Menyesuaikan pola makan dan gaya hidup dapat membantu meringankan gejala GERD. Langkah-langkah berikut dapat membantu Mama mengatasi rasa terbakar akibat GERD:
Jangan merokok atau minum alkohol.
Makanlah porsi kecil dan hindari makan larut malam.
Batasi makanan berlemak, pedas, dan asam.
Hindari minuman berkafein dan berkarbonasi.
Makanan apa yang membantu mengatasi refluks asam lambung selama kehamilan? Mengonsumsi makanan tertentu dapat membantu Mama mengelola gejala GERD selama kehamilan. Beberapa pilihan yang baik meliputi:
Mama mungkin juga mendapati bahwa makan empat atau lima porsi kecil sepanjang hari lebih baik untuk GERD daripada makan tiga porsi besar.
Banyak ibu hamil mengalami gejala GERD yang lebih buruk di malam hari karena berbaring memudahkan asam lambung untuk kembali naik ke kerongkongan. Jika Mama menderita mulas di malam hari dan gejala GERD lainnya, melakukan beberapa perubahan kecil pada kebiasaan gaya hidup dapat membantu:
Makan malam dalam porsi kecil, dan hindari makan tiga jam sebelum tidur.
Hindari makanan berlemak, pedas, dan asam.
Tinggikan bagian kepala tempat tidur dengan penyangga.
Sebagian besar pasien yang hanya mengalami GERD selama kehamilan menyadari bahwa gejalanya hilang setelah melahirkan. Namun, jika gejala Mama tetap ada, diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat, ya, Ma.
Itu penjelasan tentang GERD kambuh saat hamil. Meski tidak secara langsung, GERD yang tidak ditangani bisa memengaruhi janin yang sedang berkembang, Ma.
Apakah Mama juga mengalami GERD saat hamil?