Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
7 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari Ibu Hamil Kulit Kering 
Popmama.com/Alya Putri Abi /AI
  • Ibu hamil dengan kulit kering rentan mengalami iritasi akibat perubahan hormon dan lingkungan.

  • Tujuh kandungan yang sebaiknya dihindari meliputi alkohol, asam salisilat, pewangi sintetis, SLS, retinol, AHA/BHA, serta benzoyl peroxide.

  • Disarankan ibu hamil berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan skincare agar keamanan bahan terjamin dan kondisi kulit tetap sehat.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kondisi kulit kering pada ibu hamil bisa terjadi karena meningkatnya kebutuhan cairan, perubahan hormon, hingga faktor cuaca panas yang membuat kulit menjadi lebih sensitif. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, mulai dari perih, iritasi, hingga kulit mengelupas.

Untuk mengatasinya, sebagian ibu hamil memilih menggunakan skincare guna membantu menjaga kelembapan kulit. Namun, tidak semua kandungan skincare aman digunakan selama masa kehamilan. Selain itu, kandungan skincare yang tidak sesuai dengan kondisi kulit juga dapat memperparah masalah, terutama pada kulit yang sedang sensitif.

Agar tidak menimbulkan masalah kulit yang lebih serius, berikut Popmama.com rangkum kandungan skincare yang harus dihindari ibu hamil kulit kering.

1. Skincare dengan kandungan alkohol

Popmama.com/Alya Putri Abi /AI

Alkohol sering ditemukan dalam berbagai produk skincare, terutama toner dan astringent. Kandungan ini tidak selalu berbahaya bagi ibu hamil, tetapi jenis alkohol yang digunakan tetap perlu diperhatikan dan penggunaannya sebaiknya tidak berlebihan.

Penggunaan alkohol yang terlalu sering dapat membuat kulit menjadi semakin kering karena sifatnya yang dapat menghilangkan minyak alami pada kulit. Akibatnya, kulit bisa terasa tertarik dan kering.

Beberapa jenis alkohol seperti SD Alcohol, Denatured Alcohol, atau Isopropyl Alcohol sebaiknya diwaspadai. Kandungan tersebut dapat memperparah kondisi kulit kering dan membuat kulit menjadi lebih sensitif.

2. Asam Salisilat (Salicylic Acid)

Popmama.com/Alya Putri Abi /AI

Penggunaan asam salisilat dalam dosis tinggi, seperti pada produk peeling, sebaiknya dihindari oleh ibu hamil. Jika ingin menggunakan skincare yang mengandung bahan ini, ibu hamil dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Selain itu, bagi ibu hamil yang memiliki kulit kering, kandungan ini juga perlu diwaspadai. Para dermatologis menyarankan agar pemilik kulit kering tidak terlalu sering menggunakan produk yang mengandung salicylic acid karena sifatnya dapat mengangkat minyak alami kulit. Jika digunakan secara berlebihan, bahan ini dapat membuat kulit semakin kering, terasa tertarik, bahkan berisiko menimbulkan iritasi.

3. Fragrance (pewangi)

Popmama.com/Alya Putri Abi /AI

Pewangi sintetis sering ditambahkan ke dalam produk skincare untuk memberikan aroma yang lebih harum. Pada ibu hamil kandungan ini tidak disarankan dan sebaiknya dihindari, terutama jika kulit sedang sensitif.

Selain itu, bagi ibu hamil yang memiliki kulit kering, pewangi sintetis juga dapat menjadi pemicu masalah kulit. Kandungan ini berpotensi menyebabkan iritasi, menimbulkan rasa gatal, kemerahan, serta memperparah kondisi kulit yang sudah kering. Karena itu, ibu hamil dianjurkan memilih produk skincare yang berlabel fragrance-free atau tanpa pewangi tambahan.

4. Sodium Lauryl Sulfate (SLS)

Popmama.com/Alya Putri Abi /AI

Sodium Lauryl Sulfate (SLS) adalah bahan yang sering digunakan sebagai agen pembersih dan pembentuk busa pada berbagai produk perawatan tubuh, seperti sabun, sampo, dan facial cleanser. Kandungan ini bekerja dengan mengangkat minyak dan kotoran dari permukaan kulit, sehingga membuat kulit terasa lebih bersih.

Kandungan SLS tidak direkomendasikan dan sebaiknya dihindari oleh ibu hamil. Hal ini karena tubuh tidak dapat memecah bahan kimia ini sepenuhnya, dan paparan jangka panjang dapat berpotensi memengaruhi sistem saraf serta fungsi ginjal dan hati.

Selain itu, pada kulit kering, SLS dapat memperburuk kondisi kulit karena kemampuannya menghilangkan kelembapan alami. Akibatnya, kulit bisa menjadi lebih kering, terasa kencang, dan lebih mudah mengalami iritasi.

5. Retinol

Popmama.com/Alya Putri Abi /AI

Retinol merupakan salah satu kandungan skincare yang tidak aman dan harus dihindari oleh ibu hamil. Bahan ini termasuk turunan vitamin A yang dapat terserap ke dalam aliran darah dan berpotensi memengaruhi perkembangan janin.

Selain itu, pada kondisi kulit kering, retinol dapat terasa terlalu keras. Kandungan ini bisa menyebabkan kulit semakin kering, memicu pengelupasan, menimbulkan rasa gatal, hingga membuat kulit terasa perih. Oleh karena itu, ibu hamil perlu mewaspadai kandungan skincare ini saat memilih atau membeli produk perawatan kulit.

6. AHA dan BHA (exfoliating acid)

Popmama.com/Alya Putri Abi /AI

AHA atau Alpha Hydroxy Acid adalah kandungan yang sering digunakan dalam skincare untuk membantu mengangkat sel kulit mati dan memperbaiki tekstur kulit. Kandungan ini umumnya dianggap aman bagi ibu hamil jika konsentrasinya di bawah 10%.

Sementara itu, BHA atau Beta Hydroxy Acid juga digunakan untuk eksfoliasi, terutama untuk mengatasi jerawat dan membersihkan pori-pori. Namun, keamanan BHA pada ibu hamil masih menjadi pertanyaan karena belum ada penelitian yang memadai.

Penggunaan AHA dan BHA pada kulit kering, terutama bagi ibu hamil yang kulitnya sensitif, harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Bahan-bahan ini dapat membuat kulit lebih kering, mudah iritasi, dan terasa perih.

7. Benzoyl peroxide

Popmama.com/Alya Putri Abi /AI

Benzoyl Peroxide umumnya digunakan dalam produk perawatan kulit untuk mengatasi jerawat karena sifat antibakterinya. Namun, ibu hamil disarankan berhati-hati dan sebaiknya menghindari penggunaan produk yang mengandung bahan ini.

Senyawa ini diketahui berpotensi berdampak negatif pada janin jika dikonsumsi secara oral dalam jumlah besar. Sementara formulasi kandungan dalam bentuk topikal masih belum terbukti memberikan efek yang sama. Tetapi, sebagian besar dokter kulit menilai pemberian obat ini untuk ibu hamil terlalu berisiko.

Selain itu, Benzoyl Peroxide bekerja dengan mengurangi produksi minyak berlebih pada kulit. Bagi kulit kering, hal ini justru dapat memperparah kondisi kulit, membuat kulit terasa kencang, perih, dan lebih rentan.

Nah, itu dia kandungan skincare yang harus dihindari ibu hamil kulit kering. Sebaiknya konsultasi ke dokter dalam memilih kandungan skincare selama kehamilan, ya, Ma!

Editorial Team