Apakah Boleh Suami Mengisap Payudara Istri saat Hamil?

Sebelum melakukannya, cari tahu dulu apakah aktivitas ini aman atau tidak

6 Juni 2024

Apakah Boleh Suami Mengisap Payudara Istri saat Hamil
Freepik/Racool_studio

Selain berhubungan seks, ada beragam cara untuk meningkatkan keintiman antara suami dan istri saat hamil. Keintiman ini penting untuk mempererat hubungan suami istri, Ma.

Salah satu cara yang mungkin dilakukan adalah mengisap payudara istri saat hamil. Seperti yang Mama ketahui, ibu hamil perlu berhati-hati dalam beraktivitas, termasuk aktivitas intim dengan suami.

Karena itu, Mama mungkin bertanya-tanya: apakah boleh suami menghisap payudara istri saat hamil? Nah, untuk mengetahui jawabannya, simak dulu penjelasan Popmama.com berikut ini.

Alasan Suami Mengisap Payudara Istri saat Hamil

Alasan Suami Mengisap Payudara Istri saat Hamil
Freepik/freepik

Ada beberapa alasan mengapa suami mengisap payudara istri saat hamil, seperti:

  • Meningkatkan gairah

Beberapa orang sensitif terhadap rangsangan payudara atau puting dan mungkin mengalami perasaan seksual payudaranya diisap oleh suami. Aktivitas ini dapat menimbulkan aspek yang tidak terduga dan menyenangkan dalam hubungan seksual suami istri saat hamil.

  • Meningkatkan keintiman

Mengisap payudara mungkin dapat membuat pasangan suami istri menjadi lebih dekat secara intim. Aktivitas ini bisa menjadi pengalaman yang sangat istimewa dan memuaskan.

Apakah Boleh Suami Mengisap Payudara Istri saat Hamil?

Apakah Boleh Suami Mengisap Payudara Istri saat Hamil
pixabay/alisadyson

Meski ini dapat meningkatkan keintiman, mengisap payudara istri sebaiknya tidak dilakukan saat hamil, Ma. Pasalnya, aktivitas ini dapat memicu kontraksi.

Mengisap payudara itu berarti menstimulasi putting dan dapat menginduksi persalinan. Oksitosin memainkan peran penting dalam memulai persalinan dengan memicu kontraksi uterus. Stimulasi pada putting dengan mengisap payudara dapat melepaskan hormon ini dan mendorong kontraksi untuk membantu gerakan bayi menyusuri jalan lahir.

Bila ini dilakukan di awal atau tengah kehamilan, ketika janin belum cukup umur untuk lahir, maka dapat meningkatkan risiko persalinan prematur, Ma. Pada akhirnya, ini dapat membahayakan kehamilan dan janin.

Dalam unggahan Instagramnya @dokterhmd, dr. Masnu'atul Hamidah mengungkapkan bahwa mengisap payudara dapat merangsang kontraksi. Pada akhirnya, meningkatkan risiko persalinan prematur bila kehamilan belum memasuki usia 9 bulan. Bila bayi lahir prematur, ia berisiko mengalami beragam masalah kesehatan, Ma.

Suami bisa melakukan aktivitas ini ketika Mama sudah mendekati hari perkiraan lahir dan Mama tidak memiliki komplikasi kehamilan.

Selain itu, Mama juga bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai aktivitas intim yang aman untuk kehamilan dan janin.

Cara Lain untuk Meningkatkan Keintiman dengan Suami saat Hamil

Cara Lain Meningkatkan Keintiman Suami saat Hamil
Freepik/Tirachardz

Meskipun mengisap payudara istri dapat menjadi cara untuk menjaga keintiman selama kehamilan, hal ini bukanlah satu-satunya pilihan. Ada banyak cara lain untuk tetap terhubung, seperti komunikasi rutin, kencan, dan sentuhan fisik. Penting untuk menemukan apa yang terbaik bagi Mama dan suami dan memprioritaskan hubungan selama masa yang menyenangkan ini.

Kesimpulannya, mengisap payudara selama kehamilan adalah pilihan sensitif dan pribadi yang harus dilakukan dengan komunikasi terbuka dan persetujuan bersama. Hal ini dapat memberikan manfaat fisik dan emosional bagi kedua pasangan, namun penting untuk memahami risiko yang ada dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.

Pada akhirnya, keputusan untuk melakukan aktivitas ini adalah unik bagi setiap pasangan dan harus dihormati tanpa menghakimi.

Cara lain untuk menjaga keintiman saat hamil adalah dengan mengeksplorasi pengalaman seksual baru yang aman dan nyaman bagi kedua pasangan. Hal ini dapat mencakup mencoba berbagai posisi, menggunakan mainan seks, atau melakukan pijatan sensual. Penting untuk berkomunikasi secara terbuka tentang keinginan dan batasan serta memprioritaskan kesejahteraan fisik dan emosional suami istri.

Selain itu, melakukan aktivitas di luar kamar juga dapat membantu memperkuat ikatan suami istri. Hal ini dapat mencakup mengikuti melakukan kelas yoga bersama, pergi berlibur di akhir pekan, atau sekadar menghabiskan waktu berkualitas bersama melakukan sesuatu yang disukai oleh Mama dan papa. Ingatlah untuk bersabar dan pengertian satu sama lain saat tubuh dan emosi Mama mengalami perubahan selama masa ini.

Itu penjelasan tentang apakah boleh suami menghisap payudara istri saat hamil. Aktivitas ini sebaiknya dihindari karena dapat merangsang kontraksi, Ma. Namun, ada baiknya Mama juga berdiskusi dengan dokter mengenai aktivitas intim yang aman untuk kehamilan dan janin.

Semoga informasi ini bisa menambah wawasan, Ma!

Baca juga:

The Latest