze, tomat adalah bagian penting dari diet diabetes. Ini karena tomat kaya akan zat besi, vitamin C dan E yang semuanya membantu meringankan gejala diabetes.

Bahwa perempuan dengan diabetes tipe 1 yang mengonsumsi tomat, maka memiliki kadar glukosa darah lebih rendah selama program kehamilannya.

Satu cangkir tomat ceri menyediakan sekitar 2 gram serat. Sangat direkomendasikan untuk mengonsumsi sekitar 25 g serat per hari.

Itulah 5 manfaat tomat bagi kesehatan selama program hamil. Pastikan menyimpan tomat segar pada suhu ruangan dan hindari pendinginan, ini agar tidak menyebabkan tomat kehilangan rasanya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.