Di era kerja serbacepat seperti sekarang, laptop sudah menjadi "sahabat karib" yang menemani produktivitas kita sehari-hari ya, Ma. Fleksibilitas kerja jarak jauh sering kali membuat Papa refleks memangku laptop di atas paha sambil bersantai di sofa atau tempat tidur agar terasa lebih nyaman. Namun, di balik kenyamanan dan kepraktisan tersebut, ternyata ada risiko tersembunyi yang mengintai kesehatan reproduksi Papa, terutama bagi pasangan yang sedang merencanakan kehadiran buah hati.
Banyak mitos dan obrolan selentingan yang menyebutkan bahwa kebiasaan bekerja dengan memangku laptop secara langsung bisa memicu kemandulan pada pria. Mendengar kabar tersebut, sebagian dari kita mungkin menganggapnya hanya sebagai angin lalu atau sekadar menakut-nakuti. Padahal, jika ditinjau dari sisi medis, paparan suhu panas yang dihasilkan oleh mesin laptop yang menyala langsung di atas paha memang dapat membawa dampak negatif pada sistem reproduksi pria.
Melansir dari Iswarya Fertility Centre, paparan suhu panas berlebih di area selangkangan atau testis secara berkepanjangan terbukti dapat mengganggu kualitas sperma. Testis pria secara alami dirancang berada di luar rongga tubuh karena organ ini membutuhkan suhu lingkungan yang idealnya sekitar 2 hingga 3 derajat Celsius lebih rendah daripada suhu tubuh normal agar bisa memproduksi sperma yang sehat. Ketika laptop diletakkan langsung di atas paha, area tersebut bisa terpapar suhu panas mesin yang berkisar antara 40 hingga 50 derajat Celsius.
Nah, biar tidak terjebak dalam mitos yang simpang siur, kali ini Popmama.com bagikan beberapa fakta medis seputar kebiasaan memangku laptop yang bisa memengaruhi kesuburan laki-laki.
