Studi: Tak Perlu Menunda Kehamilan setelah Keguguran

Setelah keguguran, kapan perempuan bisa hamil lagi? Ini penjelasannya!

8 Oktober 2021

Studi Tak Perlu Menunda Kehamilan setelah Keguguran
Pexels.com/GeorgiaMaciel

Setelah mengalami keguguran, mungkin Mama bertanya-tanya kira-kira kapan yah bisa hamil lagi? Dan apa aja saja yang perlu disiapkan untuk hamil kembali setelah alami keguguran.

Pertanyaan tersebut adalah salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh perempuan yang mengalami keguguran kepada dokter yang membantunya. Pertanyaan tersebut umumnya pertanyaan yang wajar kok, Ma.

Seorang Mama perlu untuk memulihkan kembali kondisinya setelah alami keguguran, tapi di sisi lain pasti Mama dan Papa juga menaruh harapan yang besar untuk kembali mendapatkan buah hati.

Untuk membantu Mama mengetahui pendapat ahli terkait kapan perempuan bisa hamil lagi pasca keguguran. Berikut Popmama.com rangkum penjelasannya dilansir dari WebMD.com.

1. Setelah keguguran, kapan Mama bisa hamil lagi?

1. Setelah keguguran, kapan Mama bisa hamil lagi
Pexels.com/NegativeSpace

Dikutip dari WebMD.com, studi baru menunjukkan bahwa tidak ada alasan bagi banyak perempuan untuk menunda kehamilan setelah keguguran. Menurut sebuah studi baru, semakin cepat seorang wanita hamil lagi, semakin baik peluangnya untuk memiliki kehamilan yang sehat.

Namun, dokter mungkin akan menyarankan Mama untuk hamil kembali sekitar 6-12 bulan setelah melewati fase pasca keguguran. Sebagian dokter juga mengatakan bahwa pasien yang alami keguguran sebenarnya siap hamil lagi setelah 3 bulan alami keguguran.

Untuk itu, kehamilan setelah keguguran jika tidak memberikan efek negatif bagi kesehatan Mama, maka hamil kurang dari 6 bulan saja sebenarnya juga diperbolehkan, asal fisik dan mental calon Mama sudah benar-benar siap kembali setelah proses pemulihan.

Editors' Picks

2. Pertimbangan yang harus dipikirkan kembali setelah alami keguguran

2. Pertimbangan harus dipikirkan kembali setelah alami keguguran
Pexels.com/Vlada

Tidak semua perempuan yang alami keguguran akan siap lagi baik secara fisik maupun mental untuk hamil kembali dalam waktu dekat. Sehingga, banyak Mama yang akhirnya memilih untuk menunda kehamilan.

Selain itu, banyak penyebab alasan terjadinya keguguran seperti kelainan kromosom, kecapekan, gangguan pembentukan embrio, hingga hamil anggur atau kehamilan mola.

Untuk itu, Mama dan Papa yang mengetahui kondisi dan situasi masing-masing yang sedang dihadapi. Jadi, penting sekali untuk mengkomunikasikan rencana program hamil setelah keguguran.

Mama juga bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan agar mengetahui dengan pasti apa saja yang harus disesuaikan dan kapan waktu yang tepat untuk melakukan program hamil lagi.

3. Faktor usia mungkin akan mengalami kesulitan hamil dan risiko keguguran semakin meningkat

3. Faktor usia mungkin akan mengalami kesulitan hamil risiko keguguran semakin meningkat
Pexels.com/JoshWillink

Usia merupakan salah satu faktor lainnya yang mungkin akan memengaruhi Mama mengalami kesulitan hamil dan risiko keguguran yang semakin meningkat.

Dilansir dari WebMD, perempuan berusia 35 tahun atau lebih, mungkin mengalami kesulitan hamil dan risiko keguguran juga meningkat seiring bertambahnya usia.

Hal ini disebabkan karena Ibu hamil dengan usia yang lebih tua memiliki peningkatan risiko komplikasi, seperti diabetes gestasional dan tekanan darah tinggi yang akan mempengaruhi kehamilannya, hingga menyebabkan keguguran dibandingkan dengan ibu hamil yang masih berusia 20-30 tahun.

4. Peluang untuk hamil lagi setelah alami keguguran

4. Peluang hamil lagi setelah alami keguguran
Pexels.com/MartProduction

Mengutip dari Mayo Clinic, keguguran biasanya hanya terjadi satu kali pada perempuan. Hanya 1 persen perempuan yang mengalami keguguran berulang. Namun, risiko keguguran pada kehamilan berikutnya tetap bisa terjadi, sekitar 20 persen setelah satu kali keguguran.

Setelah mengalami dua kali keguguran berturut-turut, risiko keguguran berikutnya meningkat menjadi 28 persen. Dan setelah tiga kali keguguran, risiko mengalami hal yang sama bertambah menjadi 43 persen.

Untuk itu, pastikan kembali sebelum memulai program hamil, Mama sudah mempersiapkan fisik dan mental secara baik. Selain itu, penting sekali untuk selalu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan untuk mendapatkan solusi yang tepat.

5. Hal yang diperlukan dan harus disiapkan untuk hamil kembali setelah keguguran

5. Hal diperlukan harus disiapkan hamil kembali setelah keguguran
Pixabay/juliocesarcosta

Setiap pasangan mungkin akan merasa khawatir dan mendapatkan tekanan yang lebih besar dibanding sebelumnya setelah mengalami keguguran. 

Ini merupakan hal wajar karena kondisi Mama akan lebih sensitif. Untuk itu, agar kehamilan selanjutnya kondisi Mama dan janin tetap sehat dan aman, berikut adalah hal yang diperlukan dan disiapkan:

  • Saling berbagi perasaan dengan pasangan agar saling memahami kondisi satu sama lain
  • Melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan secara rutin
  • Rutin mengonsumsi asupan nutrisi dan vitamin yang baik untuk calon Mama
  • Kurangi pikiran yang membuat Mama menjadi lebih stres
  • Mulai melakukan kegiatan yang positif dan memiliki manfaat untuk mendukung kehamilan, seperti yoga dan berenang.

Nah, itulah penjelasan lengkapnya terkait studi dan pendapat ahli yang menyatakan berapa lama perempuan bisa hamil lagi setelah alami keguguran. Semoga informasi ini membantu ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.