Kolang-kaling, Buah Mungil yang Punya Banyak Manfaat Bagi Ibu Hamil

Memiliki banyak manfaat, buah ini menjadi pilihan yang baik untuk dikonsumsi selama masa kehamilan

30 April 2020

Kolang-kaling, Buah Mungil Pu Banyak Manfaat Bagi Ibu Hamil
wikipedia

Kolang-kaling sangat mudah ditemukan di Indonesia terutama pada bulan Ramadan seperti sekarang ini. Selain kaya akan serat, kolang-kaling mengandung banyak kadar gelatin, vitamin, karbohidrat, serta kalsium yang baik untuk tubuh.

Selama masa kehamilan, Mama sebaiknya pandai memilih jenis makanan apa saja yang baik untuk dikonsumsi. Sebab, makanan yang dikonsumsi oleh Mama akan berefek juga ke janin. Semakin banyak nutrisi yang terkandung dalam makanan, semakin baik manfaatnya bagi janin.

Apakah kolang-kaling termasuk makanan yang baik untuk dikonsumsi oleh Mama selama masa kehamilan? Popmama.com mengulas kandungan nutrisi dan manfaat kolang kaling untuk ibu hamil berikut ini.

1. Nutrisi yang terkandung dalam kolang-kaling

1. Nutrisi terkandung dalam kolang-kaling
shopee.co.id/ @manjadda

Menurut sebuah penelitian, dalam 100 gram kolang kaling terkandung:

  • 243 mg fosfor,
  • 6 gram karbohidrat,
  • 91 mg kalsium,
  • 0,4 gram protein,
  • 0,2 gram lemak,
  • 1,6 gram serat,
  • 0,5 mg zat besi,
  • Kalori sebanyak 27 kkal.

Selain itu, kolang-kaling juga merupakan sumber vitamin B dan K serta mengandung banyak air yang baik bagi tubuh. Mengandung 94% kadar air, kolang-kaling dapat membuat Mama merasa segar setelah mengonsumsinya terutama saat berbuka puasa.

Editors' Picks

2. Manfaat kolang-kaling

2. Manfaat kolang-kaling
Freepik

Selain enak untuk dikonsumsi, kolang kaling memiliki banyak manfaat bagi tubuh, antara lain:

  • Memperlancar saluran pencernaan

Kolang-kaling mengandung serat yang larut maupun tidak larut air. Serat dapat melancarkan pencernaan karena membantu mendorong pergerakan makanan di dalam usus.

Sehingga membuat kolang-kaling baik dikonsumsi untuk mencegah konstipasi atau sembelit dan mengurangi kolesterol.

  • Memperkuat tulang

Kalsium yang terdapat dalam kolang-kaling bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan memperkuat tulang. Selain itu, bagian tubuh lainnya juga memerlukan kalsium untuk dapat berfungsi dengan baik seperti saraf, hati, dan otot. Tubuh tidak dapat memproduksi kalsium, maka penting untuk mendapatkan asupan kalsium dari makanan, minuman, atau suplemen tambahan. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi kolang-kaling.

  • Menjaga sel dan jaringan tubuh

Buah yang mungil ini ternyata juga mengandung fosfor yang baik untuk tubuh.  Setidaknya terdapat 243 mg fosfor di dalam 100 gram kolang-kaling. Fosfor sangat baik untuk memperkuat gigi dan tulang, menghasilkan RNA dan DNA, memperbaiki dan menjaga sel, serta jaringan tubuh.

Fosfor juga dibutuhkan tubuh untuk menggerakkan otot, menghasilkan energi, dan menyimpannya. Juga membantu tubuh dalam menjaga keteraturan detak jantung dan fungsi saraf.

  • Menyalurkan oksigen ke darah

Manfaat ini diperoleh dari zat besi yang ada pada kolang-kaling. Zat besi sendiri dapat memberikan manfaat untuk mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh dan membawa karbondioksida ke luar dari darah, serta untuk mengatasi rasa lelah dan mencegah anemia defisiensi zat besi. Ini tentunya sangat dibutuhkan bagi tubuh Mama yang bekerja ekstra selama masa kehamilan.

  • Meredakan nafsu makan

Kolang-kaling juga mengandung gelatin yang cukup tinggi. Gelatin membuat perut lebih mudah kenyang dan meredakan nafsu makan. Gelatin juga dipercaya dapat meningkatkan kesehatan tulang dan sendi, sehingga bermanfaat bagi penderita osteoarthritis.

3. Tips mengolah kolang kaling

3. Tips mengolah kolang kaling
Freepik/Minervastudio

Jika diolah secara berlebihan, misalnya dengan menambahkan gula dan sirup terlalu banyak, maka manfaat kolang-kaling bisa menjadi berkurang. Selain itu, konsumsi terlalu banyak gula juga tidak baik untuk tubuh.

Terutama selama bulan Ramadan, setelah seharian berpuasa, Mama pasti ingin minum yang manis dan segar. Jika Mama mau menambahkan gula atau sirup pada kolang-kaling, sebaiknya jangan berlebihan.

Untuk mendapatkan manfaat kolang-kaling tanpa menghilangkan nutrisinya adalah dengan cara direbus. Hindari pemakaian pewarna untuk membuat kolang-kaling menjadi enak dilihat.

Kolang-kaling juga dapat dicampur dengan makanan lain, seperti kolak atau es buah.

4. Efek samping

4. Efek samping
Freepik/senivpetro

Segala yang berlebihan tentu tidak baik. Demikian juga kolang kaling, meski banyak yang meyakini makanan khas Ramadan ini memiliki khasiat untuk meredakan nyeri sendi.

Sampai saat ini belum ada penelitian yang menyatakan tentang efek samping dari konsumsi kolang kaling. Efek sampingnya hanyalah kekenyangan atau perut kembung bila terlalu banyak dikonsumsi.

Jadi, aman bagi Mama untuk mengonsumsi kolang-kaling selama masa kehamilan, asal tidak berlebihan.

Itulah beberapa informasi mengenai manfaat kolang-kaling bagi ibu hamil. Jadi, Mama bisa menjadikannya sebagai pilihan untuk berbuka puasa.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.