Rambut yang rontok saat hamil seringkali membuat Mama khawatir, terutama jika kerontokan terlihat lebih parah dari biasanya. Faktanya, sekitar 90 persen rambut di kepala sedang berada dalam fase pertumbuhan, sedangkan 10 persen lainnya memasuki fase istirahat sebelum akhirnya rontok setiap 2–3 bulan dan digantikan oleh rambut baru.
Nah, saat Mama hamil, perubahan hormon terkadang menyebabkan lebih banyak rambut masuk ke fase istirahat, bahkan bisa mencapai 60 persen. Kondisi ini disebut telogen effluvium dan umumnya dapat membuat rambut terlihat lebih tipis atau rontok lebih banyak.
Lalu, kenapa rambut bisa rontok parah saat hamil? Berikut Popmama.com sajikan informasi selengkapnya, dikutip dari laman American Pregnancy Association.
