Ketahui Waktunya, Inilah Waktu Tepat Melakukan Pembuahan agar Hamil

Dengan mengetahui masa subur mama, niscaya pembuahan dapat berhasil

28 September 2020

Ketahui Waktunya, Inilah Waktu Tepat Melakukan Pembuahan agar Hamil
freepik.com/alexkoral

Kesuksesan pembuahan tak hanya karena kualitas sperma dan sel telur yang baik. Faktor waktu juga menjadi penentu yang tak kalah pentingnya untuk diperhatikan Mama dan Papa. 

Sebetulnya, tidak ada waktu yang benar-benar pasti kapankah pembuahan bisa berhasil dilakukan. Tetapi kuncinya adalah dengan memahami siklus menstruasi kamu karena waktu yang tepat untuk pembuahan adalah berdasarkan kapan kamu berovulasi. 

Berikut Popmama.com merangkum serba-serbi waktu pembuahan yang tepat untuk memperbesar peluang kehamilan, dilansir dari MomJunction:

Pentingnya Memahami Jendela Kesuburan

Penting Memahami Jendela Kesuburan
Freepik

Sperma dapat hidup di dalam saluran reproduksi perempuan selama tiga hingga lima hari. Tetapi, telur hanya dapat hidup selama 12 hingga 24 jam saja. Inilah mengapa sel telur perlu dibuahi dalam jangka waktu terbatas ini. 

Selain itu, sperma yang baru diejakulasi tidak dapat membuahi sel telur sampai mengalami kapasitasi (serangkaian perubahan yang terjadi di dalam saluran reproduksi perempuan untuk membuat sperma lebih bergerak dan menembus sel telur). Biasanya diperlukan waktu sekitar 10 jam agar proses ini terjadi. Oleh karenanya, penting bagi sperma untuk membuahi sel telur lima hari sebelum ovulasi. 

Memiliki sperma yang matang dan siap untuk membuahi sel telur adalah kunci kesuksesan pembuahan.

Ada beberapa waktu pembuahan yang dapat memperbesar peluang terjadinya kehamilan, yaitu:

Editors' Picks

1. Satu hari sebelum masa ovulasi

1. Satu hari sebelum masa ovulasi
Freepik

Satu hari sebelum masa ovulasi dimulai adalah waktu yang baik untuk pembuahan ketimbang hari-hari ovulasi lainnya. Ini dikarenakan sperma memiliki waktu yang cukup untuk menjalani proses kapasitasi sehingga cukup matang dalam mencapai dan membuahi sel telur.

2. Dua hari sebelum masa ovulasi

2. Dua hari sebelum masa ovulasi
Freepik

Dua hari sebelum masa ovulasi juga bisa menjadi waktu yang baik untuk pembuahan. Faktanya, kamu lebih mungkin hamil jika melakukan hubungan seksual dua hari sebelum ovulasi, ketimbang sehari sebelumnya.

3. Tiga hingga empat hari sebelum ovulasi

3. Tiga hingga empat hari sebelum ovulasi
Freepik

Melakukan hubungan seksual sekitar tiga sampai empat hari sebelum ovulasi juga meningkatkan peluang terjadinya kehamilan. Tiga hingga empat hari sebelum ovulasi memberikan waktu kepada sperma untuk lebih siap dan matang dalam membuahi sel telur, dibandingkan saat berhubungan seks pada hari ovulasi.

Mengetahui Hari-hari Subur Perempuan

Mengetahui Hari-hari Subur Perempuan
Freepik

Mengetahui hari ovulasi kamu itu penting. Masa ovulasi dalam siklus menstruasi bergantung pada lamanya siklus dan keteraturan menstruasi kamu. Siklus menstruasi biasanya berkisar antara 22 hingga 36 hari. Sedangkan masa ovulasi adalah 12 hingga 14 hari sebelum siklus berakhir.

Apabila kamu memiliki siklus haid 28 hari, kamu akan mengalami ovulasi pada hari ke-24. Ini adalah waktu terbaik untuk melakukan pembuahan sebelum haid berikutnya atau setelah haid.

Namun, jika kamu memiliki siklus menstruasi yang lebih pendek (21 hari), kamu akan mengalami ovulasi pada hari ketujuh. Sebaliknya, jika siklus menstruasi kamu terjadi selama 35 hari, Mama akan mengalami ovulasi pada hari ke-21 dalam siklus. 

Jika siklus menstruasi kamu bervariasi dari bulan ke bulan, masa subur juga akan berbeda-beda. Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan hubungan seksual setiap dua hingga tiga hari sekali sepanjang siklus. Ini akan lebih efektif daripada hanya menunggu hari-hari ovulasi. Dengan melakukan hubungan seksual secara teratur, maka akan meningkatkan kualitas sperma.

Itulah informasi mengenai waktu pembuahan yang tepat untuk memperbesar peluang kehamilan. Semoga informasi ini bermanfaat!

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.