KB adalah metode kontrasepsi untuk merencanakan kehamilan untuk pasangan yang telah menikah. Ada beberapa jenis KB, tetapi yang sering digunakan ialah IUD atau KB spiral.
IUD atau intrauterine device merupakan kontrasepsi berbentuk seperti huruf "T" berukuran sekitar 3 cm yang dipasang di dalam rahim untuk mencegah kehamilan.
IUD mampu menghentikan sperma untuk membuahi sel telur dalam jangka yang lama dan dapat dilepas kapan saja dengan bantuan dokter atau tim medis.
Apabila Mama ingin menjalankan program hamil setelah menggunakan IUD, Mama harus melepas kontrasepsi tersebut terlebih dahulu.
Namun, bagaimana jika sudah melepas IUD, tetapi Mama belum juga hamil?
Pada dasarnya, kembalinya kesuburan setelah penggunaan IUB itu sangat cepat, Ma. IUD tidak mempengaruhi kesuburan apabila sudah dilepas. Ada faktor lain yang mempengaruhinya.
Lalu, apa sih faktornya, Ma?
Kali ini Popmama.com akan membahas 5 faktor yang mempengaruhi kehamilan setelah berhenti KB.
Faktor-faktor tersebut telah dijelaskan oleh Dr. Riyan H. Kurniawan, Sp.OG saat Popmama Online Class yang bertajuk 101 Cara Mengatasi Gairah Turun Saat Program Hamil pada 31 Mei 2021. Yuk, disimak, Ma!
