Ibu Hamil Harus Tahu, Ini 7 Penyebab Jantung Bawaan pada Bayi

Penyebab cacat jantung bawaan pada bayi bisa terjadi jika tidak diperhatikan sejak masa kehamilan

27 Oktober 2020

Ibu Hamil Harus Tahu, Ini 7 Penyebab Jantung Bawaan Bayi
Pixabay/ Stock Snap

Semua perempuan tentu ingin melahirkan anak dengan kondisi yang sehat tanpa kekurangan apapun. Tapi sayang, berbagai macam hal bisa menyebabkan bayi terlahir cacat, termasuk cacat jantung bawaan.

Penyakit cacat jantung bawaan memang bisa disebabkan karena berbagai macam hal. Mama yang sedang merencanakan kehamilan atau sedang hamil, yuk ketahui penyebab cacat jantung bawaan pada bayi untuk meminimalisir risikonya.  

Agar lebih waspada, Popmama.com sudah merangkum beberapa penyebab penyakit jantung bawaan pada bayi:

1. Faktor genetik

1. Faktor genetik
Freepik

Jik ada keluarga mama yang memiliki riwayat kelainan jantung bawaan, maka risiko penyakit jantung bawaan pada bayi akan lebih mungkin terjadi.

Sebab, faktor genetik turut andil terhadap kemungkinan penyakit yang diderita si Kecil termasuk penyakit jantung bawaan.

2. Menderita penyakit diabetes

2. Menderita penyakit diabetes
Freepik

Mama yang menderita penyakit diabetes tipe 1 dan 2 juga memiliki risiko untuk melahirkan bayi dengan catat jantung bawaan. Sebab setidaknya 36 persen perempuan yang menderita penyakit diabetes berisiko untuk melahirkan bayi dengan kelainan jantung, terutama pada bagian arteri.

Mama ingin tahu alasannya apa? Kabarnya hal ini dikarenakan tingginya kadar insulin dalam darah yang dapat memengaruhi pertumbuhan janin dalam kandungan.

Sebanyak 3-6 persen perempuan yang menderita diabetes tipe 1 dan 2 berpotensi melahirkan bayi dengan kelainan jantung bawaan, khususnya pada bagian arteri. Hal ini terjadi dikarenakan tingginya kadar insulin dalam darah yang dapat mengganggu pertumbuhan janin.

Editors' Picks

3.  Adanya hubungan darah antara Mama dan Papa

3.  Ada hubungan darah antara Mama Papa
Freepik/Pressfoto.ru

Perkawinan dengan hubungan kekerabatan yang terlalu dekat rupanya dapat meningkatkan risiko kelainan bawaan pada anak Ma, termasuk kelainan jantung bawaan.

Penelitina di negara Pakistan bahkan menyebutkan bahwa bayi yang dilahirkan dari pasangan suami istri yang memiliki hubungan darah (kosanguinitis) berisiko 2,59 kali menderita penyakit jantung bawaan.  

Tak hanya Pakistan saja Ma, data dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Al-Ramadi di Irak Barat juga mengungkap hal yang sama bahwa perkawinan kosanguinitis memberikan risiko 2 sampai 3 kali lipat terjadinya penyakit jantung bawaan pada bayi yang dilahirkan.

4. Efek konsumsi obat tertentu

4. Efek konsumsi obat tertentu
Freepik/Yanalya

Konsumsi obat tertentu rupanya dapat menyebabkan bayi lahir cacat, termasuk cacat jantung Ma. Mama yang sedang sakit sebaiknya menghindari konsumsi obat bebas yang biasa dikonsumsi seperti ibuprofen ataupun obat anti jerawat yang mengandung isotretinoid terutama pada trimester pertama.

Hal in karena obat-obat tersebut terbilang bisa meningkatkan risiko janin tidak berkembang secara sempurna.

Jika Mama alami sakit, ada baiknya berkonsultasi kepada dokter mengenai obat yang aman dikonsumsi ibu hamil demi mengurangi risiko buruk terhadap kesehatan mama dan janin dalam kandungan.

5. Terkena infeksi rubella

5. Terkena infeksi rubella
Freepik

Infeksi rubella pada Mama yang sedang hamil memang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan janin dalam kandungan.

Saat Mama terkena infeksi rubella, maka perkembangan jantung pada janin dapat terhambat sehingga risiko alami cacat jantung bawaan semakin besar.

Karena itulah, untuk meminimalisir terkena infeksi ini, Mama disarankan untuk melakukan vaksinasi sebelum hamil.

6. Mama seorang perokok

6. Mama seorang perokok
Pexels/ Vojtech Okenka

Alasan mengapa Mama harus menghindari kebiasaan merokok selama kehamilan adalah risiko bayi lahir cacat, termasuk cacat jantung bawaan pada bayi akan semakin meningkat.

Karena itulah, Mama disarankan untuk menghentikan kebiasaan merokok selama kehamilan, termasuk menghindari paparan asap rokok dari orang lain.

7. Pengguna narkoba

7. Pengguna narkoba
drugabuse.gov

Tak hanya perokok saja Ma, Mama yang menggunakan obat-obat terlarang atau narkoba juga berisiko melahirkan bayi cacat, termasuk cacat jantung bawaan.

Dilansir dari American Heart Association, beberapa penelitian menyebutkan bahwa perempuan hamil yang menggunakan narkoba jenis kokain dan ganja lebih berisiko melahirkan bayi dengan cacat jantung bawaan.

Peningkatan risiko untuk melahirkan bayi dengan cacat jantung meningkat menjadi dua kali lipat.

Nah itulah penyebab penyakit jantung bawaan pada bayi. Mama sebaiknya lebih mewaspadainya dengan melakukan tindakan pencegahan sejak masa kehamilan, ya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.