16 Manfaat Madu untuk Ibu Hamil dan Ketahui Takaran Konsumsinya

Apakah Mama juga suka minum madu?

5 Juli 2024

16 Manfaat Madu Ibu Hamil Ketahui Takaran Konsumsinya
Freepik

Madu menjadi salah satu asupan favorit siapa saja, termasuk para ibu hamil. Madu dianggap bisa menjadi pengganti gula pasir untuk memberikan rasa manis pada makanan atau minuman.

Selain rasanya manis alami, madu juga mengandung berbagai nutrisi penting bagi kesehatan. Termasuk vitamin, mineral, dan bahkan antioksidan.

Tapi, apakah sebenarnya ibu hamil aman mengonsumsi madu? Seberapa banyak batasan aman ibu hamil mengonsumsi madu? Dan apa sajat manfaat madu untuk ibu hamil? Dirangkum Popmama.com dari berbagai sumber, berikut informasinya:

Editors' Pick

Kumpulan Manfaat Madu untuk Ibu Hamil

1. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Selama kehamilan, Mama perlu imun yang kuat untuk mencegah infeksi penyebab penyakit, sebab saat hamil setiap komplikasi dapat berdampak buruk pada janin. Sifat antioksidan dan antibakteri dari madu membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi.

2. Membantu Meredakan Sakit Tenggorokan dan Batuk

Madu yang dikonsumsi dengan teh jahe atau lemon memiliki efek menenangkan pada tenggorokan yang sakit karena memiliki sifat anti-inflamasi. Secara tradisional, madu pun dipercaya dapat membantu menyembuhkan batuk dan sakit tenggorokan.

Saat Mama sedang demam dan pilek, konsumsi madu pun bisa membantu proses penyembuhannya lebih cepat.

3. Mengatasi Insomnia

Mengonsumsi madu adalah salah satu cara paling sederhana dan aman untuk meningkatkan kualitas tidur. Madu saat dikonsumsi sebelum tidur diketahui memiliki sifat penghilang stres, sehingga tidur pun jadi lebih nyenyak.

4. Mencegah Alergi

Konsumsi madu secara teratur membantu tubuh membangun kekebalan tubuh terhadap antigen selama kehamilan.

Jadi, cobalah untuk mengonsumsi madu secara teratur saat Mama memiliki riwayat alergi. Namun jika Mama memiliki alergi terhadap serbuk sari, Mama harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi madu, ya.

5. Mengatasi Morning Sickness

Sebanyak 70 persen ibu hamil akan mengalami morning sickness. Hal tersebut akan berdampak pada penurunan berat badan yang akan memengaruhi kesehatan janin mama.

Namun tidak perlu khawatir, untuk mengatasi morning sickness, Mama bisa mengonsumsi madu yang dicampurkan dengan rebusan air jahe hangat.

6. Mengandung Antioksidan

Madu kaya akan antioksidan diet serta flavonoid. Penelitian telah menemukan bahwa madu dapat meningkatkan antioksidan serta melindungi Mama dari stres oksidatif.

Tahu nggak Ma, kalau dorongan antioksidan alami dapat meningkatkan kesehatan mama dan juga membantu perkembangan bayi dalam perut mama, lho!

7. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Sifat antibakteri dan antioksidan dalam madu dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu, madu juga dapat mengobati luka, khususnya luka bakar ringan, serta menetralkan asam lambung yang membuat Mama sering kali mulas.

8. Dapat Membantu Mencegah Alergi

Kehadiran serbuk sari pada beberapa varietas madu lokal diketahui dapat meningkatkan ketahanan terhadap alergi musiman seiring berjalannya waktu.

Asupan madu secara teratur membantu tubuh membangun kekebalan terhadap antigen yang dapat bereaksi selama kehamilan. Namun jika Mama alergi terhadap serbuk sari, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi madu.

9. Meningkatkan Kesehatan Kulit Kepala

Karena sifat anti-bakteri dan anti-jamurnya, penggunaan madu secara topikal membantu mengobati luka, dan kondisi kulit kepala. Mengoleskan madu yang diencerkan dengan air hangat pada kulit kepala dapat meredakan ketombe dan kulit kepala gatal.

10. Dapat Membantu Meringankan Sakit Mag

Jika Mama salah satu dari banyak ibu hamil yang mengalami sakit mag dan refluks saat hamil, madu mungkin bisa menjadi solusi yang berguna. Penting untuk diperhatikan bahwa hasil yang diperoleh setiap orang berbeda-beda, dan pemulihan biasanya hanya bersifat sementara jika efektif. 

11. Pemanis Alami

Madu adalah pilihan pemanis yang aman dan alternatif pengganti pemanis olahan atau buatan. Meskipun madu tetap meningkatkan kadar gula darah seperti jenis gula lainnya, penelitian menunjukkan bahwa antioksidan dalam madu dapat membantu melindungi terhadap sindrom metabolik dan diabetes tipe 2.

Dibandingkan gula meja, madu memiliki indeks glikemik yang sedikit lebih rendah dan beberapa vitamin, mineral, dan antioksidan. Namun penting untuk berlatih secukupnya dan menghindari konsumsi berlebihan. Hal ini sangat penting terutama bagi ibu hamil dengan diabetes gestasional.

12. Memberikan Energi Pada Ibu Hamil

Kehamilan bisa sangat menuntut secara fisik, dan ibu hamil sering kali mengalami kelelahan. Madu, sebagai sumber karbohidrat alami, dapat memberikan penambah energi dengan cepat dan melawan rasa lelah.

13. Menjaga Kesehatan Kulit Agar Tetap Lembap

Fluktuasi hormonal selama kehamilan dapat menyebabkan masalah kulit seperti jerawat dan kekeringan. Sifat pelembab dan antibakteri madu dapat membantu menutrisi kulit dan mencegah masalah tersebut.

14. Membantu Menjaga Sistem Pencernaan

Perubahan hormonal selama kehamilan dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti sembelit dan gangguan pencernaan. Madu bertindak sebagai pencahar alami dan dapat membantu mengatur pergerakan usus, meningkatkan pencernaan.

15. Membantu Mengatasi Sakit Tenggorokan

Ibu hamil lebih rentan terkena infeksi saluran pernapasan, yang dapat menyebabkan sakit tenggorokan  selama kehamilan. Sifat menenangkan alami madu dapat membantu meringankan gejala ini dan memberikan kelegaan.

16. Mengurangi Risiko Stres

Memanfaatkan madu dengan rutin mengonsumsinya secara teratur dapat membantu mengurangi risiko stres selama kehamilan, Ma.

Takaran Aman Konsumsi Madu untuk Ibu Hamil

Seperti halnya dengan makanan apa pun, mengatur porsi yang sesuai adalah kunci aman bagi kesehatan. Pun demikian dengan madu. Jika Mama ingin mendapatkan manfaat madu tanpa berlebihan mengonsumsinya, batasi maksimal 3-5 sendok makan madu per hari.

Madu meskipun bermanfaat bagi kesehatan tetapi jumlah konsumsinya tetap harus dibatasi. Ini karena madu sebenarnya tetap mengandung beberapa jenis gula seperti fruktosa, glukosa, dan maltosa.

Kandungan Nutrisi Madu

Dikutip dari Healthline, madu rata-rata mengandung vitamin dan mineral, serta antioksidan. Semakin gelap warna madu, semakin tinggi kandungan antioksidannya.

Beberapa jenis antioksidan yang terdapat di dalam madu seperti senyawa fenolik flavonoid.

Di balik rasa manisnya, madu memiliki kandungan fruktosa, maltosa, dan sukrosa. Madu juga disebutkan hampir tidak memiliki lemak, Ma.

Amankah Ibu Hamil Mengonsumsi Madu?

Dilansir Parenting First Cry, madu termasuk aman untuk dikonsumsi selama kehamilan. Madu pun bisa dimasukkan dalam diet sehari-hari, kecuali karena kondisi tertentu dokter mama menyarankan sebaliknya.

Kekhawatiran terbesar sebagian ibu hamil mengonsumsi madu adalah suatu kondisi yang disebut sebagai botulisme, yang merupakan penyakit langka akibat konsumsi madu yang terkontaminasi bakteri berbahaya, Clostridium. Tetapi perlu diketahui bahwa kemungkinan terkena dampaknya lebih kecil karena sistem kekebalan alami tubuh mama dapat melawan infeksi.

Selama kehamilan, janin terlindungi terhadap paparan bakteri oleh plasenta, Ma. Madu pun kerap direkomendasikan sebagai pengganti gula, termasuk untuk ibu hamil, namun tetap harus dikonsumsi dengan bijaksana.

Efek Samping Konsumsi Madu Berlebihan Saat Hamil

Meskipun sebagian besar madu aman untuk dikonsumsi, ada beberapa kasus di mana madu dapat memiliki efek samping. Beberapa di antaranya yakni pada seseorang dengan riwayat gula darah tinggi atau mungkin diabetes.

Konsumsi madu secara berlebihan dikhawatirkan juga bisa meningkatkan risiko diabetes gestasional pada ibu hamil, sehingga perlu dibatasi jumlah konsumsinya per hari.

Jika Mama sudah memiliki diabetes gestasional, terus awasi kadar gula darah secara teratur dan perhatikan jumlah asupan madu juga. Aturan yang sama berlaku untuk ibu hamil dengan diabetes tipe-2 atau resistensi insulin.

Selain itu, konsumsi madu secara berlebihan juga berisiko dapat menyebabkan kram perut, iritasi pada saluran pencernaan, diare, dan kembung. Agar manfaatnya maksimal, pilih madu yang murni dan berkualitas, ya.

Demikian informasi tentang manfaat madu untuk ibu hamil dan tips aman mengonsumsinya. Apakah Mama juga rutin minum madu saat hamil?

Baca juga:

The Latest