Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Benarkah Vagina Akan "Tembem" jika Tambah Berat Badan?
Freepik.com
  • Labia mayora secara alami mengandung jaringan lemak yang membuat tampilannya bisa tampak lebih berisi dan berfungsi melindungi organ intim dari gesekan serta paparan kuman.
  • Kenaikan berat badan dapat menyebabkan penumpukan lemak di area genital luar, sehingga labia mayora terlihat lebih tembem sebagai respons alami tubuh terhadap peningkatan lemak.
  • Kondisi ini umumnya tidak berbahaya selama tidak disertai nyeri atau iritasi, namun menjaga kebersihan dan berat badan ideal penting untuk mencegah risiko infeksi atau ketidaknyamanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Banyak perempuan mungkin pernah menyadari perubahan pada area intimnya, termasuk tampilan yang terlihat lebih ”tembem.” Kondisi ini sering disebut sebagai fat vagina, meski secara medis istilah tersebut merujuk pada bagian luar, yaitu labia mayora.

Tak sedikit yang kemudian bertanya-tanya, bahkan merasa khawatir dengan perubahan tersebut. Padahal, penting untuk dipahami bahwa tidak ada ukuran vagina yang ”normal” atau baku, Ma, karena setiap perempuan memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda-beda.

Selain itu, perubahan pada area intim juga bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor. Dalam banyak kasus, perubahan ini merupakan hal yang wajar, terutama setelah memasuki masa pubertas, dan bukan tanda adanya masalah kesehatan, kecuali disertai dengan gejala yang mengganggu kenyamanan pada are intim.

Untuk memahaminya lebih lanjut Popmama.com telah rangkum informasi mengenai benarkah area intim bisa terlihat lebih ”tembem” saat berat badan meningkat? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Kenali struktur labia mayora pada genital perempuan dan fungsinya

Freepik.com

Melalui unggahannya, Qonitah Pranadisti (@qonitcah) kreator konten edukasi kesehatan dan gaya hidup yang juga seorang tenaga medis ini menjelaskan bahwa, area genital terluar perempuan, khususnya adalah labia mayora dasarnya tersusun dari jaringan kulit dan lemak yang membuat tampilannya terlihat lebih berisi secara alami.

Tak hanya itu, kondisi tersebut sebenarnya merupakan bagian dari anatomi normal tubuh. Artinya, perbedaan bentuk maupun ketebalan di area ini bisa terjadi pada setiap individu dan bukan sesuatu yang perlu langsung dikhawatirkan.

Melansir Cleveland Clinic, labia mayora merupakan lipatan luar vulva yang mengandung jaringan lemak dan berfungsi sebagai pelindung. Karena itu, bentuknya yang tampak ”tembem” bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

Sedangkan dari segi fungsi, labia mayora memiliki peran penting dalam melindungi organ intim bagian dalam dari gesekan, tekanan, maupun paparan kuman.

Jaringan lemak di dalamnya berfungsi sebagai bantalan alami yang membantu mengurangi risiko iritasi, sehingga organ reproduksi perempuan tetap aman dan terlindungi.

2. Berat badan naik dapat memengaruhi area genital

Freepik.com

Saat berat badan meningkat, tubuh akan menyimpan lemak di berbagai bagian, termasuk area genital luar. Hal ini bisa membuat labia mayora tampak lebih ”tembem” karena adanya tambahan jaringan lemak.

Melansir Healthline, penambahan lemak tubuh dapat memengaruhi bentuk vulva pada setiap individu.

Dengan kata lain, perubahan ini bukan terjadi tiba-tiba tanpa sebab, melainkan bagian dari respons alami tubuh terhadap penambahan lemak. Jadi, ketika berat badan naik, wajar jika beberapa area tubuh, termasuk area intim, ikut mengalami perubahan bentuk.

3. Apakah kondisi ini berbahaya?

Freepik.com/8photo

Perubahan bentuk ini pada dasarnya tidak berbahaya dan masih termasuk normal secara medis. Selama tidak disertai keluhan seperti nyeri atau iritasi, kondisi ini umumnya tidak perlu dikhawatirkan.

Namun, kondisi berat badan berlebih dapat membuat lipatan di area intim menjadi lebih lembap. Area genital yang terlalu lembap bisa meningkatkan risiko iritasi atau infeksi jika tidak dijaga kebersihannya dengan baik.

Oleh karena itu, perawatan area intim tetap penting, terutama saat terjadi perubahan pada tubuh. Selain menjaga kebersihan, mempertahankan berat badan ideal juga dapat membantu mengurangi risiko tersebut. Dengan begitu, kesehatan dan kenyamanan area intim tetap terjaga.

4. Cara yang bisa dilakukan untuk mengecilkan ukuran vagina yang ”tembem?

Freepik.ocm/pikisuperstar

Perlu dipahami, tidak ada cara instan untuk mengecilkan ukuran area intim secara spesifik. Hal ini karena penumpukan lemak di tubuh, termasuk di area vulva, dipengaruhi oleh distribusi lemak secara keseluruhan.

Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah menjaga pola hidup sehat, seperti rutin berolahraga dan mengatur pola makan seimbang. Selain membantu menurunkan berat badan, kebiasaan ini juga dapat meningkatkan kebugaran tubuh secara keseluruhan.

Selain itu, latihan yang menargetkan area panggul bawah juga bisa membantu mengencangkan otot di sekitarnya. Meski tidak secara langsung menghilangkan lemak, otot yang lebih kencang dapat membuat tampilan area tersebut terlihat lebih proporsional.

Dalam beberapa kasus, ada juga prosedur medis seperti sedot lemak (liposuction) yang bertujuan mengurangi lemak di area tertentu. Namun, tindakan ini perlu melalui konsultasi dengan tenaga medis dan bukan menjadi pilihan utama.

Jadi kesimpulannya adalah, area vagina terutama vulva bisa jadi ”tembem” jika berat badan naik ya, namun kondisi ini pada umumnya normal karena lemak di daerah tersebut bertambah, kecuali disertai rasa nyeri atau adanya iritasi, jika hal tersebut terjadi, jangan ragu memeriksakan diri ya.

Editorial Team