Tak Harus Suami, Begini Cara Tepat Memilih Pendamping Persalinan

Jelang hari-H persalinan, siapa pendamping yang tepat dipilih Mama? Begini cara mempersiapkannya!

7 Juli 2018

Tak Harus Suami, Begini Cara Tepat Memilih Pendamping Persalinan
Pixabay

Saat menghadapi proses persalinan, Mama pasti ingin didampingi oleh seseorang yang benar-benar dipercaya. Pilihan pun biasanya jatuh pada Papa. Namun bagaimana jika Papa saat itu sedang berhalangan dan tidak bisa menemani Mama di ruang bersalin?

Tak perlu kecewa, Mama perlu tahu bahwa selain Papa, ada beberapa pilihan pendamping persalinan lain yang juga bisa menemani. Hal terpenting adalah bahwa orang tersebut bisa Mama percaya dan benar-benar bisa memberikan dukungan selama proses persalinan terjadi.

Apa saja ya yang perlu Mama perhatikan saat hendak memilih pendamping persalinan?

1. Fleksibel

1. Fleksibel
Pixabay

Menurut Lindsey Middlemiss dari Doula UK, biasanya para istri akan meminta suaminya untuk menemani di ruang bersalin. Meski sering dianggap sebagai hal yang lumrah, nyatanya kebanyakan para suami mengaku enggan melakukannya. Mama perlu memperhatikan, apakah pendamping persalinan yang dipilih benar-benar mau?

Jika Papa atau pendamping yang dipilih oleh Mama merasa terpaksa, maka hal ini disebutkan Lindsey bisa mengganggu kelancaran proses persalinan. Ini karena baik Mama maupun pendamping akan stres.  

Di ruang persalinan, Mama biasanya akan merasakan hal yang berbeda. Semua yang telah dibayangkan sebelumnya mulai terasa nyata. Terkadang, rencana akan didampingi oleh suami atau ibu pun bisa berubah saat berada di dalam ruang bersalin. Lindsey menyebutkan hal itu wajar saja, tidak ada patokan siapa yang harus menjadi pendamping persalinan. Selama Mama nyaman dan pendamping tersebut juga nyaman, maka proses persalinan akan terasa lebih mudah dijalani.

2. Beri persiapan

2. Beri persiapan
Pixabay

Jangan lupa untuk selalu berpikir ke depan dan dari segala aspek saat memilih pendamping persalinan. Salah satunya adalah dengan memberi persiapan tentang hal yang mungkin terjadi. Jika Mama ingin didampingi oleh Papa, ibu atau adik, maka jangan lupa ucapkan apa saja yang Mama harapkan. Berikan dukungan juga misalnya mengingatkan pendamping untuk makan atau minum kopi terlebih dahulu agar lebih siap secara fisik.

Editors' Picks

3. Tidak berharap lebih

3. Tidak berharap lebih
Pixabay

Jangan lupa untuk selalu berpikir ke depan dan dari segala aspek saat memilih pendamping persalinan. Salah satunya adalah dengan memberi persiapan tentang hal yang mungkin terjadi. Jika Mama ingin didampingi oleh Papa, ibu atau adik, maka jangan lupa ucapkan apa saja yang Mama harapkan. Berikan dukungan juga misalnya mengingatkan pendamping untuk makan atau minum kopi terlebih dahulu agar lebih siap secara fisik.

4. Rencana kedua

4. Rencana kedua
Pixabay

Memiliki cadangan pendamping persalinan sangat mungkin untuk Mama lakukan. Ini supaya apabila Papa atau ibu Mama tidak bisa mendampingi secara tiba-tiba, Mama tidak akan menjadi semakin stres.

Beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan sejak awal misalnya adik atau sahabat Mama.

Proses persalinan yang panjang juga seringkali membuat pendamping Mama istirahat sejenak. Nah, di waktu inilah pendamping ‘cadangan’ dibutuhkan. Ini supaya Mama tetap tenang karena ditemani dan tidak tertekan karena merasa sendirian di ruang bersalin.

5. Informasikan kandidat pendamping lebih awal

5. Informasikan kandidat pendamping lebih awal
Pixabay

Jika Mama sudah menentukan siapa pendamping persalinan nanti, maka sebaiknya Mama segera beritahukan pada orang tersebut, Ya.

Baik yang dipilih itu Si Papa, orangtua Mama, mertua, adik atau sahabat. Semua harus diberitahu terlebih dulu.

Ini penting supaya pendamping persalinan Mama bisa mempersiapkan diri. Bila Mama tidak memberikan informasi dari awal, maka bisa saja kandidat pendamping persalinan Mama tiba-tiba tidak mau menemani. Jika sudah begini, nanti Mama bisa stres dan mempengaruhi proses persalinan kelak.

Memberikan informasi di awal juga mengurangi kemungkinan pendamping persalinan Mama mendadak tidak bisa hadir. Sebab, ia sudah mengetahui dari jauh hari bahwa Mama membutuhkan kehadirannya pada hari persalinan.

Bagaimana, Ma? Sudah memilih pendamping persalinan di hari istimewa nanti?

Baca Juga: Mengenal Doula, Pendamping Setia Ibu Melahirkan