Rasanya Unik, Inilah Manfaat Lobak untuk Ibu Hamil

Siapa sangka sayuran ini ternyata punya banyak manfaat kesehatan untuk ibu hamil

5 Maret 2021

Rasa Unik, Inilah Manfaat Lobak Ibu Hamil
Freepik/prostooleh

Ada begitu banyak jenis sayuran yang dapat ditemukan dengan mudah di pasaran sebagai sumber nutrisi yang baik di masa kehamilan. Di Indonesia, lobak cukup mudah ditemukan meski mungkin tak begitu familiar diolah untuk makanan sehari-hari. 

Meskipun begitu, lobak ternyata punya berbagai manfaat yang menakjubkan jika dikonsumsi ibu hamil. Berikut ini Popmama.com merangkum manfaat lobak untuk ibu hamil, dilansir dari Parenting Healthy Babies:
 

Kandungan Gizi dalam Lobak

Kandungan Gizi dalam Lobak
Pexels/Rawpixel.com

Secangkir lobak mengandung berbagai vitamin dan mineral penting, seperti kalium, folat, kalsium, zat besi, vitamin C, vitamin A, vitamin B, seng, dan mangan. Folat berperan penting dalam perkembangan bayi di dalam kandungan. Sedangkan vitamin C dan zat besi membantu perkembangan sistem peredaran darah dan organ vital lainnya. 

Manfaat lain dari lobak yang baik dikonsumsi saat kehamilan, yaitu:

1. Mengelola berat badan saat kehamilan

1. Mengelola berat badan saat kehamilan
Freepik/freepik

Lobak adalah makanan yang padat serta sarat akan gizi yang dapat mengenyangkan perut secara menyehatkan. Kalori di dalamnya tidak terlalu tinggi. Lebih dari itu, lobak tinggi akan serat, rendah karbohidrat dan gula, sehingga baik untuk menjaga berat badan yang sehat selama kehamilan. 

Editors' Picks

2. Mencegah penyakit kuning

2. Mencegah penyakit kuning
Pixabay/Hans

Lobak sangat baik untuk detoksifikasi. Sifat peluruh racunnya menghilangkan semua racun yang ada dalam darah dan cairan getah bening. Kandungan fitokimia dalam lobak membantu meningkatkan pasokan sel darah merah. Dengan demikian, maka mengurangi kemungkinan sintesis bilirubin. Peningkatkan kadar bilirubin menyebabkan penyakit kuning. Oleh karena itu, lobak sangat baik untuk kesehatan hati di masa kehamilan. 

3. Menjaga kesehatan kardiovaskular

3. Menjaga kesehatan kardiovaskular
Freepik/freepik

Selama kehamilan, banyak ibu hamil yang mengalami tekanan darah tinggi. Jumlah kalium yang tinggi dalam lobak dapat meningkatkan sirkulasi darah sehingga menurunkan tekanan darah. Sayuran berdaging renyah ini mengandung antosianin yang menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

4. Meningkatkan kekebalan tubuh

4. Meningkatkan kekebalan tubuh
Freepik/stockking

Selama kehamilan, terjadi perubahan dalam sistem kekebalan tubuh mama karena tubuh harus melindungi diri mama sendiri maupun sang Jabang Bayi. Beberapa bagian dari sistem kekebalan tubuh ditekan sehingga tubuh mama bisa menerima keberadaan janin.

Dibandingkan hari-hari sebelumnya, di masa kehamilan ibu hamil memang lebih rentan terkena penyakit dan infeksi. Lobak dapat meningkatkan produksi sel kekebalan tubuh mama dan janin karena kaya akan vitamin C. Faktanya, secangkir lobak matang dapat memberikan tiga puluh persen asupan vitamin harian yang dibutuhkan tubuh. 

Tips Sehat Konsumsi Lobak untuk Ibu Hamil

Tips Sehat Konsumsi Lobak Ibu Hamil
Freepik/Ulleo

Pada dasarnya, lobak sehat untuk diet ibu hamil. Tetapi penting diingat bahwa lobak yang tumbuh dari dalam tanah harus disajikan dengan bersih dan layak karena berpotensi mengandung bakteri yang terbawa dari tanah.

Jika orang biasa mengonsumsinya, mungkin bakteri tersebut tidak berdampak serius pada kesehatan. Tetapi karena ibu hamil sistem imun tubuhnya lebih lemah maka lebih rentan terkena penyakit akibat parasit dan bakteri. E.coli adalah salah satu risiko fatal yang mungkin saja bisa menyerang ibu hamil yang makan makanan yang mengandung bakteri.

Mama bisa menyajikan lobak dengan cara membersihkannya dengan baik di bawah air mengalir, kemudian dikukus. Agar lebih enak, Mama bisa mencampurkannya ke dalam sup, semur, atau pun dimasak bersama pasta. Rasanya enak dan juga menyehatkan.

Bagaimana, Ma, tertarik mencobanya? Semoga informasi mengenai manfaat lobak untuk ibu hamil ini bermanfaat ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.