Manfaat Mengonsumsi Daun Kelor untuk Program Hamil

Selain untuk kesehatan, daun kelor juga bermanfaat untuk mereka yang sedang menjalani program hamil

23 November 2021

Manfaat Mengonsumsi Daun Kelor Program Hamil
Instagram.com/nur_mutiaah_rafeelah

Sayuran hijau mengandung banyak vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk tubuh. Terutama bagi mereka yang sedang dalam program hamil. Salah satu sayuran yang dikenal sebagai “super food” adalah daun kelor.

Daun kelor dapat diolah menjadi jamu, teh herbal, hingga suplemen. Tak sedikit pula orang yang menggunakan daun kelor sebagai bahan masakan.

Dalam pengobatan tradisional, daun kelor dipercaya berkhasiat untuk mengobati diabetes, nyeri sendi, infeksi bakteri, hingga kanker.

Di dalam sekitar 2 gram daun kelor mengandung:

  • 8,8 miligram magnesium
  • 70 miligram kalium
  • 38–40 miligram kalsium
  • 11 miligram vitamin C
  • 600 IU vitamin A
  • 8,5 mikrogram folat
  • 2 gram protein
  • 1,8–2 gram karbohidrat
  • 0,8 miligram zat besi

Daun kelor juga mengandung vitamin B, serat, fosfor, selenium, polifenol, zinc, dan tembaga.

Kandungan nutrisi tersebut memberikan banyak manfaat bagi mereka yang sedang dalam program hamil. Popmama.com sudah merangkum informasinya khusus untuk Mama dalam ulasan berikut ini.

1. Meningkatkan hormon estrogen

1. Meningkatkan hormon estrogen
Pixabay/silviarita

Sejumlah studi menyatakan bahwa daun kelor berkhasiat untuk meningkatkan produksi hormon estrogen dan melancarkan sirkulasi darah di dalam rahim.

Ini diperoleh dari kandungan antioksidan dan fitosterol. Keduanya merupakan lemak pada tumbuhan yang menjadi bahan baku dalam pembuatan hormon tubuh.

Hormon estrogen sendiri berperan dalam mengendalikan siklus menstruasi, mematangkan sel telur, dan mempersiapkan rahim untuk kehamilan.

Editors' Picks

2. Menurunkan risiko infeksi rahim

2. Menurunkan risiko infeksi rahim
Freepik

Konsumsi daun kelor dapat melindungi rahim dari infeksi bakteri. Ini disebabkan karena sifat antibakteri dan antiradang yang terkandung dalam daun kelor.

Beberapa riset pada laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor terlihat dapat mencegah dan mengobati infeksi rahim yang disebabkan oleh bakteri, seperti endometritis dan vaginitis.

Namun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk hal ini.

Jika Mama mengalami gejala infeksi pada rahim, seperti demam, nyeri perut atau panggul, perdarahan vagina di luar masa menstruasi, atau keluar nanah dari rahim, sebaiknya periksakan diri dulu ke dokter.

3. Mencegah anemia dan menjaga daya tahan tubuh

3. Mencegah anemia menjaga daya tahan tubuh
Freepik/cookie_studio

Konsumsi daun kelor dapat meningkatkan hemoglobin sehingga menurunkan risiko anemia.

Daun kelor adalah salah satu sayuran yang mengandung tinggi antioksidan. Kandungan antioksidan dari vitamin C tersebut dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Jika Mama sehat dan tidak mudah sakit, tubuh pun lebih siap untuk merawat janin kelak.

4. Pencegahan terhadap kanker rahim

4. Pencegahan terhadap kanker rahim
Pexels.com/AnnaShvets

Tak hanya bersifat antibakteri, daun kelor juga memiliki efek antikanker, Ma. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa kandungan antioksidan dan antikanker yang cukup tinggi pada daun kelor berfungsi untuk mencegah pertumbuhan sel kanker di dinding rahim.

Namun daun kelor tidak dapat digunakan untuk menyembuhkan kanker ya, Ma. Masih butuh penelitian lebih lanjut untuk hal ini.

Konsumsi daun kelor secara berlebihan juga bisa menimbulkan efek samping, seperti mual, diare, dan perut kembung.

Efek Samping Konsumsi Daun Kelor

Efek Samping Konsumsi Daun Kelor
Freepik

Meski bermanfaat, segala sesuatu yang dikonsumsi secara berlebihan tidak baik. Termasuk daun kelor.

Berikut beberapa efek samping yang harus diperhatikan sebelum mengonsumsi daun kelor:

  • Menurunkan gula darah. Jika dikonsumsi bersamaan dengan obat diabetes, ini dapat menyebabkan gula darah menjadi turun.
  • Menurunkan tekanan darah. Daun kelor mengandung alkaloid yang dapat menurunkan tekanan darah. Selain itu juga dapat memperlambat denyut jantung.
  • Gangguan liver. Jika dikonsumsi dalam jumlah besar, dapat mengganggu fungsi liver sehingga organ tersebut tak mampu mengeluarkan racun dari tubuh dengan maksimal.
  • Mengganggu penyerapan obat bagi mereka yang sedang dalam pengobatan tiroid.

Nah, itu beberapa manfaat daun kelor bagi Mama yang sedang melakukan program hamil. Meski kaya manfaat, konsumsi secara berlebihan juga tidak disarankan ya, Ma.

Apakah Mama juga suka mengonsumsi daun kelor?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.