Sering kali kita merasa kesal ya, Ma, saat berkaca dan melihat perut tampak lebih buncit dari biasanya. Pikiran pertama yang terlintas pasti, "Duh, timbangan naik lagi nih, lemak perut makin tebal!" Padahal, perut yang membesar tidak melulu disebabkan oleh timbunan lemak setelah kita hobi ngemil atau kurang berolahraga, lho. Ada kalanya kondisi tersebut sebenarnya adalah perut kembung atau bahkan tanda adanya masalah medis lain, seperti kista ovarium.
Mengetahui perbedaan antara perut buncit karena lemak, kembung biasa, atau kista sangatlah penting bagi perempuan dewasa seperti kita. Pasalnya, penanganan untuk ketiga kondisi ini tentu berbeda total. Jangan sampai kita salah menduga; berniat mati-matian melakukan diet ketat untuk memangkas lemak, padahal yang sedang dialami tubuh adalah masalah pencernaan atau gangguan pada organ reproduksi yang butuh penanganan dokter.
Menurut ulasan medis dari Dr. Sonal Kumar di situs Health, perut kembung umumnya terjadi karena masalah gas atau pencernaan yang sifatnya sementara. Namun, jika kembung ini terasa sangat berat, sering kambuh, dan tidak kunjung kempes, Mama perlu waspada. Salah satu kondisi serius yang gejalanya mirip dengan perut kembung kronis adalah adanya tumor perut atau tumor ovarium (kista/kanker ovarium) yang membuat area perut membuncit dan terasa penuh.
Kali ini Popmama.com bagikan beberapa perbedaan perut kembung akibat kista dan lemak yang perlu Mama ketahui. Yuk, kita bedah bersama-sama apa saja perbedaan mendasar agar Mama tidak salah mengenali sinyal yang diberikan oleh tubuh!
