Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Benarkah Karang Gigi Bisa Menyebabkan Keguguran? Ini Penjelasannya

Benarkah Karang Gigi Bisa Menyebabkan Keguguran? Ini Penjelasannya
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI
Intinya Sih

  • Karang gigi terbentuk dari plak yang mengeras dan dapat menyebabkan peradangan gusi, bau mulut, hingga infeksi bila tidak dibersihkan secara rutin.
  • Infeksi bakteri akibat karang gigi bisa menyebar ke aliran darah, memicu komplikasi serius seperti endokarditis, meningitis, bahkan meningkatkan risiko keguguran pada ibu hamil.
  • Ibu hamil disarankan membersihkan karang gigi pada trimester kedua serta menjaga kebersihan mulut dengan sikat gigi rutin, flossing, dan berkumur air garam hangat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Karang gigi terbentuk dari plak, yaitu lapisan tipis dan lengket yang berasal dari sisa-sisa makanan yang tertinggal di gigi. Jika tidak dibersihkan dalam waktu lama, plak dapat mengeras dan berubah menjadi karang gigi yang sulit dihilangkan.

Gejala karang gigi umumnya ditandai dengan munculnya lapisan keras berwarna kuning atau kecokelatan yang menempel di permukaan gigi. Selain itu, permukaan gigi terasa kasar saat disentuh lidah, muncul bau mulut yang sulit hilang meski sudah menyikat gigi, serta gusi dapat mengalami pembengkakan, kemerahan, atau bahkan berdarah akibat peradangan (gingivitis).

Dalam kondisi yang lebih lanjut, gusi bisa menjadi sensitif, nyeri saat menyikat gigi, hingga lebih mudah mengalami infeksi. Banyak orang masih sering menganggap sepele masalah karang gigi. Padahal, pada ibu hamil kondisi ini perlu diwaspadai, karena kebersihan gigi dan mulut yang buruk dapat menimbulkan berbagai risiko.

Lalu, benarkah karang gigi bisa menyebabkan keguguran? Berikut Popmama.com siapkan penjelasannya, Ma!

Table of Content

Benarkah Karang Gigi Bisa Menyebabkan Keguguran?

Benarkah Karang Gigi Bisa Menyebabkan Keguguran?

Benarkah Karang Gigi Bisa Menyebabkan Keguguran?
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Melansir penjelasan yang disampaikan dalam konten edukasi Dokter Gigi Mahfuzhi Elharis melalui akun Instagram @mahfuzhi_elharis, karang gigi atau kalkulus dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri di dalam rongga mulut. Kondisi ini membuat bakteri lebih mudah menumpuk dan membentuk koloni yang semakin banyak jika kebersihan gigi tidak terjaga dengan baik.

Ketika jumlah bakteri tersebut terus meningkat, bakteri dapat bersifat destruktif atau merusak jaringan di sekitar gigi dan gusi. Dalam kondisi yang lebih parah, peradangan yang terjadi tidak hanya berdampak pada kesehatan mulut, tetapi juga dapat memicu berbagai komplikasi pada tubuh, termasuk meningkatkan risiko pada kehamilan, seperti keguguran.

Komplikasi yang Terjadi

Benarkah Karang Gigi Bisa Menyebabkan Keguguran?
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Komplikasi akibat infeksi bakteri pada rongga mulut dapat dibagi menjadi dua, yaitu komplikasi lokal dan komplikasi sistemik. Komplikasi lokal terjadi ketika bakteri mengeluarkan endotoksin yang merusak jaringan pendukung gigi, seperti gusi dan tulang alveolar.

Kondisi ini dapat menyebabkan gigi menjadi goyang, bahkan lama-kelamaan dapat lepas dengan sendirinya. Sementara itu, komplikasi sistemik merupakan kondisi yang lebih berbahaya dan perlu diwaspadai. Pada tahap ini, bakteri dapat masuk ke aliran darah dan menyebar ke berbagai organ tubuh. Jika menyebar ke area kepala, infeksi dapat memicu meningitis, yaitu peradangan pada selaput otak (meningen).

Apabila menyerang jantung, bakteri dapat menyebabkan endokarditis, yaitu peradangan pada lapisan dalam jantung. Pada ibu hamil, infeksi bakteri juga berisiko memengaruhi janin dan dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan.

Risiko yang Dapat Terjadi Akibat Karang Gigi pada Ibu Hamil

Benarkah Karang Gigi Bisa Menyebabkan Keguguran?
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Karang gigi yang tidak ditangani dengan baik dapat memicu peradangan pada gusi yang kemudian berdampak pada kesehatan Mama dan janin.

  1. Anemia
    Mengutip dari ANTARA, Ketua PB Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Zaura Rini menjelaskan bahwa ibu hamil berisiko mengalami anemia akibat perdarahan gusi yang terjadi terus-menerus. Kondisi ini dapat menurunkan kadar hemoglobin dalam tubuh.

  2. Berat badan lahir rendah (BBLR) / Stunting
    Infeksi dan peradangan yang terjadi di rongga mulut juga dapat berdampak pada janin, sehingga meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah atau mengalami stunting.

  3. Kelahiran prematur dan abortus (keguguran)
    Pada kasus yang lebih serius, infeksi dari karang gigi dan radang gusi dapat memicu komplikasi kehamilan seperti kelahiran prematur hingga keguguran (abortus).

Bolehkah Membersihkan Karang Gigi saat Hamil?

Benarkah Karang Gigi Bisa Menyebabkan Keguguran?
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Ibu hamil diperbolehkan untuk membersihkan karang gigi ke dokter gigi, bahkan hal ini sangat dianjurkan. Terutama bagi Mama yang sedang merencanakan kehamilan maupun yang sudah memasuki trimester pertama. Namun, pada trimester pertama kondisi janin masih dalam tahap awal perkembangan dan cenderung lebih rentan, perawatan gigi yang bersifat tidak darurat umumnya belum menjadi prioritas utama.

Oleh karena itu, jika tidak ada kondisi mendesak, waktu yang paling disarankan untuk melakukan pembersihan karang gigi adalah pada trimester kedua kehamilan. Pada fase ini, kondisi ibu biasanya sudah lebih stabil sehingga tindakan perawatan dapat dilakukan dengan lebih aman dan nyaman.

Sementara, pada trimester ketiga, posisi telentang saat perawatan gigi juga dapat memengaruhi aliran darah karena adanya tekanan pada pembuluh darah utama, sehingga berpotensi mengurangi kelancaran sirkulasi darah ke jantung. Oleh karena itu, perawatan pada periode ini sebaiknya disesuaikan dengan kondisi, termasuk mengatur posisi selama perawatan,

Tips Melakukan Perawatan Gigi saat Hamil

Benarkah Karang Gigi Bisa Menyebabkan Keguguran?
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Selain melakukan pembersihan karang gigi ke dokter gigi, ada beberapa langkah perawatan harian yang dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan gusi agar tetap optimal selama masa kehamilan.

  1. Sikat gigi secara rutin dua kali sehari untuk membantu menghilangkan sisa makanan dan mencegah penumpukan plak yang dapat berkembang menjadi karang gigi.

  2. Gunakan sikat gigi berbulu lembut agar tidak melukai atau mengiritasi gusi yang cenderung lebih sensitif selama kehamilan.

  3. Gunakan benang gigi (dental floss) setiap hari, minimal satu kali, untuk membersihkan sisa makanan yang terselip di sela-sela gigi yang tidak terjangkau sikat gigi.

  4. Berkumur dengan air garam hangat secara berkala dapat membantu menenangkan gusi yang meradang serta menjaga kebersihan rongga mulut secara alami.

  5. Gunakan obat kumur yang mengandung fluoride setelah muntah, untuk membantu melindungi email gigi dari asam lambung yang dapat merusak lapisan gigi.

  6. Terapkan pola makan seimbang selama kehamilan, dengan mengutamakan makanan bergizi dan menghindari camilan tinggi gula agar kesehatan gigi tetap terjaga.

Nah,, itu dia penjelasan tentang karang gigi bisa menyebabkan keguguran. Yuk, jaga kebersihan gigi, Mama!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara
Follow Us

Related Articles

See More