Penyebab Umum Masalah Gigi dan Mulut saat Hamil

Kenali dan tangani segera agar tidak membahayakan kesehatan bayi

13 Januari 2022

Penyebab Umum Masalah Gigi Mulut saat Hamil
momtricks.com
Kenapa Mama bisa sakit gigi saat sedang menjalani proses kehamilan, ya?

Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu hal yang wajib menjadi perhatian setiap ibu hamil. Pasalnya, sakit gigi atau masalah pada mulut dapat membawa risiko pada bayi.

Beberapa akibat yang bisa ditimbulkannya seperti bayi lahir prematur, preeklamsia, hingga bayi lahir dengan berat badan rendah.

Oleh sebab itu, Mama perlu berhati-hati dan mengetahui apa saja hal yang dapat menyebabkan terjadinya hal ini.

Berikut ini beberapa penyebab umum masalah gigi dan mulut saat hamil yang sudah Popmama.com rangkum dari Betterhealth.

1. Infeksi pada gusi yang terjadi akibat perubahan hormon dan menjadi penyebab beragam masalah pada gusi

1. Infeksi gusi terjadi akibat perubahan hormon menjadi penyebab beragam masalah gusi
Freepik/nakaridore

Perubahan hormon nyatanya dapat menjadi penyebab utama pada gangguan mulut dan gigi di masa kehamilan. Timbulnya masalah ini disebabkan karena adanya pengaruh dari hormon epulis gravidarum. 

Beberapa masalah yang ditimbulkannya meliputi:

  • Gingivitis (infeksi pada gusi) – hal ini mungkin terjadi selama trimester kedua. Gejalanya meliputi pembengkakan gusi dan pendarahan, sebagian besar saat menyikat gigi dan saat menggunakan benang gigi.
     
  • Penyakit periodontal – infeksi pada struktur pendukung gigi (gusi, ligamen dan tulang). Ini disebabkan oleh gingivitis yang tidak diobati, yang dapat menyebabkan kehilangan gigi
     
  • Epulis kehamilan atau granuloma piogenik – pertumbuhan bulat berwarna merah yang muncul pada gusi, yang dapat dengan mudah berdarah.

Jika Mama memiliki masalah gusi selama kehamilan, penting untuk memeriksakannya ke dokter gigi sebelum melahirkan.

Jika gusi berdarah terus terjadi, jangan berhenti menggosok gigi. Gunakan sikat gigi berkepala lembut dan pasta gigi berfluoride, dan sikat setidaknya dua kali sehari.

Editors' Picks

2. Muntah dan refluks yang terjadi selama trimester pertama akibat asam lambung

2. Muntah refluks terjadi selama trimester pertama akibat asam lambung
momjunction.com

Hormon kehamilan dapat melunakkan cincin otot yang menyimpan makanan di dalam perut.

Refluks lambung atau muntah yang berhubungan dengan morning sickness dapat memenuhi mulut dan gigi dengan asam lambung.

Refluks dan muntah yang berulang dapat merusak permukaan gigi (enamel) dan meningkatkan risiko pembusukan.

Lakukan ini jika Mama terus mengalami muntah di pagi hari:

  • Hindari menyikat gigi segera setelah muntah. Sebab menyikat gigi dapat menggores email gigi lebih banyak lagi.
     
  • Bilas mulut secara menyeluruh dengan air biasa.
     
  • Tindak lanjuti dengan obat kumur yang mengandung fluoride.
     
  • Jika tidak memiliki obat kumur berfluoride, letakkan gumpalan pasta gigi yang mengandung fluoride di jari Anda dan oleskan pada gigi. Bilas secara menyeluruh dengan air.
     
  • Tunggu satu jam setelah muntah sebelum kembali menyikat gigi.

3. Muntah atau tersedak akibat tersedak saat menyikat gigi

3. Muntah atau tersedak akibat tersedak saat menyikat gigi
Freepik/yanalya

Menyikat gigi untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut mmemang baik dilakukan. Tetapi sampai Mama terlalu bersemangat sampai tersedak, ya. Tersedak dapat membuat Mama muntah dan asam lambung naik ke mulut.

Untuk itu, berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan saat menyikat gigi.

  • Gunakan sikat gigi dengan kepala kecil yang lembut, seperti sikat yang dibuat untuk balita.
     
  • Tidak usah buru-buru. Lakukan perlahan saat menyikatnya.
     
  • Coba sambil dengarkan musik, ini dapat membantu Mama untuk lebih relaks dan bernapas dengan baik saat menyikat gigi.

Jika rasa pasta gigi menyebabkan Mama mual, cobalah menggantinya dengan merek lain. Mama juga bisa menyikat gigi dengan air lalu gunakan obat kumur yang mengandung fluoride.

Namun, jika rasa mual sudah tidak mengganggu segeralah menyikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung fluoride.

4. Terlalu banyak makan makanan yang keras atau makanan manis

4. Terlalu banyak makan makanan keras atau makanan manis
Unsplash/Patrick Fore

Saat hamil, Mama mungkin memiliki banyak kebiasaan baru termasuk dalam urusan makanan.

Beberapa dari Mama bahkan mengalami kebiasaan makan yang tidak biasa seperti makan batu es atau makanan keras yang lainnya.

Selain itu, makanan manis pun menjadi salah satu yang tidak bisa dihindari. Hal-hal ini sudah pasti dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi.

Cobalah untuk mengemil makanan rendah gula tambahan sebagai gantinya, misalnya buah-buahan.

Sebagai penutup, pastikan untuk menyikat gigi setelah menikmatinya untuk menjaga kesehatan gigi Mama.

Itulah tadi penyebab umum masalah gigi dan mulut saat hamil. Pastikan juga untuk tidak melewatkan jadwal kunjungan dokter gigi selama masa kehamilan ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.