Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Pexels/Shiny Diamond
Pexels/Shiny Diamond

Intinya sih...

  • Pregnancy glow adalah kondisi kulit Mama yang lebih cerah, halus, dan segar selama kehamilan.

  • Mitos bahwa pregnancy glow menentukan jenis kelamin janin tidak didukung oleh bukti ilmiah.

  • Pemeriksaan medis seperti USG tetap menjadi cara paling akurat untuk mengetahui jenis kelamin janin.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sebagian dari Mama ada yang meyakini bahwa perubahan penampilan selama hamil bisa menjadi petunjuk jenis kelamin bayi.

Salah satu yang paling sering dibicarakan adalah pregnancy glow, kondisi ketika kulit terlihat lebih cerah, segar, dan bercahaya selama masa kehamilan.

Tak jarang, mitos ini dikaitkan dengan anggapan bahwa Mama yang tampak glowing sedang mengandung bayi perempuan, atau sebaliknya.

Namun, benarkah pregnancy glow bisa menjadi penentu jenis kelamin janin? Simak pembahasannya telah Popmama.com siapkan.

Apa Itu Pregnancy Glow?

Pexels/Andrea Piacquadio

Pregnancy glow adalah kondisi ketika kulit mama terlihat lebih cerah, halus, dan segar selama kehamilan.

Secara medis, kondisi ini terjadi karena meningkatnya aliran darah dan perubahan hormon, terutama hormon estrogen dan progesteron.

Peningkatan aliran darah membuat kulit tampak lebih merona, sementara hormon membantu mempertahankan kelembapan kulit.

Perubahan hormon ini dialami hampir semua ibu hamil, terlepas dari apakah Mama mengandung bayi laki-laki atau perempuan.

Artinya, efek glowing pada kulit tidak bisa dijadikan patokan untuk menentukan jenis kelamin janin.

Setiap tubuh mama bereaksi berbeda terhadap perubahan hormon, sehingga ada yang terlihat sangat glowing, ada pula yang justru mengalami masalah kulit.

Mitos Pregnancy Glow Sering Dikaitkan dengan Bayi Perempuan

Freepik/user18526052

Di masyarakat, berkembang anggapan bahwa Mama yang terlihat glowing sedang mengandung bayi perempuan, sedangkan kulit kusam atau berjerawat sering dikaitkan dengan bayi laki-laki.

Mitos ini dipercaya turun-temurun dan masih sering dibicarakan hingga sekarang, terutama di lingkungan keluarga. Sayangnya, hingga kini tidak ada bukti ilmiah yang mendukung anggapan tersebut.

Kondisi kulit selama kehamilan lebih dipengaruhi oleh faktor internal seperti hormon, genetik, dan metabolisme tubuh.

Sementara itu, faktor eksternal lebih dipengaruhi oleh pola makan, tingkat stres, dan perawatan kulit yang dilakukan Mama selama hamil.

Cara Medis Tetap Jadi Penentu Paling Akurat

Pexels/Tima Miroshnichenko

Jika Mama ingin mengetahui jenis kelamin janin secara pasti, pemeriksaan medis tetap menjadi cara yang paling akurat untuk saat ini.

USG yang dilakukan pada usia kehamilan tertentu dapat membantu dokter melihat perkembangan organ reproduksi janin, sehingga jenis kelamin bisa diketahui dengan lebih jelas.

Selain USG, ada juga tes medis tertentu yang dapat mendeteksi kromosom janin. Dibandingkan dengan tanda-tanda fisik seperti pregnancy glow, metode medis jauh lebih dapat dipercaya.

Jadi, meskipun terlihat glowing selama hamil adalah hal yang menyenangkan, sebaiknya Mama tidak menjadikannya sebagai patokan jenis kelamin bayi, ya.

Nah, itu dia ulasan mengenai benarkah pregnancy glow bisa menjadi penentu jenis kelamin. Semoga informasinya membantu, ya, Ma.

Editorial Team