Selamat! Ini Dia Tanda Awal Sel Telur Berhasil Dibuahi oleh Sperma

Perhatikan beberapa tanda berikut ya calon Mama!

19 Desember 2018

Selamat Ini Dia Tanda Awal Sel Telur Berhasil Dibuahi oleh Sperma
Unsplash/john looy

Proses pembuahan dimulai ketika sel sperma bertemu dengan sel telur di dalam rahim. Tidak ada orang yang tahu pasti saat pembuahan terjadi, hingga akhirnya muncul tanda-tanda kehamilan.

Jika tanda kehamilan sudah muncul, selanjutnya dokter akan menghitung usia kehamilan berdasarkan hari pertama haid terakhir (HPHT).

Berbeda dengan perempuan, tubuh laki-laki senantiasa memproduksi jutaan sperma.

Namun dari sekitar 350 juta sperma yang diproduksi saat ejakulasi, paling tidak hanya satu sperma yang berhasil membuahi sel telur.

Sementara sel telur sendiri akan matang pada periode tertentu setiap bulannya. 

Maka dari itu, agar pembuahan dapat optimal, kamu dan pasangan dapat melakukan hubungan seksual pada saat masa ovulasi tiba.

Ovulasi sendiri merupakan proses yang terjadi di dalam siklus menstruasi perempuan. Pada proses ini folikel yang matang akan pecah dan mengeluarkan sel telur ke tuba falopi untuk dibuahi.

Pada tahapan ini lapisan rahim telah menebal untuk mempersiapkan sel telur yang telah dibuahi.

Tanda-tanda ovulasi hingga waktu berlangsungnya pada setiap perempuan sangat bervariasi. Penting bagi kamu untuk mengetahui waktu dan tanda ovulasi agar mendapatkan peluang hamil lebih baik.

Berikut beberapa tanda fisik yang biasanya dialami perempuan yang sedang dalam masa ovulasi, antara lain:

  • Kram ringan atau nyeri pada satu sisi bagian panggul.
  • Nyeri pada payudara.
  • Perut terasa tidak nyaman atau kembung.
  • Peningkatan hasrat seksual.
  • Keputihan yang semakin banyak.
  • Perubahan posisi leher rahim.
  • Suhu tubuh basal, segera setelah ovulasi, kebanyakan perempuan mengalami sedikit peningkatan suhu tubuh.
  • Cairan atau lendir vagina yang basah dan licin.

Selain mengetahui tanda fisik masa ovulasi, kamu juga harus tahu tanda sel telur berhasil dibuahi oleh sperma hingga tanda awal kehamilan.

Untuk itu, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa faktanya!

1. Tanda sel telur berhasil dibuahi sperma

1. Tanda sel telur berhasil dibuahi sperma
en.wikipedia.org

Usai melakukan hubungan seksual bersama pasangan, pembuahan atau konsepsi sendiri bisa terjadi sehari setelah berhubungan seks atau beberapa hari kemudian, pasalnya sperma dapat bertahan hidup selama satu minggu di dalam tubuh perempuan.

Sepuluh hingga 14 hari setelahnya, sel telur yang berhasil dibuahi akan tertanam di dinding rahim dan bisa menyebabkan pendarahan ringan. 

Pada masa ini bisa diartikan sebagai tanda sel telur berhasil dibuahi dan merupakan salah satu tanda awal kehamilan. 

Pendarahan ini berbeda dengan pendarahan saat menstruasi yang cenderung banyak dan terjadi dalam waktu beberapa hari. 

Pendarahan karena telur yang berhasil dibuahi sendiri berlangsung tidak lama dan akan menghilang dalam beberapa jam atau hingga dua hari. 

Adapun gejala-gejala yang menyertai fase pendarahan ini antara lain:

  • Bercak darah merah muda atau flek kecokelatan.
  • Kram perut ringan.
  • Suasana hati yang mudah berubah.
  • Sakit kepala.

Editors' Picks

2. Tanda awal kehamilan

2. Tanda awal kehamilan
Commons.wikimedia.org

Ketika proses pembuahan berhasil dan pendarahan terjadi, maka akan muncul tanda-tanda awal kehamilan. 

Gejala yang muncul ini bisa jadi gejala ringan hingga berat. Namun sebuah studi menunjukkan, satu dari dua perempuan mengalami tanda kehamilan pada usia kehamilan 5 minggu, tujuh dari sepuluh perempuan mengalami tanda kehamilan pada usia kehamilan 6 minggu, dan sebanyak 9 dari 10 perempuan mengalami tanda kehamilan pada usia kehamilan 8 minggu.

Adapun gejala awal kehamilan meliputi seperti:

  • Mual dan muntah.
  • Kelelahan.
  • Sering buang air kecil.
  • Payudara yang membengkak dan terasa lebih lembut.

Jika kamu mengalami gejala-gejala di atas, maka kamu disarankan untuk melakukan tes kehamilan baik dengan alat tes kehamilan (test pack) ataupun memeriksakannya ke dokter kandungan. 

Untuk melakukan tes disarankan untuk menunggu paling tidak sampai kamu terlambat menstruasi. Pasalnya, dibutuhkan hormon kehamilan yang tinggi untuk mendapat hasil tes kehamilan yang positif.

Baca juga: 9 Fakta Menarik Tentang Ovulasi yang Perlu Kamu Ketahui

Baca juga: Faktor Pembuahan Tidak Sempurna, Istri Gilang Dirga Keguguran Dua Kali

Baca juga: Cara Cepat Hamil: Rawat Kualitas Sel Telur dengan 5 Hal Sederhana Ini

Topic:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!