Begini Gerakan Janin 4 Bulan, Penting untuk Mama Ketahui

Seperti apa gerakan janin yang sehat di usia kehamilan 4 bulan, Ma?

12 Mei 2024

Begini Gerakan Janin 4 Bulan, Penting Mama Ketahui
Freepik/yanalya

Tendangan atau gerakan pertama janin yang dirasakan oleh ibu hamil membawa kebahagiaan tersendiri. Selain itu, ini menjadi semacam pertanda bagi Mama bahwa si Kecil baik-baik saja.

Janin bergerak sejak awal namun ibu hamil biasanya baru dapat benar-benar merasakannya di usia kehamilan 20 minggu, menurut Jennifer Keller, M.D., asisten profesor di departemen kebidanan dan kandungan di Universitas George Washington di Washington, D.C.

Jika Mama sudah pernah hamil sebelumnya atau tinggal di tempat yang tenang, Mama mungkin merasakan tendangan paling cepat pada usia kandungan 17 hingga 18 minggu.

Gerakan dan tendangan janin di usia kehamilan empat bulan juga menjadi salah satu tanda bahwa kandungan mama sehat dan normal. Bagaimana ciri-ciri gerakan janin 4 bulan yang sehat? Jawabannya ada pada ulasan Popmama.com berikut ini.

Gerakan Janin di Usia Kandungan 4 Bulan

Gerakan Janin Usia Kandungan 4 Bulan
Pexels/negative-space

Janin bergerak sejak awal kehamilan, namun Mama tidak merasakannya. Tendangan pertama biasanya dirasakan di antara usia kehamilan 17-20 minggu. Berikut fase gerakan janin:

  • Pergerakan janin di awal kehamilan belum begitu terasa karena ukurannya masih sangat kecil. Gerakan yang dihasilkan pun masih terasa lemah.
  • Di minggu ke 16, pergerakan janin sudah mulai menguat. Mama biasanya akan merasakan sensasi geli di perut. Hal ini karena gerakan janin sudah mulai sering meski masih lemah.
  • Pada minggu ke-20 gerakan janin makin terasa. Mama juga sudah mulai merasakan tendangan-tendangan kecilnya. Penambahan tenaga ini muncul bersamaan dengan semakin membesarnya ukuran dan berat janin, Ma.

Di bulan keempat ini Mama sudah dapat menghitung berapa banyak gerakan janin. Memasuki trimester kedua, gerakan janin dirasakan sekali setiap 10 menit. Bila Mama tidak merasakan pergerakan, ada kemungkinan ia tidur. Tetapi paling tidak dalam satu jam Mama merasakan pergerakan.

Editors' Pick

Apa yang Dilakukan Janin Sehingga Mama Merasakan Gerakannya?

Apa Dilakukan Janin Sehingga Mama Merasakan Gerakannya
Freepik/jcomp

Hal pertama yang dilakukan bayi adalah gerakan tubuh besar, seperti melenturkan dan merentangkan lengan dan kaki.

Cegukan dimulai sekitar usia 11 minggu, ketika sistem neurologis berkembang, tetapi Mama tidak akan merasakan sentakan berulang yang berirama saat itu.

Sebagian Mama mungkin dapat merasakan gerakan besar, seperti ketika janin berganti posisi. Jika Mama merasa sakit di tulang rusuk dan tiba-tiba hilang, kemungkinan janin dalam posisi sungsang dengan kepala menempel di tulang rusuk dan dia berbalik 180 derajat untuk bersiap-siap memasuki waktu persalinan.

Jika Mama merasakan sakit ketika janin bergerak, jangan khawatir, itu normal kok.

Gerakan janin kadang-kadang menyakiti Mama, terutama ketika kaki atau lengan menempel di tulang rusuk atau perut.

Mama mungkin merasa seperti ditusuk atau mati rasa. Namun, rasa sakit bisa juga disebabkan oleh kondisi lain seperti emboli paru atau solusio plasenta. Kondisi ini menyebabkan rasa sakit di perut atau dada. Jadi penting untuk memberitahu dokter mengenai rasa sakit ini.

Berapa Sering Janin Harus Bergerak?

Berapa Sering Janin Harus Bergerak
Freepik/GiovanniCancemi

Pada awalnya, gerakan janin tidak menentu. Tetapi sekitar awal trimester ketiga, gerakan janin akan menjadi lebih teratur dan dokter akan meminta Mama untuk waspada terhadap penurunan gerakan.

Setiap dokter atau bidan memiliki pendapat yang berbeda mengenai jumlah gerakan janin. Beberapa mengatakan sekitar 10 gerakan per hari. Sebagian mengatakan agar Mama memilih satu jam, berkonsentrasi pada janin, dan perhatikan tiga atau empat gerakan dalam jam itu.

Diskusikan dengan dokter mengenai petunjuk yang lebih spesifik, ya, Ma.

Apa yang Harus Dilakukan jika Terjadi Penurunan Pergerakan Janin?

Apa Harus Dilakukan jika Terjadi Penurunan Pergerakan Janin
Freepik

Penurunan pergerakan janin bisa menjadi tanda bahwa plasenta tidak mentransfer oksigen dan nutrisi ke janin dengan efisien.

Ini dapat menyebabkan pertumbuhan janin yang buruk atau bahkan janin meninggal ketika dilahirkan, dan itulah sebabnya Mama harus memberitahu dokter jika merasakan penurunan gerakan janin.

Dokter mungkin akan merekomendasikan agar janin dipantau dengan tes non-stres, di mana seorang teknisi mengikat monitor ke perut mama dan mendengarkan detak jantung janin. Atau merekomendasikan USG untuk memastikan plasenta berfungsi dengan baik dan janin pun baik-baik saja.

Yang terpenting, kenali kebiasaan pergerakan janin dan gunakan insting. Jika Mama merasa ada yang lain dari biasanya dengan pergerakan janin, tidak perlu menunggu lama untuk ke dokter, ya, Ma.

Mama dapat merangsang pergerakan janin dengan mengetuk-ngetuk perut, membuat bunyi-bunyian, atau bernyanyi. Gerakan janin merupakan salah satu tanda bahwa ia baik-baik saja, Ma.

Nah, itu informasi seputar gerakan janin 4 bulan. Semoga informasi ini bermanfaat, Ma!

Baca juga:

The Latest