Tips Memulai Puasa untuk Pasangan yang Sedang Promil

- Rutin berkonsultasi ke dokter untuk memastikan puasa tidak berisiko terhadap kesehatan Mama dan Papa
- Menjalani pola makan yang seimbang, pilih menu sahur dan berbuka yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serta vitamin dan mineral yang cukup
- Banyak minum air putih sejak berbuka hingga sahur agar kebutuhan cairan harian tetap terpenuhi atau sekitar 2,3 liter setiap harinya
Menjalani ibadah puasa di tengah proses menjalani program hamil memang bisa memunculkan berbagai pertanyaan Mama.
Apakah puasa tetap aman dilakukan? Atau justru berisiko memengaruhi kesiapan tubuh?
Puasa tetap bisa dijalani selama Mama memahami kondisi tubuh dan menerapkan pola hidup yang tepat. Mulai dengan persiapan yang matang, tubuh bisa tetap siap untuk menjalani program kehamilan.
Berikut Popmama.com merangkum tips memulai puasa saat promil yang bisa Mama dan Papa lakukan. Yuk simak berikut ini.
Table of Content
Rutin Berkonsultasi ke Dokter

Setiap pasangan yang sedang menjalani program hamil memiliki kondisi kesehatan yang berbeda.
Karena itu, sebelum memulai puasa, Mama dan Papa disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
Langkah ini penting untuk memastikan bahwa puasa tidak berisiko terhadap kesehatan, terutama bila Mama memiliki riwayat gangguan hormonal, berat badan tertentu, atau kondisi medis lainnya agar keputusan berpuasa bisa diambil secara aman dan bijak.
Menjalani Pola Makan yang Seimbang

Saat berpuasa, waktu makan memang lebih terbatas, namun kualitas asupan justru harus lebih diperhatikan.
Pilihlah menu sahur dan berbuka yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serta vitamin dan mineral yang cukup seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian.
Nah, dengan pola makan yang seimbang dapat membantu menjaga energi tubuh sekaligus mendukung proses kerja hormon yang berperan penting dalam program hamil.
Banyak Minum Air Putih

Menjaga tubuh tetap terhidrasi menjadi tantangan tersendiri selama puasa. Padahal, kecukupan cairan dapat memengaruhi terhadap metabolisme dan keseimbangan hormon.
Karena itu, Mama dan Papa dianjurkan untuk mengatur waktu minum air putih sejak berbuka hingga sahur agar kebutuhan cairan harian tetap terpenuhi atau sekitar 2,3 liter setiap harinya. Sebab, tubuh yang terhidrasi dengan baik akan terasa lebih segar dan tidak mudah lelah.
Tetap Melakukan Aktivitas Fisik Ringan

Puasa bukan alasan untuk berhenti bergerak sama sekali. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan santai, peregangan, atau yoga dapat membantu menjaga kebugaran tubuh tanpa menguras energi.
Selain baik untuk kesehatan secara umum, aktivitas ringan juga bisa membantu mengurangi stres, yang kerap menjadi salah satu faktor penghambat keberhasilan program hamil.
Istirahat yang Cukup

Perubahan jam tidur selama bulan puasa dapat memengaruhi kondisi tubuh. Oleh karena itu, Mama dan Papa perlu memastikan waktu istirahat tetap tercukupi.
Selain itu, tidur yang cukup dapat membantu tubuh memulihkan energi dan menjaga keseimbangan hormon. Sehingga, tubuh terasa lebih segar dan membuat pikiran menjadi tenang selama proses kehamilan.
Inilah beberapa tips memulai puasa yang bisa Mama dan Papa lakukan saat sedang menjalani program hamil.
Selama dilakukan dengan persiapan yang tepat, mulai dari mengenali kondisi tubuh, menjaga asupan nutrisi, hingga beristirahat cukup, puasa tidak harus menjadi penghalang.
Selain itu, dengan pola hidup yang seimbang dan tidak memaksakan diri, ibadah puasa tetap bisa dijalani tanpa mengganggu kesehatan selama promil.


















