Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Bahaya Makan Nastar Berlebihan untuk Ibu Hamil saat Lebaran
  • Nastar mengandung gula dan tepung tinggi yang bisa mengganggu sensitivitas insulin, meningkatkan risiko diabetes gestasional bagi ibu hamil.
  • Konsumsi nastar berlebihan dapat menyebabkan bayi tumbuh terlalu besar sehingga meningkatkan risiko persalinan macet dan komplikasi saat melahirkan.
  • Gula berlebih dari nastar bisa merusak gigi ibu hamil, namun konsumsi wajar dengan menjaga kebersihan mulut tetap aman dilakukan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Siapa sih yang bisa menolak kelezatan nastar? Kue mungil dengan isian selai nanas ini selalu jadi favorit saat lebaran. Teksturnya yang lembut dengan perpaduan rasa manis dan sedikit asam memang bikin nagih.

Tapi, buat Mama yang sedang hamil, sebaiknya lebih berhati-hati dalam mengonsumsi nastar. Meskipun enak, makan nastar secara berlebihan bisa membawa dampak kurang baik bagi kesehatan Mama dan si Kecil dalam kandungan.

Kini Popmama.com telah merangkum bahaya makan nastar berlebihan untuk ibu hamil saat lebaran. Yuk, simak selengkapnya agar Mama dapat mengonsumsinya dengan tepat dan aman!

1. Mengganggu sensitivitas insulin

Pexels/Mikhail Nilov

Nastar mengandung gula dan tepung dalam jumlah yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, kadar gula darah bisa melonjak secara tiba-tiba dan memicu gangguan pada sensitivitas insulin dalam tubuh. Insulin sendiri berperan penting dalam mengatur kadar gula darah agar tetap stabil.

Jika sensitivitas insulin terganggu, tubuh mama akan kesulitan mengolah gula, sehingga meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk diabetes gestasional. Hal ini tentu tidak boleh dianggap remeh, karena diabetes gestasional bisa berdampak pada kesehatan mama dan janin.

2. Meningkatkan risiko diabetes gestasional

Diabetes gestasional adalah kondisi di mana kadar gula darah Mama meningkat selama kehamilan. Salah satu faktor pemicunya adalah konsumsi makanan tinggi gula dan karbohidrat sederhana, seperti nastar.

Jika kadar gula darah tidak terkontrol dengan baik, Mama berisiko mengalami berbagai komplikasi kehamilan, seperti tekanan darah tinggi, kelebihan cairan ketuban, hingga bayi lahir dengan berat badan berlebih.

Selain itu, bayi yang lahir dari ibu dengan diabetes gestasional juga lebih rentan mengalami hipoglikemia (gula darah rendah) setelah lahir.

3. janin terlalu besar

Makan nastar berlebihan tidak hanya memengaruhi kadar gula darah, tetapi juga bisa berdampak pada berat badan janin dalam kandungan. Kenaikan berat badan yang tidak terkendali bisa membuat bayi menjadi terlalu besar (makrosomia), yang kemudian meningkatkan risiko persalinan macet.

Jika bayi terlalu besar, proses persalinan normal bisa menjadi lebih sulit dan berisiko menyebabkan cedera pada bayi maupun mama. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin akan menyarankan persalinan caesar demi keamanan.

4. Gula berlebih bisa merusak gigi

Selain berdampak pada kadar gula darah, konsumsi nastar berlebihan juga bisa memengaruhi kesehatan gigi Mama selama kehamilan. Gula yang menempel di gigi setelah makan nastar bisa menjadi makanan bagi bakteri di dalam mulut.

Jika tidak segera dibersihkan, bakteri ini bisa berkembang biak dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan gigi, seperti gigi berlubang dan radang gusi.

Padahal, selama kehamilan, Mama lebih rentan mengalami masalah gigi akibat perubahan hormon yang memengaruhi kesehatan gusi. Jadi, jangan sampai kebiasaan makan nastar malah membuat Mama harus berurusan dengan sakit gigi saat hamil!

Tips Aman Makan Nastar saat Lebaran untuk Ibu Hamil

Pexels/Jonathan Borba

Meskipun ada berbagai risiko, bukan berarti Mama tidak boleh makan nastar sama sekali. Mama tetap bisa menikmati kue favorit ini, asalkan dalam jumlah yang wajar dan dengan cara yang lebih sehat. Berikut beberapa tips yang bisa Mama terapkan agar tetap aman saat makan nastar di bulan puasa:

  • Sebaiknya Mama tidak mengonsumsi lebih dari tiga buah nastar dalam sehari. Dengan membatasi jumlahnya, Mama tetap bisa menikmati nastar tanpa khawatir akan dampak negatifnya

  • Hindari minuman manis setelah makan nastar

  • Pastikan Mama membersihkan mulut setelah makan nastar agar sisa gula tidak menempel di gigi

  • Untuk mengimbangi asupan gula, Mama bisa mengonsumsi camilan sehat seperti buah, yoghurt, atau keju

Itulah informasi mengenai bahaya makan nastar berlebihan untuk ibu hamil saat lebaran. Jadi, Mama tetap boleh makan nastar, asalkan tidak berlebihan dan tetap memperhatikan keseimbangan nutrisi.

Selamat menikmati lebaran dengan sehat dan nyaman, ya, Ma!

Editorial Team