8 Kebiasaan Baik untuk Meningkatkan Kesuburan, Wajib Dicoba!

Mulailah dengan melakukan perubahan kecil untuk mewujudkan impian besar

30 September 2021

8 Kebiasaan Baik Meningkatkan Kesuburan, Wajib Dicoba
Freepik/artursafronovvvv

Umumnya 80% pasangan suami istri bisa hamil dalam waktu 6 bulan sampai 1 tahun setelah menikah. Namun, tidak sedikit juga pasangan yang sulit hamil dan membutuhkan waktu lebih lama dari itu. Kondisi ini biasanya dikaitkan dengan masalah kesuburan.

Seperti yang kita ketahui, ada banyak faktor yang bisa memengaruhi kesuburan seseorang. Diantaranya adalah nutrisi, durasi dan waktu berhubungan seks, serta kebiasan atau gaya hidup.

Membahas mengenai gaya hidup, ternyata ada lho, beberapa kebiasaan baik yang bisa kamu lakukan khususnya untuk meningkatkan kesuburan. Bagi kamu yang sedang merencanakan kehamilan, tentunya ini sangat penting ya. Karena dengan meningkatkan kesuburan, tentunya kamu memiliki peluang yang lebih besar untuk bisa hamil.

Yuk, simak ulasan lengkap mengenai 8 kebiasaan baik untuk meningkatkan kesuburan, yang berhasil Popmama.com rangkum, dilansir dari Verywell Family.

1. Biasakan tidur yang cukup setiap harinya

1. Biasakan tidur cukup setiap harinya
Freepik/gpointstudio

Kualitas tidur bisa memengaruhi semua aspek kehidupan kita, tidak terkecuali terkait masalah kesuburan. Menurut penelitian, kurang tidur bisa menyebabkan produksi hormon dalam tubuh terganggu. Sehingga terjadi ketidakseimbangan hormon, baik pada perempuan maupun laki-laki.

Selain itu, kurang tidur juga menjadi salah satu hal yang menyebabkan seseorang mengalami kelebihan berat badan. Nah, kelebihan berat badan atau obesitas, sangat erat kaitannya nih dengan masalah kesuburan. Pada perempuan, obesitas menjadi penyebab penyakit endometriosis dan PCOS, sedangkan pada laki-laki obesitas bisa memengaruhi produksi dan kualitas sel sperma.

Bagi kamu yang sedang merencanakan kehamilan, sangat penting ya untuk mendapatkan tidur yang cukup setiap harinya. Caranya, kamu bisa mulai mendisiplinkan jadwal tidur yang telah ditetapkan, lakukan aktivitas fisik di siang hari, jauhi barang-barang elektronik (TV, telepon dan laptop) di kamar tidur, mengurangi konsumsi kafein dan alkohol, serta buatlah kamar tidur kamu menjadi senyaman mungkin.

2. Kurangi konsumsi minuman berkafein untuk meningkatkan kesuburan

2. Kurangi konsumsi minuman berkafein meningkatkan kesuburan
Freepik

Sejauh ini, memang belum ada indikasi yang jelas bahwa mengonsumsi kafein bisa memengaruhi kesuburan. Tapi, para peneliti menemukan bahwa risiko keguguran meningkat jika kamu berlebihan dalam mengonsumsi kafein. Untuk itu kamu disarankan mengurangi minuman berkafein, karena biasanya seseorang tidak menyadari bahwa dirinya hamil pada beberapa minggu pertama.

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) merekomendasikan tidak lebih dari 200 mg kafein per hari. Ini setara dengan satu cangkir kopi lho.

Jika kamu sedang merencanakan kehamilan, kurangi konsumsi minuman berkafein ya. Biasanya, minum kopi dilakukan orang-orang saat badan terasa lesu, mengantuk atau kurang bersemangat di sore hari saat bekerja. Mulai sekarang, cobalah mengganti kopi dengan sayuran dan buah-buahan segar, atau kamu bisa tidur siang selama 15 sampai 20 menit untuk meningkatkan energi.

3. Lakukan olahraga rutin dengan jenis dan durasi yang tepat

3. Lakukan olahraga rutin jenis durasi tepat
Freepik/javi_indi

Tak hanya baik untuk kesehatan jantung, paru-paru dan sistem kekebalan tubuh, olahraga juga bisa membantu kamu meningkatkan kesuburan. Menurut penelitian, olahraga atau melakukan aktivitas fisik, bisa membantu kamu meningkatkan peluang kehamilan. Ini karena, olahraga menjaga berat badan seimbang, dan membuat siklus menstruasi menjadi lancar.

Tapi perlu diperhatikan kalau tidak semua olahraga itu baik, terutama saat kamu sedang program hamil. Jika olahraga terlalu berat dan durasinya terlalu lama, kamu mungkin saja mengalami masalah ovulasi atau gangguan pada proses pelepasan sel telur. Ini bisa menyebabkan sperma sulit untuk bertemu sel telur dan melakukan pembuahan.

Untuk itu, pilihlah olahraga yang ringan seperti yoga dan lakukan selama 30 sampai 60 menit, agar kamu terhindar dari risiko infertilitas.

Editors' Picks

4. Biasakan mengonsumsi makanan manis secukupnya saja

4. Biasakan mengonsumsi makanan manis secukup saja
Freepik/ yanalya

Biasanya kita memang lebih tergiur dengan makanan yang lezat dan manis. Ditambah beberapa anggapan, yang mengatakan kalau makanan manis bisa meningkatkan mood. Namun seiring berjalannya waktu, jika kamu banyak mengonsumsi makanan manis, kamu bisa mengalami masalah kesehatan lho. Diantaranya, makanan manis menyebabkan kegemukan, penyakit jantung dan stroke, diabetes tipe 2 dan kanker.

U.S Department of Agriculture’s Dietary Guidelines for Americans, merekomendasikan bahwa 85% kalori harian harus berasal dari makanan padat nutrisi, sedangkan 15% kalori yang tersisa untuk tambahan gula dan lemak.

Jika kamu terbiasa mengonsumsi makanan manis dengan alasan untuk menghindari stres, mulai sekarang gantilah kebiasaan tersebut ya. Konsumsi lebih banyak biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran, terutama saat kamu sedang menjalani program hamil.

5. Konsultasi ke dokter mengenai kondisi kesehatan kamu dan pasangan

5. Konsultasi ke dokter mengenai kondisi kesehatan kamu pasangan
Freepik/jannoon028

Salah satu kebiasaan baik lainnya, yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kesuburan adalah melakukan konsultasi ke dokter. Konsultasikan kondisi kamu dan pasangan serta dapatkan bimbingan dokter mengenai perencanaan kehamilan.

Ini sangatlah penting, karena sebelum menjalani program hamil, kamu harus memastikan kondisi kamu dan pasangan sehat, serta tidak ada masalah lain yang bisa memengaruhi proses kehamilan nantinya. Lakukan pemeriksaan fisik, tes darah, serta diskusikan mengenai obat-obatan dan vitamin yang mungkin saja kamu perlukan.

6. Kurangi minuman beralkohol untuk meningkatkan kesuburan

6. Kurangi minuman beralkohol meningkatkan kesuburan
Freepik.com

Selain berisiko pada janin selama kehamilan, para peneliti menemukan hubungan antara konsumsi alkohol dengan menurunnya tingkat kesuburan seseorang. Konsumsi alkohol pada perempuan bisa menyebabkan penuaan ovarium atau mengalami menopause dini. Sedangkan pada laki-laki, mengonsumsi alkohol bisa menurunkan volume air mani dan jumlah sperma.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, kebanyakan orang tidak menyadari dirinya hamil pada minggu awal kehamilannya. Untuk itu, CDC merekomendasikan bagi kamu yang sedang merencanakan kehamilan untuk menghindari konsumsi alkohol.

7. Berhenti merokok agar peluang kehamilan meningkat

7. Berhenti merokok agar peluang kehamilan meningkat
Freepik.com

Kamu tentunya sudah tahu ya, kalau merokok itu tidak baik untuk kesehatan. Merokok bisa meningkatkan risiko penyakit kanker, bronkitis, serangan jantung, penyakit jantung koroner, dan stroke.

Selain itu, merokok bisa menyebabkan kamu mengalami infertilitas lho. Ini karena, merokok bisa menurunkan kualitas sperma, menurunkan tingkat keberhasilan IVF, menyebabkan kehamilan ektopik, serta asapnya sangat berbahaya bagi ibu hamil dan janin.

Oleh karenanya, lakukan kebiasaan baik dengan berhenti merokok, untuk meningkatkan kesuburan dan juga meningkatkan peluang kehamilan. Berhenti merokok memang tidak mudah, apalagi jika kamu sudah kecanduan. Tapi, jika kamu bertekad untuk bisa memiliki anak, mulailah untuk melakukan kebiasaan baik ini secara bertahap. Kamu bisa mencari dukungan dari orang terdekat kamu, atau mintalah bantuan medis.

8. Lakukan pemeriksaan terkait penyakit menular seksual (PMS)

8. Lakukan pemeriksaan terkait penyakit menular seksual (PMS)
Freepik/Yanalya

Beberapa PMS atau penyakit menular seksual bisa mengganggu kesuburan kamu lho. Menurut fakta yang ada, penyakit menular seksual jika tidak segera diobati bisa menyebabkan seseorang sulit punya anak, terutama pada perempuan. Ini karena, PMS menyebabkan jaringan parut pada saluran tuba falopi, yang membuat sperma sulit membuahi sel telur.

Selain risiko sulit hamil, PMS juga bisa meningkatkan risiko kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, ketuban pecah dini, keguguran dan lahir mati.

Melakukan pemeriksaan terkait penyakit menular seksual bisa menjadi satu kebiasan baik yang bisa kamu lakukan. Karena dengan deteksi dini, kamu dan pasangan bisa segera mendapatkan perawatan terkait kondisi tersebut. Ini bisa membuat peluang hamil meningkat, dan kamu bisa mendapatkan kehamilan yang aman.

Itulah tadi 8 kebiasan baik dan sehat yang bisa kamu lakukan, untuk meningkatkan kesuburan.

Merubah gaya hidup memang tidak mudah untuk dilakukan, ya. Ada kemungkinan, kita merasa stres atau menyerah dalam prosesnya. Teruslah berusaha, lakukan dari hal yang kecil dan cari dukungan sebanyak mungkin, agar kamu lebih nyaman dalam melakukannya. Ingatlah bahwa perubahan dan tindakan kecil yang kamu lakukan, bisa berkontribusi besar dalam peluang kehamilan.

Semoga informasi ini berguna untuk kamu ya, selamat berjuang untuk mendapatkan garis dua!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.