Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Suplemen
pexels/Yaroslav Shuraev

Intinya sih...

  • Asam folat penting untuk pembentukan DNA dan sel telur, bisa didapat dari suplemen atau makanan seperti sayuran hijau dan buah sitrus.

  • Vitamin D membantu keseimbangan hormon reproduksi, dapat diperoleh dari sinar matahari pagi, suplemen, ikan berlemak, dan produk susu.

  • Zat besi membantu pembentukan sel darah merah, bisa dikombinasikan dengan vitamin C dan diperoleh dari daging merah, ayam, dan sayuran hijau.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Menjalani program hamil (promil) di bulan Ramadan membutuhkan perhatian ekstra terhadap asupan nutrisi harian. Meski sedang berpuasa, tubuh tetap memerlukan vitamin dan mineral penting untuk menjaga keseimbangan hormon, meningkatkan kualitas sel telur dan sperma, serta mempersiapkan tubuh untuk kehamilan yang sehat.

Karena waktu makan menjadi lebih terbatas, pemilihan vitamin yang tepat saat sahur dan berbuka menjadi kunci agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi. Tak hanya membantu meningkatkan peluang kehamilan, konsumsi vitamin yang sesuai juga berperan dalam menjaga stamina selama berpuasa.

Oleh karena itu, calon orangtua perlu memahami jenis vitamin apa saja yang wajib dikonsumsi saat promil di bulan Ramadan agar tubuh tetap fit dan siap menyambut kehamilan.

Berikut Popmama.com siap membahas lebih lanjut deretan vitamin yang wajib dikonsumsi saat promil di bulan Ramadan.

1. Asam folat

Pexels/Karolina Grabowska

Asam folat menjadi salah satu vitamin paling penting selama promil karena berperan besar dalam pembentukan DNA dan pembelahan sel.

Nutrisi ini membantu meningkatkan kualitas sel telur sekaligus mempersiapkan tubuh perempuan untuk mendukung perkembangan janin di awal kehamilan.

Konsumsi asam folat yang cukup juga dapat menurunkan risiko cacat tabung saraf pada bayi.

Selama Ramadan, asam folat bisa dikonsumsi melalui suplemen saat sahur atau berbuka, serta dari makanan seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, dan buah sitrus.

Karena waktu makan lebih singkat, suplemen sering kali menjadi pilihan praktis agar kebutuhan harian tetap tercukupi.

2. Vitamin D

Unsplash/Michele Blackwell

Vitamin D berperan penting dalam menjaga keseimbangan hormon reproduksi dan meningkatkan peluang terjadinya pembuahan.

Vitamin ini juga membantu tubuh menyerap kalsium dengan baik, sehingga mendukung kesehatan tulang calon ibu sebelum kehamilan.

Saat berpuasa, paparan sinar matahari pagi tetap penting untuk membantu pembentukan vitamin D alami dalam tubuh. Selain itu, vitamin D dapat diperoleh dari suplemen atau makanan seperti ikan berlemak dan produk susu yang dikonsumsi saat sahur maupun berbuka.

3. Zat besi

Freepik/freepik

Zat besi membantu pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia, kondisi yang bisa memengaruhi kesuburan dan energi tubuh.

Perempuan yang menjalani promil membutuhkan kadar zat besi yang cukup untuk mempersiapkan peningkatan volume darah saat hamil.

Di bulan Ramadan, konsumsi zat besi bisa difokuskan saat berbuka melalui makanan seperti daging merah, ayam, dan sayuran hijau.

Mengombinasikannya dengan sumber vitamin C dapat membantu penyerapan zat besi menjadi lebih optimal.

4. Vitamin E

Pexels/Towfiqubarbhuiya

Vitamin E dikenal sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Dalam konteks promil, vitamin ini berperan dalam meningkatkan kesehatan sel telur dan sperma serta mendukung keseimbangan hormon.

Sumber vitamin E dapat ditemukan pada kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak nabati yang bisa dimasukkan ke menu sahur atau berbuka. Suplemen vitamin E juga dapat menjadi pilihan tambahan bila diperlukan.

5. Vitamin C

pexels/Gundula Vogel

Vitamin C membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan berperan sebagai antioksidan yang mendukung kesehatan reproduksi. Nutrisi ini juga membantu penyerapan zat besi, yang penting untuk mencegah anemia selama promil.

Selama Ramadan, vitamin C bisa diperoleh dari buah segar seperti jeruk, stroberi, dan kiwi yang cocok dikonsumsi saat berbuka. Selain menyegarkan, buah-buahan ini membantu menjaga hidrasi tubuh setelah seharian berpuasa.

6. Kalsium

freepik/racool_studio

Kalsium dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi, serta mempersiapkan tubuh perempuan menghadapi kehamilan. Asupan kalsium yang cukup juga penting untuk mendukung fungsi otot dan saraf.

Produk susu, yoghurt, keju, dan makanan olahan kedelai dapat menjadi sumber kalsium yang baik saat sahur dan berbuka. Jika asupan dari makanan belum mencukupi, suplemen kalsium bisa dipertimbangkan sesuai anjuran tenaga medis.

7. Omega-3

pexels/Klaus Nielsen

Omega-3 merupakan asam lemak esensial yang berperan dalam meningkatkan kualitas sel telur dan sperma. Nutrisi ini juga mendukung kesehatan hormon serta membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

Sumber omega-3 dapat ditemukan pada ikan seperti salmon, sarden, dan tuna yang bisa dijadikan menu berbuka. Konsumsi omega-3 secara rutin selama promil membantu mempersiapkan tubuh untuk kehamilan yang sehat.

Demikian beberapa vitamin yang wajib dikonsumsi saat promil di bulan Ramadan. Semoga bisa menjadi referensi untuk memperoleh kehamilan ya, Ma.

Editorial Team