7 Tips Simpel Mengatasi Sulit Tidur di Kehamilan Trimester Ketiga

Tetap cukupi kebutuhan tidur malam Mama demi si Kecil, ya

28 Desember 2018

7 Tips Simpel Mengatasi Sulit Tidur Kehamilan Trimester Ketiga
Pixabay/DanaTentis

Tidur dan istirahat cukup menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh ibu hamil, termasuk di trimester ketiga. Dengan begitu, kebutuhan istirahat si Kecil juga tercukupi.

Saat Mama cukup tidur, energi tubuh Mama juga akan lebih mudah kembali sehingga tubuh pun menjadi lebih bertenaga dan siap menghadapi aktivitas sehari-hari.

Sayangnya, saat ukuran perut sudah bertumbuh semakin besar, tidur pun menjadi lebih sulit dan tidak bisa nyenyak.

Nah, bagaimana cara mudah menghadapi persoalan tersebut, ya? Yuk simak berikut informasinya untuk Mama:

1. Hindari ngemil jelang waktu tidur

1. Hindari ngemil jelang waktu tidur
Pexels/Pixabay

Saat hamil besar, rasa lapar dan ingin ngemil terus-menerus biasanya sering dialami oleh Mama. Tak heran jika kemudian jelang waktu tidur ngemil pun masih kerap dilakukan.

Namun demikian, faktanya agar tidur lebih mudah dan nyenyak sebaiknya hindari kebiasaan makan dan minum jelang waktu tidur lho, Ma.

Jeda waktu yang harus disediakan antara waktu makan dan tidur setidaknya minimal dua jam.

Makan dan minum terlalu banyak menjelang waktu tidur malam dapat memicu terjadinya refluks, mulas, mual dan rasa tidak nyaman di perut. Jika hal tersebut terjadi, Mama pun bisa dipastikan akan sulit mendapatkan tidur malam yang nyenyak.

2. Berbaring ke samping

2. Berbaring ke samping
Pexels/Rawpixel.com

Posisi tidur yang sebaiknya Mama pilih adalah berbaring ke samping. Sebaliknya, hindari berbaring telentang karena dapat membuat Mama sesak karena ukuran janin yang sudah besar.

Berbaring ke samping dapat membantu mengurangi jumlah tekanan pada rahim. Selain itu, hal ini juga dapat membantu Mama bernapas lebih lancar.

Jika Mama sebelumnya memiliki riwayat nyeri punggung, tidur dengan posisi berbaring ke samping juga bisa meringankan kondisi tersebut.

Menurut American Pregnancy Association, berbaring ke samping di sisi kiri memberikan manfaat positif bagi tubuh Mama. Salah satunya membantu meningkatkan jumlah darah dan nutrisi yang mengalir ke janin. Yuk dicoba, Ma!

3. Lakukan aktivitas saat sulit tidur

3. Lakukan aktivitas saat sulit tidur
Pexels/Tookapic

Ketika Mama sudah berbaring cukup lama di tempat tidur namun tak kunjung mengantuk dan bisa tidur nyenyak, cobalah untuk bangun dan mencari aktivitas singkat terlebih dahulu.

Diharapkan dengan begitu tubuh Mama menjadi lebih lelah dan ingin segera tidur. Ingat, cari aktivitas ringan yang tidak membuat Mama terlalu lelah atau justru pusing, ya.

Beberapa contoh aktivitas ringan yang Mama lakukan misalnya sekadar berjalan-jalan di sekitar rumah atau mencuci piring.

Rasa bosan dan lelah setelah melakukan aktivitas ini kemungkinan besar akan membuat Mama lebih tenang dan mengantuk.

Saat kembali ke kamar tidur pun, Mama mungkin akan menjadi lebih cepat terlelap tidur.

Editors' Picks

4. Ciptakan suasana kamar yang nyaman dan tenang

4. Ciptakan suasana kamar nyaman tenang
Pexels/Pixabay

Rasa nyaman merupakan salah satu kunci untuk memiliki kualitas tidur yang baik, Ma. Salah satunya bisa didapat dari kamar tidur yang tenang.

Jaga agar pencahayaan di kamar tidur tidak terlalu terang, sebaiknya pilih lampu tidur yang agak gelap. Jika Mama punya jam alarm dengan cahaya, pastikan pancarannya tidak menghadap Mama.

Cahaya buatan dapat mengganggu siklus alami tidur Mama dan menghambat produksi hormon melatonin yang membuat tidur lebih nyenyak.

Selain dari lampu, cahaya buatan ini juga bisa muncul dari layar televisi, gadget dan laptop. Jadi matikan semua perangkat elektronik Mama sebelum tidur, ya.

Yang tak kalah penting, pilihlah bantal yang bisa membuat posisi tidur Mama lebih nyaman. Ukuran dan jenis bantal yang tepat juga bisa mencegah terjadinya nyeri di leher dan punggung.

5. Batasi tidur siang

5. Batasi tidur siang
Pexels/Bruce Mars

Apabila Mama punya cukup waktu untuk tidur siang, lakukanlah dengan batas waktu yang wajar. Tidur siang sebaiknya tidak lebih dari 30 menit.

Jika Mama tidur siang lebih dari waktu tersebut, tubuh akan memasuki tahap tidur yang lebih nyenyak. Akibatnya, Mama pun sulit bangun dan kepala akan menjadi pusing.

Maka dari itu, atur waktu tidur siang Mama agar tak jadi ‘kebablasan’ dan malah jadi berimbas pada tidak nyenyaknya tidur malam Mama.

6. Turunkan suhu kamar

6. Turunkan suhu kamar
Freepik/Dragana_Gordic

Saat hamil besar, suhu tubuh Mama seringkali meningkat lebih mudah. Termasuk di malam hari. Kondisi ini pun bisa membuat Mama jadi kepanasan dan sulit tidur nyenyak.

Apabila Mama juga sering mengalami hal ini, pastikan untuk menurunkan suhu kamar saat menjelang waktu tidur di malam hari.

Saat suhu kamar sudah cukup dingin dan nyaman, Mama pun bisa tidur lebih nyenyak.

7. Matikan gadget

7. Matikan gadget
Pexels/Pixabay

Beberapa menit sebelum waktunya Mama tidur, jauhi stimulasi eksternal yang mungkin bisa mengganggu kualitas tidur Mama.

Termasuk di antaranya buku, ponsel, televisi, laptop atau benda apapun yang berpotensi mendistraksi Mama.

Tak cuma cahayanya yang bisa mengganggu kenyamanan Mama, benda-benda ini juga membuat Mama jadi lebih terjaga dan tidak mengantuk.

Jadi, siap-siap untuk menjauhi gadget saat jelang waktu tidur malam, ya. Sebaliknya, sediakan waktu jelang tidur untuk mengobrol bersama Papa alias bedtalk.

Selain bisa meningkatkan kualitas hubungan Papa dan Mama, kebiasaan baik ini juga bisa membuat Mama lebih tenang, lho.