Cabut Gigi Saat Hamil, Boleh atau Tidak?

Rasa sakit dan stres bisa mengganggu bayi yang sedang dalam masa pertumbuhan

26 November 2021

Cabut Gigi Saat Hamil, Boleh atau Tidak
Pexels/Andrea Piacquadio

Saat masa kehamilan, kesehatan gigi juga perlu diperhatikan. Seperti rutin melakukan perawatan serta kebersihan gigi. Lalu bagaimana dengan mencabut gigi saat hamil? Apakah dibolehkan atau tidak? 

Umumnya, dokter gigi biasanya akan menunda pencabutan gigi pada ibu hamil. Itu karena bisa menyebabkan rasa sakit yang berlebihan, stres yang juga berbahaya untuk perkembangan janin yang sedang bertumbuh.

Tapi untuk beberapa kondisi seperti infeksi dan radang gusi, pencabutan gigi harus segera dilakukan.

Jika Mama masih bingung terkait prosedur pencabutan gigi saat hamil, di bawah ini Popmama.com akan rangkum informasi selengkapnya. 

1. Perawatan gigi yang boleh dilakukan selama kehamilan

1. Perawatan gigi boleh dilakukan selama kehamilan
Andrea Piacquadio

Sedang hamil bukan berarti bisa lupa atau mengabaikan perawatan gigi ya, Ma. walaupun sebagian besar prosedur gigi aman selama kehamilan, Tapi ada beberapa yang tidak boleh dilakukan Mama. Contohnya pemutihan gigi, pencabutan gigi bungsu. 

Umumnya dokter akan menunda melakukan pencabutan gigi bungsu mama yang bermasalah, mengapa? Karena biasanya pencabutan gigi bungsu menyebabkan banyak komplikasi. 

Tapi ini bisa dikondisikan lagi Ma. Pencabutan bisa dilakukan kalau Mama memiliki gigi yang harus dicabut karena mengalami sakit yang cukup parah hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Adanya risiko infeksi jika gigi bermasalah tidak segera dilakukan pencabutan atau risiko kerusakan permanen pada gigi dan gusi.

Editors' Picks

2. Kapan pencabutan gigi saat hamil bisa dilakukan?

2. Kapan pencabutan gigi saat hamil bisa dilakukan
Pexels/Andrea Piacquadio

Mama ingin tahu kapan waktu yang tepat untuk melakukan pencabutan gigi ketika ada gigi mama yang bermasalah? 

Umumnya trimester pertama bukanlah waktu yang tepat untuk mencabut gigi ya, Ma. Karena di masa ini adalah masa yang penting untuk perkembangan bayi di dalam kandungan. 

Trimester kedua dianggap sebagai waktu yang aman untuk melakukan pencabutan gigi Ma. Di kondisi ini, sebagian besar organ bayi sudah berkembang.

Sedangkan di trimester ketiga Mama juga dibolehkan mencabut gigi namun melihat kondisi terlebih dahulu. 

Trimester ketiga adalah kondisi yang sulit untuk Mama. Stres karena rasa sakit juga dapat menyebabkan kelahiran prematur lho, Ma!

Jika Mama mengalami rasa sakit yang hebat, bulan pertama trimester ketiga biasanya dianggap aman. Jika tidak, sebaiknya Mama bisa menunggu sampai setelah melahirkan.

3. Apakah aman untuk anestesi selama pencabutan gigi saat kondisi hamil?

3. Apakah aman anestesi selama pencabutan gigi saat kondisi hamil
Pexel/Andrea Piacquadio

Dilansir dari situs Healthline, anestasi selama pencabutan gigi di saat hamil aman, Ma, Mama tidak perlu khawatir. Namun ada yang harus digaris bawahi bahwa tidak semua jenis anestasi aman lho.

Anestasi yang disuntikan melalui jarum suntik ke salah satu bagian tubuh mama itu tidak akan mengalir melalui aliran darah, sehingga sangat aman digunakan selama prosedur pencabutan gigi saat kehamilan. 

Namun pastinya ini akan selalu diingatkan ke Mama, kalau Mama khawatir tentang keamanan pencabutan gigi dan lainnya saat hamil, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. 

4. Cara mencegah masalah gigi saat kehamilan

4. Cara mencegah masalah gigi saat kehamilan
PexelsAndrea Piacquadio

Kesehatan serta kebersihan gigi perlu dilakukan semua orang, tidak hanya ibu hamil. Kebersihan gigi yang sudah dijaga sebelum menjelang hamil bisa meminimalisir timbulnya permasalahan gigi. 

Di bawah ini beberapa cara yang bisa Mama lakukan sebelum masa kehamilan ataupun saat usia kehamilan masih muda

  • Hindari penumpukan plak pada gigi dengan rajin mengunjungi dokter gigi
  • Kurangi makanan yang mengandung manis yang berlebihan untuk mencegah adanya pembengkakan serta radang gusi.
  • Gunakanlah pasta gigi yang mengandung fluoride dan floss setiap hari
  • Gunakan sikat gigi yang memiliki bulu halus sebagai upaya mencegah iritasi pada gusi mama
  • Mengindari rokok yang juga menjadi penyebab periodontal

5. Permasalahan mulut pada kehamilan yang umum terjadi

5. Permasalahan mulut kehamilan umum terjadi
Pexels/Andrea Piacquadio

Saat hamil, Mama mungkin akan mengalami masalah mulut yang disebabkan oleh sekresi hormon. Sekresi hormon menyebabkan atau memperburuk masalah gigi pada ibu hamil.

Di bawah ini jenis masalah mulut yang perlu Mama ketahui semasa hamil. 

  • Gingivitis: Kondisi yang membuat gusi mama lunak dan menyebabkan peradangan serta pembengkakan. Kalau Mama mungkin juga melihat gusi berdarah saat menyikat atau menggunakan benang gigi, ada baiknya untuk segera menghubungi dokter ya, ma.
  • Kerusakan gigi: Peningkatan asupan karbohidrat dapat berkontribusi pada kerusakan gigi selama kehamilan. Morning sickness yang terkait dengan refluks asam dan muntah juga dapat meningkatkan kadar asam di mulut mama dan menyebabkan enamel terkikis, kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan gigi.
  • Tumor kehamilan: Terjadi pada 5% kehamilan. Tumor kehamilan juga disebut granuloma piogenik, dapat menyebabkan pertumbuhan ekstra jaringan di antara gigi. Ini biasanya disebabkan karena kelebihan plak dan diketahui berkurang setelah melahirkan.

Itulah tadi beberapa informasi mengena prosedur pencabutan gigi selama kehamilan. Semoga membantu ya, Ma. 

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.